Dia, Cinta Keduaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Romantis
Lolos moderasi pada: 23 July 2021

Hai namaku Rein. Ibuku dulu sangat menyukai hujan sehingga ia memberiku nama itu. Tentu saja ini bukan kisah tentang bagaimana aku mendapat nama itu tapi ini kisahku bersama dia seseorang yang mungkin tidak bisa kugapai walau berada tepat didepanku.

Hari ini, hari yang sangat cukup melelahkan bagiku, aku sebagai asisten dosen memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu juga, belum lagi harus mengikuti kegiatan kepanitiaan yang benar-benar membuatku harus dapat membagi waktu dengan baik dan mengesampingkan hal-hal yang tidak terlalu penting.

Ya, akhirnya disinilah aku berada di gedung A fakultas kami dan ruangan itu cukup penuh dengan banyaknya mahasiswa yang juga mengikuti kepanitiaan penyambutan mahasiswa baru ini. Tapi ada satu yang menarik perhatianku. Dia yang menjabat sebagai sekretaris kepanitiaan ini, dia bagiku terlihat sangat tampan dan benar-benar langsung menarik perhatianku.

Aku sudah lama tidak menyukai seseorang dan akhirnya aku merasakan perasaan itu lagi. Perasaan yang sama seperti saat aku bertemu cinta pertamaku di SMP atau mungkin lebih? Tetapi yang pasti aku langsung menyukainya saat itu juga. Entah kenapa setiap dia berbicara aku menjadi begitu gugup dan dadaku berdebar kencang apakah aku sesuka itu kepadanya? Ahhh kepalaku seperti mau pecah rasanya. Setiap hari berlangsung dengan demikian, aku selalu bersemangat dalam kegiatan kepanitiaan itu dan terus menerus memikirkan tentangnya.

Malam ini aku bertemu lagi dengannya saat acara pesta topeng di kampus, aku benar-benar berharap agar bisa berpasangan dengannya saat pesta dansa nanti. Ya, pesta dansa tradisi yang sudah ada turun-temurun di fakultas kami jadi nanti akan ada undian untuk mencari nama pasangan dan undian tersebut hanya berlaku kepada pria saja. Singkatnya mereka yang memilih kami. Nanti mereka akan diberikan kesempatan untuk bertukar undian dengan teman mereka yang mungkin saja mendapatkan undian dengan wanita yang ingin diajak dansa. Menarik bukan?

Aku begitu penasaran, dia mendapat nomor keberapa. Karena nomor yang kudapatkan adalah angka 20 dan ternyata sepertinya dia tidak mendapat nomor dengan orang yang dia sukai karena kulihat dia bertukar undian dengan temannya itu.

Sekedar informasi saja, aku belum mendapat pasangan entah tidak ada yang mendapat undianku atau mereka tidak ingin berdansa denganku. Namun, betapa aku terkejut ternyata dia yang selama ini kusukai yang datang mengajakku berdansa dan dia malah meminta maaf karena katanya dia harus bernegosiasi dulu begitu lama dengan temannya untuk bertukar undian. Aku tidak tahu harus merespon apa, aku tidak ingin begitu berharap mungkin saja ia tidak suka angka undian yang dia dapatkan atau bagaimana lah yah intinya aku tidak mau berharap lebih.

Kami pun berdansa dan kamu tahu aku tak mampu menatap matanya dan aku benar-benar bahagia saat itu. Dan kamu tahu ketika aku tidak sengaja menatap matanya dan ketika matanya bertemu denganku dia menatapku begitu dalam dan dia kemudian berkata kepadaku “Rein I think we should date, cause i have love you since that day”.

Cerpen Karangan: Cantikka

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 23 Juli 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Dia, Cinta Keduaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lovernya Rivalku

Oleh:
“Hal yang menyebalkan adalah disaat kita menyukai seseorang yang kita sebut musuh, berperan menjadi musuh di depannya dan menjadi pengagum di belakangnya…” Seperti apa yang terjadi pada delta, si

Waktu Yang Gak Tepat

Oleh:
Nama gue aris, gue orang yang sedikit kuper, gue suka numpahin cerita gue di laptop kesayangan gue tapi sayangnya gue terlalu takut untuk ceritain semua curhatan gue dan ini

Angan

Oleh:
“GAK USAH BENGONG DEK!!” Teriakan senior memudarkan lamunanku saat memandang seorang Perempuan cantik di seberangku. Putra, itulah namaku… Aku adalah seorang mahasiswa baru di salah satu perguruan Negeri ternama

Tak Harus Memiliki

Oleh:
Hari ini adalah hari penerimaan siswa baru. Di halaman SMP sudah dipenuhi calon siswa yang akan belajar di sana. Salah satunya adalah Ira dan temannya, Laili. Setelah upacara, para

Sendal

Oleh:
Semuanya berawal dari… Pada hari kamis, akan diadakan ulangan matematika.. Suasana kelas pun menjadi gaduh, lain halnya dengan aku yang sibuk dengan pena dan kertasku. Lalu, wimby sahabatku mmenghampiriku.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *