I Hate You, But I Love You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Romantis, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 31 March 2018

“JOY… BALIKIN BUKUKU ITU!!!” teriakanku menggema di seluruh antero sekolah, ini karena ulah Joy Ilcander. Musuh bebuyutanku dari SMP dan entah kenapa kami dipersatukan di SMA. Baginya jika tidak mengerjaiku, dia tidak akan puas. Hari ini pun begitu, dia mengambil bukuku dan berlari di sepanjang koridor, dia berharap aku mengejar. Maaf aku lagi PMS, dan tak ada niat untuk mengejarmu.

Kring… Bel pelajaran dimulai, buk Dilla, guru paling Killer lagi menjelaskan rumus fisika dengan tenang di depan, sedangkan aku dari tadi gelisa karena Joy menepuk-nepuk pundakku dari belakang. Ah aku tidak tahan lagi, “JOY… KAU BISA TIDAK, TIDAK MENGGANGGUKU!” ups… Aku dalam masalah sekarang.
“Eldora. Joy ikut ibu ke lapangan sekarang!!!”

Dan di sinilah aku sekarang, berdiri berhadapan dengannya di depan tiang bendera, kata buk Dilla ini hukuman yang tepat, agar kami bisa saling koreksi diri. Aku muak sejak tadi dia hanya menatapku, padahal biasanya menggangguku, kenapa sih? Tunggu seharusnya aku senang, dia tidak bersikap kekanak-kanakan. Kenapa aku malah merindukan sikapnya? Ih.

“Kenapa sih? Lihatin mulu?” aku angkat bicara sambil menatapnya sinis.
“Pasti kesal ya digangguin aku mulu? Emh… Maaf ya El, aku sebenarnya nggak bermaksud buat kamu kesal, tapi kalau nggak ganggu kamu itu rasanya ada yang kurang. Maaf tapi ini terakhir kalinya aku mengganggumu.” ujarnya panjang lebar membuatku bingung, kemudian dia menggenggam kedua bahuku, dan beralih memelukku kemudian berbisik, “Cie… Blushing. Hahaha,”
Mendengarnya bicara seperti itu, aku langsung menendang tulang keringnya, menginjak kakinya dan berlari menjauhinya, aku sangat benci padanya. Benci sekali.

Keesokan harinya, aku mengindarinya walaupun dia mengerjaiku, aku tidak peduli lagi dengannya, karena aku sungguh membencinya. Beberapa minggu kemudian, aku berpapasan dengannya di koridor belakang sekolah, aku masihm encoba menghindar tapi dia mencekal tanganku dan berkata, “kenapa menghindariku sih? Aku kesepian, aku merindukan teriakanmu. Kali ini aku sungguh. Maaf aku menunjukkan rasa sayang dengan cara yang membuatmu marah, tapi beginilah aku, aku tak tahu harus bagaimana. Aku menyukaimu tapi bingung bagaimana memperlakukanmu, tapi aku benar-benar menyukaimu.”
“Benarkah?”
“Ya aku sungguh-sungguh menyukaimu, jauh sebelum kau menyukaiku,” what? Aku? Aku suka padanya sejak kapan? Aku hanya membencinya bukan menyukainya.

“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.”
“Ya kau menyukaiku, kau sungguh menyukaiku. Tapi, kau belum sadar dan mengira bahwa itu adalah rasa benci, padahal itu rasa sukamu. Kutanya, kau merindukkanku kan saat aku tidak datang?”
“Ge-er,”
“Jujur aja kenapa sih!” wuah… dia membentakku, tapi benar sih. Tapi aku tidak rindu aku hanya merasa kehilangan. Lah sama aja ya.

“Iya… aku merindukanmu, aku rindu sikap ngeselinmu, tapi aku benci kau. Lalu bagaimana? Apa aku harus membalas perasaanmu gitu? Sedangkan kau selalu membuatku kesal.”
Hup… dia memelukku erat, erat sekali membuatku sulit bernafas, untungnya tak ada orang di sana.
“I HATE YOU BUT I LOVE YOU.” ucapnya lirih tapi terdengar jelas di telingaku.

Sekarang aku sadar rasa benci itu bukanlah rasa benci yang sebenarnya, tapi rasa suka yang bersembunyi dibalik kebencian itu, aku sadar aku juga menyukainya, ya jauh sebelum dia menyukaiku. Benar katanya, “I HATE YOU BUT I LOVE YOU.”

HAPPY ENDING

LOVESARA.

Cerpen Karangan: Sara Li Oktovani
Facebook: Saralie Oktovani Sihombing
Hai!!! Aku sara.

Cerpen I Hate You, But I Love You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hingga Ia Pergi

Oleh:
INI KISAH tentang Amanda Mulyawaty —tentang hidupnya yang berantakan; pikirannya yang sering kacau tak jelas, angan-angannya yang kadang terlalu melambung tinggi, serta cintanya yang mendalam pada orang yang sangat

Cuma 4 Hari 3 Malam

Oleh:
Aku Adel, seorang siswa kelas 8 yang cukup sederhana. Aku dikenal cukup pintar di sekolah, apalagi aku dibilang pandai berbahasa inggris. Pada suatu hari ada guruku yang memanggilku ke

Cinta Kasih

Oleh:
Hai gue helsyah, gue gak pernah nyangka kalau gue bakalan jumpa sama cowok yang super keren. Dia ganteng, baik, dia pinter, dan dia juga taat agama. Kurang apalagi coba,

Move

Oleh:
“cek.. cek.. satu dua tiga..” cek sound yang sedang dilakukan oleh Andri dengan band-nya yang tak lama lagi akan tampil dalam sebuah acara apresiasi seni di sekolahku. Terlihat ia

My Enemy My Boyfriend

Oleh:
Waktu istirahat tiba, Aku dan Naya bergegas ke kantin. Aku langsung memesan bakso kesukaanku. “Nay, kamu mau makan apa? Aku udah pesen bakso”, kataku kepada Naya. “Hmm Aku pesen

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “I Hate You, But I Love You”

  1. fitri ramadani says:

    Bagus cerpennya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *