I Love You Leyla

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Romantis
Lolos moderasi pada: 5 September 2015

Aku Leyla Kurin Micheopti, panggilnya Leyla, hari ini hari yang sangat menyedihkan!! Aku udah gak bisa bilang apa apa lagi! Aku kemaren lihat cowok main basket di sekolah, ganteng banget namanya Jack Medhison! Tapi, dia udah punya cewek, aku suka sama dia tapi ya udahlah. Sahabat aku, Chelia Lee, panggil Chelia, selalu setia menemaniku dalam suka dan duka, tapi kali ini aku sangat kecewa padanya! Karena cowok yang aku suka itu ternyata pacar Chelia.

Besoknya.
“Chel..”
“Iya, ley? Kenapa?”
“Kamu…” aku sangat gugup saat ingin mengatakannya.
“Iya.. Kenapa ley?”
“Kamu pacarnya Jack.. Ya??”
“Memang kenapa?”
“Gak apa-apa sih, nanya doang” malunya.
“Memang kenapa ley?”
Aku malu sekali, “oh! gak apa-apa kok chel, kita ke mall yuk!”
“Boleh.”

Saat di mall, Chelia bertanya ke aku mengapa aku bertanya tentang Jack. Tapi, karena dia sahabat aku, aku kasih tahu deh, sebenarnya aku suka sama dia.
“Ley, kamu kok sekarang sering bengong? Mikirin cowokk ya?”
“eh, hem, aduh” aku jadi salting! Bingung, “ehh, heem aku… aku lagi mikirin Jack” aku keceplosan.
“Ciee, gak apa-apa bilang aja jujur sama aku kalau kamu suka sama Jack!” Spontan aku langsung bingung.
“Memang, lo gak suka lagi ya sama Jack?”
“Gak usah dipikirin, aku kan sudah putus!”
“Oh.”

Pas di sekolah, aku pusing banget, terus aku pingsan deh. Terus, ada cowok yang nolongin aku, tapi aku gak peduli. Aku dibawa ke UKS.
“Eh, aku di mana?”
Seorang laki-laki memperlihatkan dirinya ke aku, ternyata itu Jack.
“Kamu lagi di UKS, tadi aku lihat kamu pingsan pas kamu mau kelas.”
“Oh gitu. Makasih ya!” aku langsung lompat dari kasur begitu saja, tapi Jack langsung memegang tangan aku. Dag-dig-dug hati ini! Aku jadi salting.
“Kenapa?” Kataku.
“gak apa-apa, kenalin aku Jack Medhison, kelas XII-H.”
“Oh, kenalin juga aku Leyla kurin micheopti kelas X1-J.”
“Oh gitu. Pulangnya ikut aku mau?”
“Sebentar ya, aku telpon Mama dulu.”
“Oke”

Setelah aku nelpon, ternyata dibolehin pulang sama si Jack. Senangnya hati.
“Oh ya Jack, kamu udah ada gebetan belum?” Tanya gue iseng.
“Belum.”
“Oh..”
“Ya udah, aku capcus duluan ya?”
“Ya! Bye!”

Akhirnya, sekarang waktu yang ditunggu-tunggu aku pulang juga akhirnya sama si Jack. Terus saat di motornya, aku nanya gini,
“Jack!”
“Nape?”
“Kamu beneran gak punya cewek ya?”
“Memang kenapa?”
“Ya gak apa-apa sih, nanya doang”
“Oh”
Sebelum turun dari motornya, aku minta nomor telpon dia.

Dari Leyla:
“Jack! Besok kamu mau gak nganterin aku ke coffe shop?”
Dari Jack:
“Boleh, kebetulan. Aku mau tahu lebih banyak tentang kamu.”
Dari Leyla:
“Oke, aku tunggu!”
Dari Jack:
“Sip”

Saat di sekolah, aku ke kelasnya Jack, tapi dia belum datang, “mungkin sebentar lagi..” Batin aku ngomong.
Ternyata dia datang.
“Jack”
“Ya, kenapa?”
“Jadikan nganterin aku ke coffe shop?”
“Ya.”
Lalu, ada temannya si Jack yang jail.
“Ciee Jack! Gebetan baru ya?”
“Gebetan baru?” Batinku.
“Gak ah! Temen aku aja kok.” Bilang Jack.

Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya pergi sama Jack juga. Tin! Tin! Suara motor Jack.
“Tunggu sebentar!” Kataku, “Masuk aja!”
“Gak usah! Ayo capcus aja langsung!”
“Oke, deh.”

Saat sampai di coffe shop.
“Mau pesen apa?” Tanyaku padanya.
“Hm..”
“gak apa-apa aku yang traktir kok.”
“Ya udah! Aku pesen mix coffe strawberry aja.”
“Oke. Mbak, pesen mix coffe strawberry-nya satu terus coffe vanillanya satu ya.”
“Tapi mbak, coffe mix strawberry-nya lagi kosong. Mau diganti?”
“Ya udah, Jack coffe mix strawberry-nya habis, pesen chocolate coffe aja mau?”
“Ya udah, boleh deh.”

Sekitar 15 menit kami menunggu kami saling bercerita-cerita sampai minuman yang kami pesan tadi datang.
“Mbak mas, ini pesenanya”
“Oke mbak” aku dan Jack berkata bersamaan.
Setelah aku meminum kopinya. Aku meminta Jack untuk mengantarkanku pulang ke rumah. Sesampainya di rumah Jack berpamitan pulang.

“Hoaam..” Aku menguap.
“Jam berapa ini?” Tanyaku pada diriku sendiri.
“Aaaaaaa!! Udah jam 6! Waduh! Harus cepet cepet mandi nih.!” Kataku, lalu panik.

Selesai mandi, aku langsung diantar oleh supirku ke sekolah. Tapi, aku bingung. Sepertinya ada yang kurang hari ini. Ternyata hari ini hari ulang tahunku yang ke 17.
“Chel..” Kataku.
“Apa?” Jawabnya sinis.
“Ih, kamu kenapa sih? Kok gitu banget sama aku?” Tanyaku.
“Banyak tanya deh! Udah, apa yang mau kamu omongin, aku gak punya banyak waktu buat kamu.”
“Ya udah…” Aku pergi meninggalkannya.

Hari ini kok pada jahat semua sih sama aku.
Ya udah mending aku tidur aja. Sebenarnya ini jam 3 sore, biasanya aku jam segini main komputer atau jalan-jalan ke mall bareng Chelia. Tapi, aku lagi males.
“Hoaammm….”
“Aaaaa!!!!” Tiba-tiba saja lampu mendadak mati. Gelap sekali. Lalu ada sepucuk surat yang bertuliskan. “CEPAT KELUAR!”
Lebih baik aku ke luar, daripada di sini. Hiii serem.
Pruuutttt!! Piwuitttt!! Suara terompet dan nyanyian ulang tahun pun langsung dinyanyikan oleh teman-teman sekelasku.

“Happy birthday Leyla. Sorry ya tadi aku judes banget sama kamu. Hihihi..” Kata Chelia.
“Iya, ley. Hihiihi bukan cuma ini tapi, masih ada 2 kejutan lain buat kamu..” Kata Viona yang termasuk sahabatku.
Sebuah tepung dan telur dilemparkan kepadaku. Lalu, Kevin memberiku sepucuk surat.
“Apa ini?” Kataku.
“Sudah, buka saja.” Katanya.

Aku pun yang penasaran segera membuka surat itu dan isinya adalah:
“Hay, ley. Sebenarnya aku itu udah dari lama suka sama kamu. Tapi, aku tidak bisa menyatakan cintaku padamu dulu, karena ku kira kamu sudah punya pacar. Tapi, sekarang aku tahu, kamu masih single. Jadi, sekarang aku mau bilang I LOVE YOU Leyla. Jack.”

Oh, betapa senangnya hati ini. Tapi di mana Jack? Aku mencari Jack, tapi tidak ada di mana-mana. Lalu, ada seseorang yang menutup mataku. Lalu, aku diajak ke sebuah tempat yang amat indah! Lebih dari indah. Itu adalah tempat yang paling indah yang pernah ku temui, lihat, dan kujumpai.

“Jack, ja-ja…jad-di kamu yang melakukan semua ini?”
“Ya. Kenapa?” Ia tersenyum.
“Oh. Makasih banget ya. Makasih, banget.”
“Gak usah bilang makasih. Lagian aku kan juga suka sama kamu. Jadi.. Do you want to be my girl friend Leyla?”
“Yes! Yes! I wan’t it.”

THE END

Cerpen Karangan: Hesly Nova Angelica
follow twitter: @xhesly
Halo teman, ini adalah cerpen pertamaku. Aku terinsprasi dari cerpen-cerpen yang sudah ku baca dulu. Jadi aku pengen nulis karya karyaku di sini. Selamat membaca.

Cerpen I Love You Leyla merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Cafe Cinta

Oleh:
namaku reta, hari ini hari pertama aku masuk SMA, aku bersekolah di SMA KEMALA BHAYANGKARI aku memang anak yang cukup pendiam, saat itu aku berada di kelas bersama temanku

Dandelion Senja

Oleh:
“Aku suka banget bunga dandelion” ocehmu, saat kita duduk berdua di tepi danau sembari memegang bunga yang kau maksud. Aku hanya diam dan menerawang langit.. tak jelas apa yang

Setengah Jam di Pulau Tanpa Nama

Oleh:
“Please, Ella. Gue ga tau lagi mau ngajak siapa. Loe tau sendiri, gue udah kerja lama sama bos gue tapi belum juga naik pangkat.” Dinda masih saja merengek-rengek supaya

Takdir Indah

Oleh:
Tiga tahun berlalu semakin cepat, saat getaran aneh itu merambat dalam lingkup hati dan jiwaku. Aku bersyukur senantiasa karena tabrakan pagi indah itu, aku menemukan semangat baru yang membakar

Ilusi Hati (Part 1)

Oleh:
LAKI-LAKI itu menekan beberapa tuts di atas piano melantunkan sebuah nada. Matanya terpejam rapat di tiap alunan melodi yang menyayat. Terkadang tangannya bergetar begitu melodi yang ia mainkan membawa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *