Kembali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Romantis
Lolos moderasi pada: 22 July 2016

Setiap kali Fuji melewati perempatan jalan itu, selalu ada bayangan seorang gadis disana. Gadis yang membuatnya jatuh cinta, gadis yang membuatnya mengacuhkan gadis-gadis cantik lain. Dan gadis itu pula yang membuat Fuji menjadi laki-laki penyendiri. Iya, dia Gadis Pertiwi, perempuan lugu yang disukai banyak orang karena tingkah konyolnya. Entah dimana gadis itu sekarang dia menghilang seolah bumi menelannya. Tanpa penjelasan, hanya meninggalkan goresan luka di hati Fuji.

2 tahun berlalu dengan berat. Sekarang Fuji adalah seorang mahasiswa di Universitas ternama di negeri ini. Tapi Fuji tetap Fuji, lelaki kharismatik yang cintanya masih milik gadis dan sampai sekarang cinta itu masih menunggu pemiliknya kembali. “Hey, kamu Fuji kan anak Fakultas Hukum?”. Dengan berat Fuji mengangkat kepalanya yang sedari tadi ia rebahkan di atas meja perpustakaan. “Iya”, jawabnya singkat. Kamu buang-buang waktu ke kampus untuk tidur doang” celoteh perempuan itu. Tanpa menjawab sepatah kata pun Fuji berlalu meninggalkan perempuan yang menyapanya.

“Fuji..” Perempuan tadi masih mengikutinya. Namun Fuji tidak menghiraukan panggilan itu.
“Fuji Andreas Pertiwi”. Langkah Fuji mendadak terhenti, kaku, hanya ada satu orang yang memanggil namanya dari Pratama menjadi Pertiwi, gadis. Fuji berbalik mendekati perempuan yang memanggilnya, menatapnya dalam-dalam kemudian menghamburkan tubuh prempuan tersebut dalam pelukannya. ‘Tuhan, tolong hentikan waktu disini aku tak ingin dia pergi lagi dariku’, batin Fuji.
“Kau hampir membuatku mati karena sesak, jadi tolong lepaskan”.
“Kau yang hampir membuatku mati karena menunggumu, kenapa lama sekali kau baru menemuiku, dan siapa yang memberimu izin untuk pergi dariku? Aku membencimu tapi tak lebih besar dari cintaku”, suaranya mulai melemah.

Sekarang gadis yang memeluknya, wangi tubuh itu masih sama seperti 2 tahun lalu, detakan jantung itu pun masih menggetarkan namanya. Mereka begitu tenggelam dalam keheningan seolah disana hanya ada mereka berdua. Gadis bergumam, “jangan tanya kemana dan kenapa aku pergi, tapi aku tau alasan aku kembali”.

Cerpen Karangan: Wirdatun Jannah
Facebook: Wirdatun jannah

Cerpen Kembali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dinda dan Raffa

Oleh:
“Din.. Dinda!. Duduk dulu dong, Din!.” “Apa? Gue udah ngerasa cukup, Fa!.” Kata cewek itu sebelum melangkah kan kakinya menjauhi tempat itu. “Gue pulang.” Lanjutnya tanpa menoleh ke lawan

Unconditional (Part 3)

Oleh:
Sesunggunya, yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan adalah karena kehilangan yang tiba-tiba. Seperti halnya seorang perok*k yang dipaksa berpisah dengan rok*knya. Atau pecandu nark*ba yang suplainya dihentikan tiba-tiba oleh

Kekhawatiranku

Oleh:
“Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu dipertemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali,

I Dont Know

Oleh:
“Lo dateng kan, malam ini?,” tanya Billy. “Datenglah, Fel. Masak sama temen sendiri lo nggak dateng. Tega banget tahu! Lagipula, pernikahan mana ada sih dua kali kecuali emang bener-bener

Tolong Bilang I Love You

Oleh:
Aku menangis sedih, sedih sekali. Wajahnya selalu terbayang di dalam ingatanku. Aku tidak bisa melupakan kejadian itu, kejadian yang membuatku jadi gila karenanya. Hari ini aku pergi sekolah dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *