Love Raindrops

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Romantis
Lolos moderasi pada: 6 January 2018

Mereka mengenalku dengan nama Putri, mungkin hanya aku gadis terbahagia yang melihat setiap butiran air hujan turun ke dalam bumi, dan mungkin juga hanya aku gadis yang memiliki rasa cinta dalam pasukan butiran air hujan.

Pada hari itu, sore itu juga pasukan hujan turun dan menyerang kompleks perumahanku, seakan-akan mereka menyuruhku keluar dari rumah yang ingin mengajakku berdansa di bawah rintikan hujan.

Sebut saja dia PANGERAN anugrah indah dari tuhan yang turun dari surganya, lelaki dengan kepribadiannya yang meluluhkan hati ini, dia membuatku seperti wanita bodoh yang mengharapkan cinta darinya. Aku melihat bayangannya samar-samar karena tertutup butiran hujan, namun bayangan samar-samar tersebut lama kelamaan menjadi sangat jelas di mata, dia menghampiriku dengan tatapan yang tajam serta senyuman yang indah, aku yang melihat senyuman itu membuat jantung ini berdetak lebih kencang….

Putri kalimat pertama yang keluar dari mulutnya, memanggilku dengan sangat manja, matanya yang indah memancarkan aura begitu indah. Kalimat selanjutnya yang dia ucapin adalah “Bolehkah kumenemani gadis kesepian ini bermain hujan?”
Mimpi apa aku semalam ditemani seorang pangeran, tanpa kusadari dia memegang tanganku dan segera mengajakku pergi.

Lama-lama aku menjadi penasaran karena aku tidak tau tujuan dia membawaku pergi, “Ke mana kamu membawaku pergi?” tapi dia tidak menjawab pertanyaanku itu, tiba-tiba langkah kami terhenti di atas rumput hijau yang basah, ternyata dia mengajakku ke taman ujung kompleks, aku sangat terkejut melihat banyak bunga bertebaran yang membentuk formasi tulisan I LOVE U, dengan memegang kedua tanganku dia menatapku dengan penuh harapan dan berkata “Anugerah tuhan tidak dapat diragukan lagi, salah satu anugerahnya yang terindah ialah bidadari yang dikirimkan tuhan kepadaku yang saat ini berdiri di depanku serta tatapan rasa penasaran, dengan rasa penuh kebanggaan aku ingin kamu berada di sampingku disaat senang maupun susah I LOVE YOU PUTRI.” Hujan semakin deras mendengar kata-kata darinya membuat jantung ini semakin berdetak tak menentu, menahan senyuman dari kenyataan yang sulit dipercaya itu yang bisa kulakukan.

“A.. Apa maksud semua ini? A.. Aku nggak begitu mengerti dari tadi yang kamu omongin…?”
“Putri maukah kamu menjadi teman hidupku? Yang mendampingiku setiap langkah yang kutempuh..”
Kebahagiaan tak membendung dalam rasa, senyuman pun terlihat jelas dari wajah ini dengan perasaan ragu aku pun menjawab “Iya.. Iya aku akan mendampingimu, membawamu ke jalan yang benar.. Aku siap menerima apa adanya…”
“Putri aku nggak bisa memberimu ribuan janji manis tapi akan kubuktikan bahwa aku sangat mencintaimu…”

Cerpen Karangan: Hani Anastasya
Facebook: Hanie Anastasya
Hai teman… Namaku Hani Anastasya mau tau kepribadianku? Yu follow instagramku @hanianastasya dan add facebook ku Hanie Anastasya

Cerpen Love Raindrops merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


The Seniors Novelist

Oleh:
Aneh, dia selalu memandangku seperti itu. Layaknya singa lapar yang menemukan mangsa. Dan sedetik selanjutnya, dia akan tertawa seperti sedang menoton stand up comedy. Nicholas Yovian, Kakak Kelas menyebalkan

A Road To The Endless Love

Oleh:
Malam itu terasa sangat dingin menusuk hati, membalut jiwa-jiwa yang sedang perih hatinya. Meskipun musim dingin telah berakhir di Vancouver, namun malam ini terasa sangat dingin dari hari-hari biasanya.

Burung Pipit dan Seekor Singa (Part 2)

Oleh:
Aku duduk terdiam menatap danau yang indah sambil tidur di pundak Rafa. Aku merasa sulit untuk meninggalkannya, umpatku dalam hati. Dia mengusap rambutku dengan lembut, lalu mencium keningku. Seorang

What Is Love

Oleh:
Apa kau pernah merasakan cinta pertama? Aku pernah. Waktu itu aku masih kelas 5 Sekolah Dasar. Apa kalian berpikir aku terlalu dini mengerti cinta. Tapi begitulah ceritanya. Cinta monyetku

Love Street (Part 2)

Oleh:
Di kelas Lalu aku duduk dan mengikuti pelajaran seperti biasa. Tak beberapa lama kemudian bel istirahat berbunyi, Aku mengeluarkan novel dari dalam tas dan membacanya. “Hei… lo kenapa?” tanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *