Akhir Musim Gugur

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 19 November 2013

“Tunggu kedatanganku empat tahun kemudian yah”
Kalimat itulah yang membuatku tetap disini, entah semuanya nyata atau tidak nantinya tapi aku selalu percaya itu. mungkin memang tak seindah saat janji itu terukir dengan indah dalam ingatan kami masing-masing, maka tak sabar ku nantikan semuanya nyata bagiku. Hari inilah yang selalu kunanti setiap detiknya, sudah lama sekali kami tak bersua seperti dulu, kuharap semuanya akan baik-baik saja. Selalu ku lenyapkan semua kemungkinan yang akan kau lakukan nantinya, selagi ku yakin bahwa aku, selalu percaya semua akan menjadi nyata.

Sudah satu bulan ini dia tak pernah muncul dengan janjinya, apakah semuanya sudah berakhir, apakah ia terlalu sibuk dengan dunianya hingga lupa dengan semuanya, aku tak pernah tahu. Kugerakkan tubuh ini untuk mencarinya, kuhabisnya waktuku hanya untuk tahu segala tentangmu sekarang. Sempat terlintas dalam pikiranku, betapa bodohnya aku, masih saja percaya dengan janji seorang anak SMA yang sedang kasmaran.

Enam bulan telah berlalu sejak hari itu, namun aku masih saja berkutat dengan segala tentangmu. Akhirnya kutemukan juga dimana dirimu berada, kusiapkan hati ini untuk menemuimu saat itu. namun semuanya terasa bagai badai yang datang di musim gugurku yang indah, segala terhenti tanpa pernah ku tahu akhirnya. Tak kukenal lagi dirimu disana, tak pernah kulihat lagi kau curahkan rasa yang sangat aku kenal. tatapan matanya, senyumnya, candanya, tawanya, dekapan tangannya, pelukannya, bibirnya saat menyentuh pipiku, bagai slide film yang berputar di depan mataku. Baru ku sadari selama ini, semuanya ternyata bukan untukku, bukan untuk duniaku. Hanya senyuman getir yang terhias di wajahku, tapi entah kenapa aku puas, semuanya benar-benar berakhir di depan mataku sendiri, seperti terlepas dari beban yang sangat menyakitkan. Aku bahagia musim gugurku yang indah berlalu dengan cepat di hati ini, karena sudah menanti disana guguran salju yang selalu menyejukkan hatiku. meski tak secerah musim gugur, tapi semuanya terasa sangat indah bagiku dibandingkan guguran daun kemarin.

Tanpa kusadari langkahku tak berat lagi, senyumku lebih mengembang dari biasanya, hari-hariku kali ini lebih bermakna dari yang lalu, kubuka lagi hati ini untuk merangkai lembaran baru bersama dia yang selalu ada untukku saat ini.
Untukmu yang selalu menerimaku apa adanya, yang berusaha membuatku tersenyum dikala kumenangis dan melihat diriku melebihi aku melihat diriku sendiri, sehingga aku merasa sempurna dengan segala kekurangan yang melekat dalam diri ini.

Cerpen Karangan: Adisti Meisya
Facebook: Adisti Meisya

Cerpen Akhir Musim Gugur merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepenggal Kisah Itu

Oleh:
Langkah kakiku menapaki koridor kelas XI dengan hati lega, selega siswa-siswi setelah mendengar bel istirahat berbunyi. Di kanan-kiriku, berlalu lalang remaja yang notabene sudah berumur tujuh belas tahun. Raut

Antara Cinta dan Persahabatan

Oleh:
Semua berawal dari pertemuan yang singkat… Hai Namaku chessya adinda saputrry sekarang aku duduk di kelas 3 SMP BHAKTIY MULIA dan aku mempunyai sahabat cowo yang bernama Rhifhaldhy handLik,

Tentang Sebuah Nama

Oleh:
Hujan selalu saja spesial, selalu dinanti. Tapi ini bukan tentang hujan, ini tentang sebuah nama. Sebuah nama yang selalu saja spesial, sebuah nama berhias sejuta kerinduan. Ini tentang sebuah

I’m Here For You

Oleh:
Sudah lama memang, tapi aku belum bisa melupakanmu. Seharusnya aku tidak boleh seperti ini. Tapi, mungkin jika saja aku menahanmu dulu, mungkin kamu tidak akan pergi. Aku meletakkan mawar

Sebuah Janji (Part 1)

Oleh:
Rima menyeruput sejenak teh manis hangat yang tersaji di depannya. Bu Rahmi, perawat di poliklinik umum yang bertugas bersamanya pagi itu telah mulai memanggil nama pasien. Jam memang telah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *