Andai Kau Tau

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 24 June 2016

Pertama kali aku mengenalinya saat UAS. Katanya mama aku dia adalah anak yang sangat pintar. Sebut saja namanya Chandra. Dia sudah ku anggap saudara, sahabat, orang tua dan lain lain. Tak sedikit ada kata menyesal karena telah mengenalinya, dia adalah sesosok sahabat yang ku sayang. Bisa dibilang dia juga mantan aku hihi.

Saat itu kita chattingan selayaknya teman, entah angin apa yang membisiknya sehingga lebih dari teman. Yang tak ku sangka dia mengungkapkan perasaannya kepadaku. Dan aku tak bisa membohongi perasaanku sendiri, akhirnya kita berdua jadian. Tetapi hubungan itu tak berangsur lama karena adanya orang ke-3. Ia memutuskan untuk memilih pergi dengan orang ke-3 itu. Aku bisa apa melihat semua itu telah terjadi? Aku hanya bisa merenungkan semuanya. Sebelum kita jadian dia pernah kasih boneka Teddy Bear kepadaku dan sampai sekarang boneka itu ada di tempat tidur ku.

Aku dan dia sudah kembali seperti dulu tapi bukan berarti balikan. Aku dan dia menjalin hubungan selayaknya sahabat. Kami berdua sering berbagi keluh kesa yang kami berdua lalui. Tapi tiba-tiba dia berubah dan seakan menghindar dariku. Aku tak menyangka semua itu, aku berpikiran untuk Chat ke dia, aku bilang “Tidak apa-apa kalau kamu sudah tidak mau berbagi keluh kesamu lagi seperti dulu, aku paham mungkin sudah ada orang yang labih baik dari ku. Sekarang aku akan menjauh dari mu”. Aku sendiri sebenarnya tidak mau mengeluarkan kalimat itu tapi apa boleh buat? Mau tidak mau ya harus mau.
Tiba-tiba dia membalas “kenapa? Apa yang membuat kau jauh dari ku? Apa salahku? Kalau memang aku salah aku minta maaf”. Aku menjawabnya “Buat apa kau minta maaf? Kau tak punya salah bahkan aku seperti ini bukan karena semua yang pernah kau lakukan”. Dia membalasnya “apa karena aku tidak meluangkan waktu untukmu? Atau karena aku tidak Peka denganmu?” Aku membalas “Bukan karena semua itu”. Dan akhirnya kami berdua sepakat agar saling menjauh.

Hatiku benar-benar hancur dan semua ini salahku tapi apa kau tau? Aku lakukan ini semua agar aku bisa terbiasa kalau kamu berangkat ke Bali. Karena tanpamu hidupku tak berdaya. Aku tak mau kau sedih jika kita berpisah makanya aku memutuskan agar kita tidak menjalani hubungan saat ini. Jujur sangat sakit sekali hatiku ini karena tak mampu berpisah denganmu. Maafkan aku karena telah menipumu. Tapi aku lakukan semua ini agar terbiasa dengan tidak adanya dirimu nanti. Dan itu alasan kenapa aku menjauh. Agar tidak merasa rapuh jika kau pergi. Aku sayang kamu.

Cerpen Karangan: Laila Nur Kaidah
Facebook: Laila NK

Cerpen Andai Kau Tau merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bukan Putri Salju

Oleh:
dear diary.. setiap ku toreh kisah ku dalam lembar diary ini, itu artinya masa hidupku tak lagi panjang, semakin banyak lembaran yang terisi maka semakin habislah lembaran yang kosong

Sesosok Matahari

Oleh:
Matahari mulai meninggi. Namun sorak-sorai penonton masih menggema di lapangan. Semua sibuk menyoraki dan mendukung tim basket yang sedang bertanding. Aku berdiri menyandarkan badanku pada tiang penyangga di lantai

Hening

Oleh:
Mobil Avanza melaju menyerobot derasnya hujan bahkan aku hampir tidak bisa melihat jalan dengan jelas. Irwan mencoba mengelapnya untuk mengurangi embun yang menempel di kaca depan. Lampu temaran mobil

Sebuah Firasat

Oleh:
Masih ku ingat selalu saat dia menggenggam tanganku, memelukku erat erat seakan tak mau terlepas dariku. Saat itu kami resmi menjadi sepasang kekasih. Sikapnya yang lembut namun tegas, dan

Separuh Coklat Hati

Oleh:
Aku terlelap dalam mimpi indah ku yang mampu membawa ku dalam ketenangan. Entah sampai kapan laki-laki separuh baya ini masih menemani di sampingku. Setelah aku sadar kehadiran laki-laki ini

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *