Cinta Yang Terbawa Mati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 2 January 2016

“Dert, Dert, Dert…” Ya Desi nama yang dituliskan di layar ponsel itu.
“halo sayang?”
“Iya sayang,” menjawab dengan nada bicara yang masih seperti orang mengantuk.
“Selamat pagi sayang, selamat beraktivitas, dan jangan lupa hari ini kita udah janjian kan untuk milih gaun pernikahan untuk resepsi pernikahan kita.”
“Iya sayang aku gak lupa kok.”

Dengan malasnya karena masih mengatuk, Reno segara beranjak turun dari tempa tidur. Dan segera bersiap-siap untuk menemui sang calon istrinya yang akan dinikahinya akhir minggu ini. Ya Reno dan Desi akan menggelar resepsi untuk menyatukan cinta mereka dalam ikatan pernikahan. Sungguh hari yang sangat dinanti-nantikan oleh dua orang insan manusia yang saling mencintai itu. Sampai mereka di suatu butik rancangan gaun pengantin, saat memilih dan mengenakan gaun pengantin itu terlihat bahagia yang dipancarkan oleh Desi dari tatapan matanya.

“sayang kamu sangat anggun mengenakan gaun ini.”
“sayang kamu pun sangat tampan mengenakan jas hitam itu.” keduanya saling memuji satu sama lain, sangat terlihat kebahagiaan dari kedua insan tersebut. Kebahagan itu memang terbuktikan dari ungkapan sang pemilik butik.
“kalian berdua sangat serasi sekali, sungguh kalian membuat pasangan lain iri atas kebahagiaan kalian berdua.” mereka hanya tersenyum mendengarkan ungkapan dari sang pemilk butik.

Setelah itu mereka melakukan foto bersama, ketika saat memberikan bingkai pada hasil foto tersebut, tiba-tiba saja bingkai foto itu pecah terhempaskan keras ke lantai. Terlihatlah wajah cemas dari Desi. Karena melihat kecemasan Desi, Reno lalu berusaha untuk menenangkannya. “sudahlah sayang semuanya akan baik-baik saja.” Tetapi kecemasan masih saja menghantuinya.

Sebelum resepsi dimulai Reno masih saja sibuk mempersiapkan semua persiapan untuk resepsinya bersama Desi, “sungguh kebahagiaan yang sangat ku nantikan.” ungkapnya. Tetapi saat di perjalanan tiba-tiba saja Reno mengalami kecelakakan, sampai-sampai harus dirawat di rumah sakit. Tetapi mungkin takdir berkata lain, sayang sekali nyawa Reno tidak bisa diselamatkan. Sungguh kenyataan yang sangat memilukan bagi Desi. Kebahagiaan yang tidak akan pernah terwujudkan bersama Reno.

Cerpen Karangan: Usma Yulesa
Facebook: Usma Chaniago

Cerpen Cinta Yang Terbawa Mati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tembok Kilometer

Oleh:
Orang bilang, cinta adalah anugrah terindah bagi manusia. Dengan bertemunya sepasang manusia yang tidak saling kenal awalnya, menciptakan pertemanan, menjalin kasih, lalu berpisah. Orang bilang, cinta adalah hal terkuat

Detik Terakhir

Oleh:
Kini aku duduk di bangku kelas XII IPA, kujalani hari di sekolah bersama dengan ketiga sahabatku fitri, nada dan yusuf, dan aku sendiri rey. kita berempat bersahabat sejak kita

Eternal Love

Oleh:
Hari itu seorang gadis baru pindah ke sekolah SMA ku, semua orang menatap wajah dan tubuhnya yang indah, dengan potongan rambut zaman sekarang yang sangat cocok dengannya. “Namaku adalah

Biruku, Jingga

Oleh:
Dia Leya, gadis manis seumuran artis cantik Ariel Tatum ini baru saja menyelesaikan studinya di SMA 63 Jakarta. Dia sekarang melanjutkan studinya di Fakultas ekonomi atau dikenal juga dengan

Penyesalan

Oleh:
Penyesalan… Memang betul katanya “penyesalan datangnya belakangan” seperti yang sekarang ini aku alami, tapi aku berkomitmen jangan sampai terpuruk dalam penyesalan ini, aku jadikan ini pelajaran dan pengalaman, aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *