Diary of Love

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 21 February 2015

Tibalah saat dimana gue sekarang jadi murid smp. Hari senin mungkin menjadi hari yang paling melelahkan bagi beberapa orang, yah karena selain gue harus bangun lebih pagi dari biasanya supaya nggak telat upacara.

Saat gue lihat papan pengumuman, ternyata gue masuk kelas 7-H yang menurut gue kelasnya gak strategis banget, gue bisa bilang kayak gitu karena kelas gue bersebelah dengan ruang TU sama ruang Kepsek. Gue sekelas sama temen sd gue, namanya meidy. Dari sinilah perjalan gue mencari cinta berlangsung.

Bel sekolah berbunyi 2 kali menandakan waktu pelajaran pertama dimulai. Mata pelajaran pertama di hari senin yaitu matematika, bisa dibilang gue paling semangat kalo waktunya pelajaran ini hihi.

Setiap pertama kali kita masuk sekolah baru pasti perkenalan dulu kan? Ternyata temen sekelas gue punya nama panggillan yang sama dengan gue, dan akhirnya panggillan gue berubah jadi “Kim” waktu Brad manggil gue. Duh rasanya malu banget gue waktu dipanggil “Kim” soalnya belum kebisaan sih.

Waktu demi waktu berjalan tak terasa sudah hampir 3 bulan gue menjadi murid 7-H. Di 3 bulan tersebut banyak terselip kisah-kisah yang menyenangkan dan menyedihkan. Salah satu cerita yang mungkin gabakalan mungkin bisa gue lupakan yaitu waktu masa-masa pdkt sama Rasta. Mula-mulanya gue gak pernah dekat sama Rasta, tapi gara-gara temen sekelas gue nyomblang-nyomblangin gue akhirnya gue pun sering smsan sama Rasta.

Tanggal 30 oktober bakalan jadi hari terindah di hidup gue. Gue jadian sama Rasta wow it’s amazing. Rasta si cowok oriental yang paling putih di kelas nembak gue.

Hari pertama pacaran gue sama dia lengket banget kayak bayi kembar siam. Tiap hari gue disms melulu sama dia tapi setelah seminggu pacaran dia sudah mulai jarang sms lagi.

Hari senin tanggal 7 oktober kira-kira jam 7an gue sms dia, sama seperti biasanya dia balesnya pasti lama banget.
Balesan sms dari Rasta ngebuat gue stuck at the moment. Gue bisa bilang kayak gitu soalnya tiba-tiba dia minta putus dengan bilang gini “Kim, kita putus ya”
Dan yang anehnya gue nerima aja waktu dia ngajakin putus padahal gue udah cinta dan sayang sama dia.

Cerpen Karangan: Berliana Salsa
Facebook: Berliana Salsa Wirdyacahya

Cerpen Diary of Love merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Antara Dua Bunga Yang Memabukkan

Oleh:
Beberapa hari telah berlalu, sebelumnya hanya dirimulah seorang wanita yang kucinta, jika aku lebahnya maka dirimulah bunga yang sungguh membuatku terpana. Namun kini, seiring berjalannya waktu, di antara sekian

Tak Tunai Cinta Teruntai

Oleh:
Aku tahu saat ini perasaanmu hancur lebur dan bercampur seperti bubur tanpa bumbu-bumbuan yang ditabur. Hambar! Semakin erat kaupeluk kedua kakimu yang telah berada dalam posisi terlipat, semakin pula

Terkubur Cinta Di Kampus Biru

Oleh:
Cuaca akhir-akhir ini sedang tak bersahabat. Aku masih setia menanti hujan berhenti. Namaku Vallerie mahasiswa semester IV di salah satu universitas swasta di kota Jakarta. Hari-hariku sebagai mahasiswa masih

Impian Seorang Gadis Miskin

Oleh:
“Hari ini kita akan membahas tentang impian.” Ucap bu Tya, guru Bahasa Indonesiaku. “Tuliskan apa impian kalian serta beberapa alasan kenapa kalian ingin menjadi seperti itu pada satu lembar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *