Diary Rey

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 24 January 2015

Namaku Ramlan Dion, orang-orang biasa manggilku Dion. Dulu sempat ada orang yang sangat aku sayang yaitu Reanata Virginia, akrab dipanggil Rey. Rasa sayang ku padanya melebihi apapun untuknya. Rey adalah orang yang benar-benar dapat memberiku kebahagiaan. Namun kebahagiaan itu kini sudah berakhir dengan kekecewaan semenjak dia meninggalkanku tanpa kabar dan alasan yang jelas.

Keadaanku semakin terpuruk setelah kepergian Rey. Sampai sekarang aku tak tau bagaimana kabar Rey dan bahkan dimana keberadaanya, yang ku tau saat ini hanyalah Diana Virginia yaitu adik Rey yang mulai dekat denganku dan memberiku semangat untuk bangkit dan berhasil membuka hatiku kembali. Dan pada akhirnya aku membuka lembaran baru dan berpacaran dengan Diana. Sedikit demi sedikit aku mulai meupakan masa lalu dan mulai memperhatikan Diana walaupun aku tak seutuhnya bisa melupakan semua masa laluku dengan Rey.

Pada suatu saat ketika aku sedang makan siang bersama dengan Diana di sebuah kafe, mamanya Diana menelpon dan memberikan kabar bahwa kakaknya “Rey” telah ditemukan oleh orang suruhan ibunya.

“Kenapa Diana?” tanyaku
“Mama nyuruh gue pulang, dia bilang kalau orang suruhannya uda nemuin Kak Rey” jawab Diana dengan rasa takut
“Loe takut gue ninggalin loe setelah Rey dateng? Gue gak akan ninggalin loe Diana, gue sayang sama loe, loe yang nenangin gue saat kakak loe gak ada. Jadi gak usah khawatir” jawabku sambil mengang tangan Diana

Aku dan Diana akhirnya bergegas pergi ke rumah Diana. Akhirnya kita tiba di rumah. Dengan rasa tegang, senang dan takut bercampur jadi satu akhirnya kami pun masuk dan siap mendengar berita tentang Rey dari mamanya. Sangat kaget ketika aku mendengar berita yang diberikan oleh mamanya Rey. Dia mengatakan bahwa Rey ditemukan sudah meninggal di Rumah Sakit Pelita karena penyakit Kanker. Tak sanggup aku mendengar berita ini. Baru saja aku move on dari apa yang telah aku lalui, namun sekarang aku mendapat kabar lagi bahwa Rey telah meninggal.

Aku, Diana dan Mamanya Rey dengan perasaan yang sedih segera beranjak ke RS. Pelita untuk menemui mayat Rey. Sampai disana kami menemukan mayat Rey yang tersenyum seolah dia meninggal dengan bahagia, apakah artinya semua ini? Kemudian muncul seorang perawat yang mengaku bahwa dia adalah perawatnya Rey selama sebulan masuk Rumah Sakit. Kami pun terkejut selama ini Rey menghilang ternyata dia dirawat di rumah sakit tanpa memberi kabar siapapun. Suster itu pun menjelaskan bahwa Rey tak ingin memberitahu siapapun tentang keadaannya, dia tak ingin melihat banyak kesedihan setelah orang tahu keadaannya. Maka dari itulah Rey hanya menelpon mamanya dan hanya sebatas memberi kabar bahwa dia baik-baik saja. Lalu suster itu pun memberikan aku sebuah diary, yaitu diary milik Rey yang dititipkan padanya untukku.

Dear Diary
Gue biasa dipanggil Rey. Gue nggak tau hidup gue bakal berlanjut sampai kapan karena gue mengidap penyakit kanker yang tak mungkin lagi buat gue hidup lama. Satu hal yang gue lakukan saat ini hanya bisa menunggu, menunggu kematian gue. Walaupun hidup gue kayak gini, tapi gue seneng karena gue bisa bahagiain orang-orang yang gue sayang, meskipun gue harus ngorbanin cinta gue, perasaan gue.

Dion loe orang yang paling gue sayang, gue bener-bener cinta sama loe. Loe yang selalu ada buat gue, loe yang selama ini bener-bener tulus nyayangin gue. Maafin gue Dion, lebih baik loe membenci gue daripada nanti loe sedih dan merasa kehilangan karena gue. Jujur gue sama sekali nggak ingin ngecewaen loe tapi keadaan gue yang seperti ini maksa gue buat ninggalin loe.. Tapi gue seneng loe deket sama adik gue. Makasi Dion selama gue ninggalin loe, loe mau buka hati loe lagi buat adik gue Diana. Gue sangat berharap loe jadi pacar Diana, karena gue tau loe. Gue pengen loe nyayangin Diana seperti loe nyayangin gue dulu karena kalian berdua orang yang gue sayang..

Tak terasa air mata ini terus mengalir saat membaca diary milik Rey. Rey seolah membuatku membencinya agar aku tak merasa sakit hati dan jauh lebih terpuruk dengan keadaanya. Rey juga membantu aku mengobati kekecewaanku dengan mempertemukan aku dengan adiknya saat dia hendak pergi meninggalkanku. Makasi Rey kamu berhasil membuat aku membencimu, kamu berhasil buat aku dekat dengan adikmu. Maaf Rey disaat kamu pergi aku hanya terpuruk dan tak tau dengan keadaanmu. Maaf karena disaat kamu sakit aku tak ada di dekatmu, aku tak akan kecewain kamu Rey, karena kamu salah satu hal terindah yang pernah aku miliki.

Cerpen Karangan: Chyka Nguya
Facebook: Chyka Nguya

Cerpen Diary Rey merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Putih Abu Abu

Oleh:
Masa SMP telah usai, lanjutlah kami mencari sekolah SMA. Aku Santi yang selalu takut jika didekati lelaki. Maklum pemalu, masih kurang pergaulan. Santi mencoba mendaftar di sekolah yang lumayan

Will You Marry Me?

Oleh:
9 Maret 2013 Masih membekas di ingatanku. tanggal dimana kau pertama kali berani menggenggam tanganku, berani mengatakan suatu hal yang membuat aku terkejut dan terdiam tak bisa berucap apa

Korban Kenangan

Oleh:
Aku adalah korban pelecehan s*ksual. Ya. Sedari kecil hal-hal seperti itu sudah menemaniku. Bahkan, saat aku lima tahun, setiap melihat mereka -adik laki-laki ayahku dan saudara laki-laki ibuku- kerap

Luka Tak Berdarah

Oleh:
Selasa malam membawa secangkir racun di hatiku, membuatku lumpuh tak berdaya. Awalnya aku sudah cukup bahagia. Karena OVJ yang menemani malamku, serta mulai membuka kehidupan baruku. Namun Dedy mengahancurkan

A Hope of Disha

Oleh:
Di malam yang gelap itu, aku termenung sendirian di dalam kamarnya. Ya, aku adalah Disha. Aku sedang memikirkan kekasihku yang sangat aku sayangi. “Disha” 1 pesan SMS masuk di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *