Even If

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 23 March 2018

Langit yang gelap kini seolah menjadi atap bagi sheryl, ia melangkah memasuki sebuah halaman luas yang telah tertata dengan begitu indahnya bagaikan sebuah negeri di atas awan. Gelak tawa dan kegembiraan dari tiap insan yang hadir di sana turut menjadi penghias yang melengkapi indahnya halaman itu, sheryl melangkahkan kakinya lebih jauh dan jauh menyusuri halaman tersebut, saat ini bersamaan dengan tiap langkahnya ingatannya kembali pada seulas senyuman khas yang terukir pada wajah fatir serta kebersamaan dan waktu yang telah mereka lalui bersama.

Semua tamu di sana berbisik riuh setelah melihat kedua mempelai melangkah menuju singgasana mereka, senyuman manis selalu dipancarkan oleh sang mempelai wanita begitu pula oleh fatir, sang mempelai pria. Ia, senyuman selalu terpancar dari wajah fatir namun tatapannya kosong seolah ia kehilangan separuh dari dirinya.

Sheryl hanya terpaku dengan mata yang berkaca kaca menyaksikan kejadian itu, hembusan angin yang menerpa rambutnya kini mulai membawanya dalam kenangan yang tersimpan dalam benaknya.

15-10-2015
Sore itu sheryl melangkahkan kakinya menyusuri jalan setapak yang akan menuntunnya pada sebuah bangku tepat di tepi danau, seketika langkahnya terhenti sesaat setelah seseorang menggenggam tangannya, tanpa ada kata yang terucap mereka kembali melangkah bersama di bawah dedaunan yang berguguran. Langkah mereka akhirnya terhenti tepat di sebuah bangku di samping sebuah pohon cherry. Tak ada satu katapun yang terucap dari bibir mereka. Hening, hanya suara angin yang menyapu dedaunan yang terdengar.

“jadi, ini akhirnya. Kita harus berhenti dan mengambil jalan kita masing-masing” suara parau yang terlontar dari pria tinggi itu seolah memecah keheningan antara mereka. Kata-kata dari mulut fatir terdengar lirih dan pandangannya kian kosong, ia kemudian melepaskan tangannya yang mulai bergetar dari tangan sheryl.
“mmm, aku mengerti” jawab sheryl seraya memalingkan pandangannya dari fatir.

Keheninganpun kembali mengisi kekosongan antara mereka. Dengan mata sembabnya sheryl kembali memandang wajah pria itu, pria yang kini akan mengisi kekosongan dan hati orang lain. “setelah ini, aku tidak tau kehidupan seperti apa yang akan aku jalani dan kita tau bahwa kehidupan di luar sana sangat dingin. kamu tau? tanganmu benar-benar hangat. Jadi, bisakah kau menggenggam tanganku sekali lagi?” sorot mata fatir yang tajam kini kembali memandang sheryl, matanya pun kini kembali menitikan butiran air mata. dengan tangan yang gemetar, fatir meraih jemari sheryl dan merengkuhnya dengan hangat dan erat.

Hari itu satu cinta telah menyatu namun tanpa disadari cinta tersebut telah menghancurkan cinta-cinta yang lain

The End

Cerpen Karangan: saripah

Cerpen Even If merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Sejati

Oleh:
Aku terduduk melamun, menerawang jauh dan mengulang kembali kisah kebahagiaan ku disaat masih bersama dia. air mataku mulai berjatuhan. tak kuasa menahan kesedihan ini, perih rasanya. andai waktu bisa

Bidadari Hujan

Oleh:
Pada saat berangkat sekolahku melihat se sosok perempuan cantik yang ke luar dari istananya maklumlah rumahnya sangat megah serta terdapat gerbang yang besar pula, tiba-tiba hujan mengguyur lumayan deras

Selamat Tinggal

Oleh:
Aku sungguh bersemangat saat ibu berkata bahwa aku harus pindah sekolah. Ini pertama kalinya aku harus pindah sekolah. Bayangkan saja, dari aku TK sampai aku SMA kelas satu, aku

Rindu Di Ujung Senja

Oleh:
Malam semakin larut, cuaca dingin mulai terasa menusuk ke sekujur tubuh ini. Di luar sana raja kodok dan rakyatnya seakan berpesta, mereka bernyanyi riang yang terdengar saling sahut menyahut

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *