Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Cinta dan Akustik

Di Vanya’s Cafe “jreeeng”. Dawai sang akustik mendengung merdu. Itu adalah petikan terakhir dari gitar akustik yang kumainkan pada parade musik solo malam di Vanya’s Cafe. Akhir dari lagu sendu yang seolah mewakili...

Rasa

Karena kita menghadirkan rasa Kicauan burung seakan membuatku menari, walau ku tahu hari ini semua telah berbeda. Orang yang selalu menjadi alasan ku untuk tersenyum kini telah menghilang dari warna-warni kehidupanku. Aku...

Tuhan, Jadikan Dia Jodohku

Ia berbaring dan terpaku menatap langit-langit kamarnya sambil sesekali melirik layar handphonenya. Ia masih tak percaya ia telah diputuskan oleh pacar yang dicintainya selama satu tahun ini. Alunan musik beraroma galau mengalun...

Hello, Goodbye (Part 1)

“APA kamu mau jadi pacar aku?” tanya Kevin, dengan mimik gugup. Tiba-tiba, secuil keraguan tersirat dari ekspresi wajah Zenna. “Jadi, apa jawabanmu atas pertanyaanku tadi, Zen?” kembali tanya Kevin, pada Zenna. “Apa...

Hafsah dan Replika Purnama

Seperti biasa, langit yang cerah tak memberikan isyarat apapun tentang sesuatu yang akan terjadi hari ini. Kepulan asap dari permukaan secangkir teh seakan menari mengiringi waktu santai di akhir pekan. Rupanya hawa sejuk...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply