Kasih Sayangku Kasih Sayang Tuhan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 25 December 2014

Semilir angin sejuk berhembus, membawa terbang helaian rambutku yang tak terikat, mata ini masih memandang jalan raya melaui jendela kaca rumah sakit di lantai lima. Mengapa aku ada di sini? Aku di sini hanya untuk mengunjungi sahabat atau bisa saja kalian sebut cinta pertamaku gilang, yang sudah satu bulan terbaring tiada daya di ranjang rumah sakit ini.

Mataku kini berpindah memandangi dirinya yang tengah tidur lelap di ranjang yang tidak jauh dari aku berdiri, memang sakit saat mendapati oarang yang kita cintai menderita sendiri dalam penyakitnya, bahkan sering aku berpikir saat ia terlelap dalam buaian mimpi indahnya ia tak dapat bangun lagi, dan itu yang selalu aku takutkan. Aku berjalan perlahan mendekati ranjang gilang, dengan perlahan ku sentuh lengan kekar nan kurus miliknya, ingin rasanya aku menangis sekarang juga saat melihat wajah damainya yang dapat menenangkan hati sekaligus membuat aku takut jika mata terpejam itu akan selamanya terpejam, aku tak mau itu terjadi sebelum aku mengungkapkan perasaanku padanya.

Mungkin terlalu jauh khayalanku melambai kemana-mana hingga tangan yang sejak tadi aku remas telah balas meremas tangan ku balik,
“kamu melamun?” ucapnya serak sehabis tidur, membuat diriku tersadarkan langsung
“tidak aku tidak melamun” ucapku gelagapan, entah mengapa gilang saat ini begitu berbeda, ia nampak enggan melepaskan genggamannya dari tangan ku, memang aku suka tapi melihat wajahnya yang memandangi diriku tanpa ekspresi sedikitpun membuat diriku memberanikan diri untuk bertanya “kenapa pandangan kamu?” tanya ku sedikit melucu, walau tanpa melepas genggaman tangannya yang hangat
“aku ingin bicara” ucapnya dengan nada serius membuat hatiku berdetak tak karuan
“apa itu?” tanya ku
“berjanjilah, agar engkau dapat bahagia dalam hidupmu kelak” ucapnya membuat diriku tak dapat menahan air mata ku yang sudah membuncah

Gilang meninggal setelah mengucapkan patahan kata itu pada ku membuat dunia ini terasa runtuh, aku belum sempat mengungkapkan jika aku mencintainya, tapi dia sudah tiada.

Cerpen Karangan: Ihar
Facebook: putri hartini hyuuga hinata rabenda no hana

Cerpen Kasih Sayangku Kasih Sayang Tuhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kamu Yang Ku Tunggu

Oleh:
Nama ku Alisa, Ini pertama kalinya aku masuk di sekolah baru ku karena aku baru pindah sekolah kali ini aku menabrak seorang siswa lelaki *braakkk begitu kencangnya, aku dan

Hey!

Oleh:
Saat aku tersadar kesempatanku tak lagi banyak untuk mengungkapkannya. aku semakin tak ingin terbuang begitu saja. Bayangkan saja dia yang sebenarnya tak memberiku harapan seolah-olah aku merasa diberinya harapan.

Summer Girl

Oleh:
“But you’ll always be my golden boy And I’m the summer girl that you enjoyed Some melodies are best left undone I feel the times pass away But in

Bunga Untuk Yang Terakhir

Oleh:
“Dear, Diary… Alira Faza Anindya. Itu namaku. Aku anak ketiga dari tiga bersaudara. Kakakku yang pertama bernama Ahzan Fauzi. Kakakku yang kedua bernama Alby Fazrial.”. Lembaran kenangan tulisanku waktu

Kemarin

Oleh:
Lantunan indah biola yang dimainkannya tak pernah membuatku bosan, bahkan setelah ia selesai memaikannya aku selalu menyuruhnya lagi dan lagi. Aku mencintainya bukan karena musik yang dimainkan, tapi karena

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *