Kau dan Keajaiban Kecilmu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 3 September 2016

Matahari sudah mulai menampakan wajahnya di jagat raya, pukul 05.00 alarm jamku pun berbunyi sehingga membangunkan tidurku yang nyenyak. Hari ini adalah hari yang sangat kunantikan karena hari ini adalah hari dimana aku resmi menjadi anak kelas XI yang berarti aku sudah mempunyai adik kelas hheee.

Aku bangun dari tempat tidur dan langsung bergegas pergi ke kamar mandi, setelah aku selesai berpakaian dan merapikan buku pelajaran, aku pun membuka pintu kamar dan pergi ke ruang makan untuk sarapan bersama mama dan papa. Setelah selesai sarapan segera pergi ke sekolah.

Pukul 06.50 aku sudah sampai di sekolah tercintaku. Aku pun langsung bergegas menemui teman-teman tercintaku, ya maklum lah sudah satu bulan lamanya tidak bertemu, saat aku sedang asyik bercanda dengan temanku tiba-tiba aku melihat seseorang yang sudah kukenal namanya bagas waktu kelas X dia di kelas X ipa 2, aku sih Cuma kenal biasa gak terlalu akrab soalnya orangnya pendiam banget. Saat aku melihat dia melintas di depanku baru kusadari kalau ternyata dia itu ganteng juga, kenapa aku baru sadar sekarang. Saat aku sedang memandangi wajahnya tiba-tiba temanku mengagetkanku, sehingga membuatku terjejut.

Bel masuk pun telah berbunyi karena hari ini adalah hari pertama kami masuk sekolah jadi hari ini adalah hari pembagiaan kelasa. Waktu pembagian kelas XI, namaku dan nama temanku disebut dan masuk di kelas XI ipa 3, aku senang soalnya masih bisa satu kelas dengan temanku dan yang bikin aku tambah senang ternyata bagas satu kelas sama aku.

1 minggu sudah kondisi belajar sudah berjalan. Aku yang saat ini sekelas dengan bagas makin hari makin dekat. Dan entah kenapa perasaanku lebih nyaman saat dekat dia, saat ngobrol dengan dia nyambung banget, gak pernah bosen deh kalau ngobrol sama bagas.

Pada suatu hari kebetulan hari itu adalah hari minggu teman-temanku ingin ngadain pendakian gunung gitu deh, karena hari minggu aku gak ada acara jadi aku setuju aja ikut ke gunung dan ternyata bagas juga ikut ke gunung, syukur deh jadi gak bosen soalnya ada yang dipandangin hehehe.

Kami berkumpul di rumah salah satu temanku setelah semua sudah berkumpul kami langsung berangkat pergi ke gunung. Tiba di tempat tujuan ternyata gunung yang aku pikirkan gak seperti yang aku lihat, jalurnya terlalu terjal. Ya mau gimana lagi udah terlanjur ikut, saat di perjalanan untuk ke atas entah kenapa bagas dekat banget sama aku, dia pegang tanganku dan saat aku terjatuh dia yang bantu aku berdiri duuuh berasa tersanjung banget, jantungku berasa mau lepas saat dia pegang tanganku.

Akhirnya kami sampai juga di atas, ternyata pemandangan dari atas gunung itu indah banget dan lebih indah lagi saat di sampingku ada bagas. Kami foto-foto di atas sana buat kenang-kenangan, saat aku sedang asyik duduk tiba-tiba bagas datang menghapiriku. Dia ikut duduk di sebelah kananku. Kami pun menikmati indahnya pemandangan gunung tersebut, entah kenapa tiba-tiba bagas pegang tanganku dan dia berbisik padaku kalau dia cinta sama aku, aku pun langsung kaget jantungku berasa kesetrum saat dia bilang gitu. Dan akhirnya dia pun ngungkapin cinta di depanku dan meminta aku tuk jadi teman teristimewanya, sumpah demi apapun perasaanku ini senang banget berasa pengen terbang kelangit ke-7 hehehe. Tanpa pikir panjang aku pun menerimanya untuk menjadi teman hatiku karena aku juga memiliki perasaan yang sama sepertinya.

Pada saat itu aku dan bagas resmi jadi sepasang kekasih. setiap hari bagas selalu memjemputku untuk berangkat sekolah bersama, pokonya semenjak aku dekat dengan bagas hari-hariku selalu berwarna. Di sekolah gak pernah bosen deh kalau lagi dekat sama bagas, kalau ada waktu luang bagas selalu ngajak aku jalan-jalan dan untuk pertama kalinya aku diberi hadiah sama cowok yang aku sayang, bagas ngasih aku bantal love yang tulisannya “Bagas Love kaisa” seneng banget, pokoknya setiap malam itu bantal selalu kupeluk. Aku juga kasih bagas sesuatu yang buat dia selalu ingat aku, aku kasih dia jam tangan yang ada inisial nama kami berdua.

Sudah 6 bulan aku pacaran sama bagas sumpah gak kerasa ternyata udah lama banget aku sama bagas selalu bersama dan perasaanku pun sama dia semakin lama semakin dalam, mungkin ini yang namanya cinta sejati.

Hari ini adalah tepat hari dimana bagas ngungkapin cintanya ke aku, aku dan teman-teman termasuk bagas pengen ngadain acara di suatu tempat gitu deh ceritanya. Kami janji pukul 08.00 pagi, entah kenapa hari ini aku berangkat gak sama bagas, soalnya temanku pengen bareng sama aku, terpaksa deh gak sama bagas berangkatnya, sebelum aku berangkat tiba-tiba bagas sms ke hp ku katanya gini nih “sayang tunggu aku ya disitu, kayanya aku agak telat.” Aku gak balas smsnya soalnya aku udah pengen berangkat toh juga nanti ketemu dia, aku pun tiba di tempat kami janjian tapi bagas belum juga datang aku sms dia gak dibalas, aku telepon dia gak diangkat. Pikirku mungkin dia lagi di jalan jadi gak bisa angkat telepon aku deh, tapi entah kenapa perasaanku saat itu gak enak seperti ada yang dipikirkan bahkan aku pun sampai lupa pakai jam tangan yang dikasih bagas.

Sudah 15 menit aku dan teman-teman nungguin bagas tapi dia gak datang juga, aku hampir kecewa bahkan pengen marah sama bagas, aku jadi gelisah pikiranku gak karuan gitu.

Tiba-tiba salah satu teman ku mendapatkan sms dan yang bikin aku kaget ternyata isi sms itu tentang bagas yang sedang mengalami kecelakaan dan di bawa ke rumah sakit terdekat, aku yang mendengar berita itu langsung lemes berasa kaya ditembak, mulutku gak bisa ngomong apa-apa lagi air mataku langsung mengalir deras di pipiku. Aku bersama teman-teman langsung pergi bergegas ke rumah sakit, sepanjang perjalan perasaanku campur aduk. Saat aku tiba di rumah sakit ternyata aku sudah menemui bagas di ruang jenazah, oh Tuhan apakah ini hanya mimpi atau… Tidak bagas tidak mungkin pergi meninggalkanku. Aku langsung histeris air mata ini tak sanggup untuk kubendung, secepat itu kah orang yang sangat kusayang meniggalkanku. Padahal hari ini adalah tepat 7 bulan kita jadian dan aku sudah menyiapkan kejutan untuk dia, tapi kenapa aku malah mendapatkan kabar duka dari bagas, sampai detik ini aku masih tidak percaya kalau bagas meninggalkanku untuk selamanya.

Aku ikut menghantarkan jenazah bagas ke tempat peristirahatan terakhirnya, di atas gundukan tanah aku tersungkur kucium nisannya, kupeluk gundukan tanahnya. Apakah nanti aku masih bisa tersenyum saat kau tak ada, apa masih bisa kujalani hari-hariku tanpa dirimu. Ya aku mencoba untuk mengikhlaskan kepergianmu walaupun sangat berat bagiku untuk melakukan semua itu. Saat rasa kangenku pada dia kembali ada aku hanya bisa memeluk bantal pemberiannya serta memandangi fotonya.

Terimakasih untuk waktu 7 bulan yang kau berikan, terimakasihp untuk semua kenangan yang telah kau ukir di hatiku, terimakasih engkau telah hadir mengisi kekosongan hati ini, terimaksih untuk semua keajaiban kecilmu untukku. Selamat jalan seseorang yang sangat teristimewa di hatiku, walaupun kita takan bisa bersama lagi di kehidupan ini tapi aku berharap kita bisa dipertemukan di kehidupan ke dua.

Cerpen Karangan: Halifatul Nazemi

Cerpen Kau dan Keajaiban Kecilmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Setelah Kau Tiada

Oleh:
“Aku Bunga.. manusia lemah yang tak pernah bisa mengerti perasaan seseorang, dan aku sangat menyesali itu. Aku mencintai seseorang yang tak pernah mencintaiku, suatu kebodohan bukan? dan aku tak

Forbidden Love (Cinta Terlarang)

Oleh:
Matahari mulai muncul dengan sinarnya yang indah, Burung-burung saling berkicauan. Tetesan embun mulai berjatuhan dan jam dinding di kamarku menunjukkan pukul 06.00. Aku bergegas ke luar kamar, karena terburu-buru

Siapa Yang Salah

Oleh:
Sebenernya kamu tidak salah, hanya saja aku yang bodoh melepaskan kekasihku demi dirimu. Kamu tidak salah, hanya saja aku yang bodoh terlena kata kata manismu. Kamu tidak salah, hanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *