Kau Hancurkan Aku Berulang Kali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 27 March 2014

Ini salah, memang salah dari awal. Kenapa dulu aku izinkan kamu masuk ke dalam hidupku lagi. Padahal aku telah bersamanya, bersama dengan orang yang telah aku pilih. Tapi kamu, kamu mengacaukan semuanya, kamu membuat ku mencintaimu lagi.

Hari itu, kita diam-diam bertemu di sebuah cafe. Sekian lama tak bertemu, aku seperti melihatmu yang baru. Berbeda, ya! Berbeda. Kamu tersenyum, membuatku tersipu malu. Terkenang masa lalu yang hanya sekejap. Dan kini aku berandai-andai Bisa bersamamu lagi. Ehm, saat itu aku benar-benar melupakan kekasihku.

Hari demi hari aku lalui bersamamu, walau hanya lewat sms dan telpon, tapi terasa tak ada jarak antara kita. Kemudian, di suatu hari yang entah apa yang aku pikirkan saat itu. Aku terima ajakanmu untuk pergi ke sebuah villa. Bodohnya aku, melakukan hal itu bersamamu, kamu yang juga telah punya kekasih.

Sepulang dari villa hari itu, kamu tak menghubungiku lagi. Kenapa?! Berulang. kali aku menghubungimu tapi tidak kamu respon. Tiba-tiba kamu sms yang membuatku seperti tak bisa bernafas lagi, terasa bodoh dan membenci diri sendiri.

Kamu gila! Setelah semua ini, dan masa lalu yang pernah kita lalui, aku tak menyangka kamu bisa seperti itu. Kamu beralasan, “tidakkah kita kasihan pada pasangan kita masing-masing?!” Hah?! Kamu yang memulai ini, kamu bilang tidak apa-apa, ini hanya sementara. Tapi aku tak menyangka akan sesakit ini rasanya.

Saat ini, yang tersisa hanya luka dan kenangan masa lalu bersamamu. Bersamamu yang membuatku berdosa. Aku takkan pernah bisa memaafkanmu, seumur hidupku…

Cerpen Karangan: Dizka
Facebook: dizka pyda

Cerpen Kau Hancurkan Aku Berulang Kali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Entah

Oleh:
Isak tangis mewarnai pemakaman siang itu. Di samping kuburan baru itu, berdiri seorang pria tanpa isak tangis yang mempengaruhinya. Saat semua orang berlalu dari hadapannya tinggalah dia seorang diri.

Ketuklah Terlebih Dahulu

Oleh:
Andreana Nurdara sedang sibuk dengan materi presentasi yang esok ia dan timnya bawakan. Gadis yang sering dipanggil Dara itu, mengabaikan semua orang yang menyapanya hanya untuk sekedar berpamitan. Jam

Hikoukigumo

Oleh:
Prishilla dan dafa, hari ini mereka berencana pergi ke paris, prishilla ingin memotret disana, cita-citanya yang ingin menjadi photografer terkenal. Pagi ini prishilla dan dafa ada di bandara, menunggu

Bendera Kuning

Oleh:
Radit Arbani, adalah nama gue yang dikasih orangtua gue saat gue baru lahir, dan sekarang gue sudah berumur 17 tahun, gue tumbuh menjadi laki-laki pada umumnya dan gue juga

Secarik Kertas

Oleh:
Matanya memerah, kulihat begitu dalam kesedihan yang dia pancarkan. Aku takut aku akan merasa iba padanya, “kita putus” dan lagi aku tegaskan kata itu kepadanya. Seketika itu pun airmatanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *