Kenangan Kamis Pagi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 22 September 2015

Sore itu hari sangat mendung dan gelap, tepatnya pukul 17:30. Dan pada saat itulah kami sedang bersama di sebuah tempat, ya kami, aku Rani dan pacarku Rio. Kami telah pacaran sekitar 2 Tahun lebih, meski sudah lama tapi kami selalu menyayangi bahkan seperti kakak-adik. Pada sore itu, tepatnya hari rabu, kami sedang menyempatkan diri untuk bertemu, karena entah apa yang ada di benakku yang membuat aku sangat rindu kepada Rio, pacarku. Suasana saat itu sangat dingin sekali, karena angin yang berhembus sangat kencang.

Pada saat itu kami pun bertemu, walaupun cuacanya pada saat itu sangat mendung dan gelap.
“Rio, aku kangen banget sama kamu” kataku.
“Kamu kenapa, kita kita hampir setiap hari lo ketemu?” tanya Rio.
“Gak tahu, saat ini aku merasa kangen banget sama kamu,” dengan wajah yang terlihat sangat rindu dan cemas.
“Jadi kamu ajak kita ketemuan cuma karena kamu rindu? ya udalah, besok kan kita bisa ketemu lagi, udah mau hujan nih! kita pulang aja yuk udah gelap.”

Pada saat itu pun kami pulang, walaupun di hatiku aku masih ingin tetap berdua. Aku tinggal sendiri di rumah, karena kedua orangtuaku sedang ada urusan ke luar kota, jadi suasana di rumah aku pun sepi. Malam itu Rio nelpon dan janji akan datang pagi besok, tepatnya hari kamis. Malam itu pun aku di rumah hanya sendiri, karena aku sudah biasa. Keesokan harinya cuaca sedang hujan, namun tidak terlalu deras, dan entah kenapa perasaanku sangat cemas kepada Rio, tetapi aku tak tau kenapa.

Pagi itu aku sedang mandi, dan tiba-tiba aku mendengar suara-suara langkah kaki di ruang tamu, dan ternyata Rio telah datang.
“Rio, kamu sudah datang, aku masih mandi nih” jawabku.
“Iya, aku udah datang, tapi bajuku basah, tadi ujannya agak deras” terdengar suara Rio, namun tidak begitu jelas.
“tapi kamu gak apa-apa kan, di kamarku ada handuk, kamu pakai aja dulu, nanti kalau aku sudah siap mandi aku akan ke depan.”

Setelah aku selesai mandi dan berpakaian, aku langsung ke depan untuk mencari Rio, tetapi Rio tak kunjung ada, tetapi aku tetap mencari Rio ke seluruh rumahku, namun Rio tetap tidak ada. Aku sempat berpikir bahwa Rio telah pulang, tak lama kemudian hp-ku berdering, dan ternyata aku baru mendapat kabar dari teman dekat Rio bahwa Rio telah tiada, Rio tewas kecelakaan mengenaskan ketika hendak pergi ke rumahku tadi pagi sewaktu hujan.

Aku sontak terkejut dan merasakan duka yang mendalam, dan aku baru sadar, bahwa yang menghampiriku sewaktu pagi tadi adalah arwah Rio yang mungkin hanya ingin menepati janjinya untuk datang pagi. Aku tidak dapat melupakan kejadian itu, dan aku sangat ingin sekali kejadian kamis pagi itu tidak pernah terjadi.

Cerpen Karangan: Suparma Jaya
Facebook: Suparmaa jayaa

Cerpen Kenangan Kamis Pagi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebangku

Oleh:
Air mataku menetes saat mendengar sahabatku sari dipaksa menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya, padahal dia masih kelas 2 SMA dan memiliki cita-cita yang sangat tinggi, hari demi hari kulalui

Kesetiaan Purnama

Oleh:
Di setiap kali purnama tiba, Icha selalu menjemputku saat malam telah memasuki paruh usia. Menarik lenganku melewati jalan setapak menuju pematang sawah, di mana terdapat pohon-pohon padi yang tampak

Kado Ikatan Bunga Kuning

Oleh:
Perkenalkan namanya Ardillia Elisabeth Avilla. Biasanya dipanggil Lia. Dia anak yang baik dan pintar, walaupun hanya seorang anak penjual cendol. Di sekolah… “Hei, anak cendol! Lu jangan sok cari

Cintaku Berumur 40 Hari

Oleh:
Hari pertamaku prakerin seperti hari pertamaku masuk sekolah, ada rasa takut dan ada rasa sedih. Baru pertama aku kos jauh dari orangtua sedih sudah menyelimuti perasaanku dan takut bakal

Cinta Sampai Mati

Oleh:
Naila senang melukis, dia masuk jurusan seni lukis. Pada suatu hari Naila melukis pantai. Cat jingga yang digunakanya habis. Dia segera mengisi lagi dan Tiba Tiba BRRUUKKK Naila menabrak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *