Kepergianmu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 25 July 2021

“Jangan nangis.” Tangan kecil nan pucat itu menghapus air mata yang turun deras di pipi pria di depannya.
“Aku nggak pergi.” Wanita yang berstatus istrinya itu mencoba meyakinkan.

Netra pria itu memerah, bahkan melihat pemandangan cantik sang istri menjadi sedikit memburam. Pria kuat itu lemah jika melihat itu.
“Aku nggak bisa jaga Alin,” lirihnya memegang tangan Ayra, “tetap disini.”
Ayra menggeleng, sambil menampilkan senyum tipis. “Kamu bisa, malaikat kecil kita butuh kamu.”
“Butuh kamu juga,” gumam Alvino menahan tangisannya agar tidak pecah.
“Aku mencintaimu, dan akan aku bawa cinta ini menuju keabadian,” ucap Ayra memeluk tubuh tegap Alvino. Mengusap rambut suaminya dengan lembut.

Tiba tiba dekapan itu hilang. Seketika, Alvino menangis kencang. Meneriaki nama Ayra untuk kembali.
Semua tentang masa SMA bersama istrinya hilang begitu saja. Dibawa oleh Ayra yang tega meninggalkan Alin.

Sekarang, Alvino menyesal menikah muda. Ia belum siap kehilangan Ayra. Ia masih ingin mendekap di tubuh kecil Ayra. Masih ingin menghabiskan sisa waktu tua bersama Ayra. Merawat Alin hingga tumbuh dewasa. Mengabadikan momen romantis lebih banyak lagi.

Tatapan Alvino beralih kepada keranjang bayi pertama mereka. Alvino tak kuasa menahan tangisannya lagi. Ia tak yakin bisa merawat dengan baik putrinya, Alin. Bagaimana bisa Ayra tega meninggalkan Alin yang masih sangat sangat membutuhkan kasih sayang.

“Kamu tega, Ay. Kamu tega.” Tubuh Alvino merosot kebawah. Tak kuasa menahan beban ini. Ia juga tidak yakin bisa melanjutkan hidupnya. Hidupnya terasa kosong tanpa Ayra disampingnya. “Aku belum sanggup kamu tinggal, Ay. Kita masih butuh kamu. Kita belum ke pantai sesuai yang kamu mau. Sekarang kita udah jadi keluarga lengkap, Ay.”
Suara segukan pria itu terdengar jelas di ruangan sunyi. Meratapi kepergian istrinya untuk selamanya.

Cerpen Karangan: Nadia Luthfita Faadhillah
Blog / Facebook: Nadia Luthfita
Nadia Luthfita Faadhillah, lahir di Semarang 14 Agustus 2005. Penyuka sedih, malam, dan horor.

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 25 Juli 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Kepergianmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Masuk Perangkap Kedua Kalinya

Oleh:
Putri adalah gadis yang beruntung, dia terlahir dari keluarga yang kaya, disayang semua guru dan wajahnhya pun cantik. Jadi tidak heran jika banyak orang yang begitu ingin menjadi kekasihnya.

Yang Terbaik

Oleh:
Tak menyurutkan harapanku meski kini ku tau kau mencintainya Seperti itulah status facebook cici. Delia sahabat cici mengernyitkan dahinya, ia bingung dengan tingkah sahabatnya kali ini. Mungkin ia galau,

Kesetiaan Yang Terlarang

Oleh:
Niko seorang lelaki yang mampu membangkitkan semangat dalam hidupku, yang mampu meluluhkan hatiku. Aku tak selalu dapat berjumpa denganya. Perantara telepon kasih ini tumbuh semakin besar. Perhatianya ucapanya mampu

Ku Nantikan Pertemuan Kita

Oleh:
“Yan.. melamun aja ayo pulang, mau jadi penunggu kampus lo,” ujar sahabatku Rusdi. “Iya sabar dikit napa?” dengan nada santai. “Rus aku nebeng ya..” dengan wajah sumringah. “No problem..

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kepergianmu”

  1. abiot says:

    Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *