Ketika Keinginan Tak Sejalan Dengan Kenyataan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 30 September 2013

Kampus adalah tempat belajar, bermain dan rumah kedua bagi Dimas. Dia sudah lama kuliah di Cirebon dan Ia mempunyai banyak teman di sana, termasuk Tiara. Tiara mungkin teman sepesial bagi Dimas karena Ia merasakan sesuatu yang lebih jika dibandingkan dengan teman-temannya yang lain.

Dimas adalah seorang laki-laki yang kini berumur 20 tahun, Ia kini duduk di semester 5. Ia kenal dengan Tiara dikenalkan oleh temannya saat Ia duduk di semester 2. Namun, sosok wanita yang Ia inginkan tak pernah memperdulikannya yang membuat Dimas semakin jauh dengan Tiara.

Dimas berangkat kuliah setiap hari selasa sampai hari sabtu dan Tiara pun mempunyai jadwal yang sama namun waktu jam kuliah yang berbeda yang membuat Ia dan Tiara jarang bertemu. Kini Ia sudah 6 bulan tak bertemu dengan Tiara, rasa rindu memang ada namun Ia sadar Ia bukan siapa-siapanya Tiara.

Ketika Ia masuk ke kampus, saat Ia berjalan memasuki kelas Ia bertemu dengan sosok wanita yang dulu Ia cintai, yaitu Tiara. Ketika itu Tiara sedang duduk sendiri di depan kelas, Dimas pun yang sudah lama tidak bertemu dengan Tiara langsung memberhentikan langkah kakinya dan Ia pun berbincang-bincang dengan Tiara sekedar menanyakan kabarnya.

“Hey… apa kabar?. Kemana saja sudah lama tidak bertemu”. Tanya Dimas sambil berjabat tangan. Tiara pun menjawabnya dengan senyuman yang masih sama seperti dulu saat pertama kenal dengan Dimas.
“Ga kemana-mana, kamu aja yang sibuk terus sampai-sampai lupa sama aku”.

Waktu yang terus berjalan terasa berhenti, dan Dimas masih ngobrol dengan Tiara hingga Ia teringat dengan kisah yang dulu pernah ada antara Dimas dan Tiara.

Ia teringat ketika pertama Ia kenal dengan Tiara. Ketika itu, Ia hendak pulang dan bertemu dengan temannya yang sedang ngobrol dengan Tiara disanalah Ia dikenalkan oleh temannya dengan Tiara, hingga Ia terjatuh ke dalam lubang yang membuat perasaannya selalu hancur. Ia cukup lama menyimpan perasaannya terhadap Tiara karena Ia merasa tak mungkin mendapatkan sesuatu yang tinggi kalau memang aku tak mampu untuk menggapainya. Namun, lama-lama Dimas pun lelah untuk selalu menutupi perasaan yang seharusnya di ungkapkan. Hingga akhirnya Ia pun menyatakan apa yang Ia rasa terhadap Tiara.

Hari itu Dimas menanti jawaban cintanya dengan penuh harapan tapi apa daya keinginan kadang tak seperti kenyataan, wanita yang ditunggu-tunggu oleh Dimas ternyata sudah mempunyai pangeran berkuda putih dan itu bukan Dimas.

Harapan yang dulu ada langsung musnah seketika, Ia hanya mampu tersenyum dengan wajah yang muram di depan cermin. Lalu berkata. “Aku sedih? memang, namun Aku senang asal kau pun senang”. Tidak lama kemudian Dimas mengirimkan pesan kepada Tiara. Pesan itu salah satu lirik lagu dari Ada Band.

“Tertegun ku memandangmu saat kau tinggalkan ku menangis, bodohnya ku mengharapmu jelas sudah kau tak pedulikan cintaku”.

Setelah Ia mengirimkan pesak kepada Tiara, Ia tak tau harus bagai mana lagi untuk membuat Tiara mengerti, hingga akhirnya Ia selalu menjauh dan tak pernah bertemu lagi dengan Tiara, Ia lakukan itu agar Ia bisa melupakan Tiara yang kini singgah di hatinya.

Berhari-hari Ia selalu menjauh dari Tiara. Kepedihan, kehancuran dan kerinduan berampur menjadi satu hingga membuat Ia selalu diam dan terus diam.

“Ku hanya terus berharap suatu hari nanti kau mampu sadari tiada yang mencintamu setulus ku mencintai dirimu”.

Hanya lirik lagu itu yang memberikan keyakinan untuk Dimas baha suatu saat nanti Tiara pun akan mengerti bahwa tiada yang mencintainya setulus Ia mencintai Tiara.

Hari itu Dimas dan Tiara masih ngobrol-ngobrol namun pikiran Dimas entah kemana, Ia masih teringat dengan kisah-kisah lalunya dengan Tiara hingga handphone yang dipegang Dimas jatuh dan dan ketika itu Dimas sadar ternyata itu hanya kenangan-kenanganmasa lalunya. Kini Ia dipertemukan lagi dengan Tiara di waktu yang berbeda dan Dimas pun sadar bahwa Tiara itu tidak lebih hanya seorang sahabat dan selamanya mungkin Tiara hanya jadi seorang sahabat. Ketika itu lah Dimas bertemu lagi untuk pertama kalinya dengan Tiara dan Dimas pun menyadarinya untuk apa kita menjauhi sesorang jika kita masih merindukannya, dan kini Ia pun tidak pernah mengingat-ingat masa lalunya yang ada hanya bahagia jika bertemu denagan Tiara walau itu hanya sebagai teman biasa.

Cerpen Karangan: Derif Rys Gumilar
Facebook: Derif Rys Gumilar
Derif Rys Gumilar adalah anak pertama dari tiga bersaudara. kini Ia sedang menyelesaikan skripsi S1-nya di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Cerpen Ketika Keinginan Tak Sejalan Dengan Kenyataan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Yang Terpendam

Oleh:
Angin musim dingin sudah tiba dan menyelimuti kota Bandung. Angin bertiup agak kencang malam ini. Riska mengibaskan rambut panjangnya ke belakang agar tidak menghalangi pandangan sementara ia bergegas menyusuri

Secret Admirer

Oleh:
Relis melihat cahaya terang menelusuri lorong sekolah tempat ia duduk dengan teman-teman akrabnya. Cahaya itu semakin dekat dan semakin membuat Relis tak kuat menahan detakan jantungnya. Aroma cahaya itu

The Day When You Say Bye

Oleh:
Kupalingkan pandanganku ke arah penjual jamu yang lewat di depan rumahku. Setelah penjual itu tak terlihat lagi aku terus menundukkan kepalaku dan memandang lantai yang bermotif awan itu. Tapi

Foot Light

Oleh:
Apakah cinta selalu berarti memiliki seseorang itu seutuhnya? Aku mencintainya namun dengan cara yang berbeda. Dalam percintaan, kami tidak saling mengisi maupun melengkapi. Kami hanya mengungkapkannya dengan isyarat yang

Dia

Oleh:
Lagi. Aku mengingatnya. Dia. Gadis itu. Dialah wanita terkejam dalam hidupku. Kembali ku disini. Tempat dimana pertama kali kita bertemu. Tempat dimana ku utarakan rasa itu. Tempat dimana kau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *