Ketika Pacarku Seorang Malaikat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Perpisahan, Cerpen Rohani
Lolos moderasi pada: 15 November 2013

Malam ini cukup sunyi bagi intan, seorang gadis cantik yang sedang duduk di pinggiran kolam, hanya suara jangkrik yang terdengar merasuk ke dalam telinganya, ia hanya berfikir apa yang telah terjadi pada kekasih hatinya, akhir-akhir ini ada sedikit kenjanggalan pada sifat imam pacarnya, ia menjadi pendiam, acuh tak acuh kepada semua orang kususnya kepadanya, hanya senyum sinis yang ia lampiaskan saat intan menyapanya.

“intan! Ayo makan?”
“iya bu!”
Tak terasa hanya termenung sejenak sudah menunjukan pukul 07.00 waktu makan malam tiba, tapi karena hari ini malam minggu keluarga intan biasa dinner di luar.

Saat dalam perjalanan menuju restoran cukup terkenal di Bogor intan merasakan ada yang aneh terpendam di benak pikirannya, ia merasakan firasat ingin cepat ke gereja tempat semua umat kristen beribadat.

Setelah keluarga intan sampai di restoran yang tidak jauh dari sekolah intan ia melihat seseorang yang sudah tidak asing baginya di depan sekolah itu, “imam”
“ibu aku pergi duluan ya” lekas pergi
“tapi ini kan belum habis?”
Ibunya intan hanya menggelengkan kepala melihat perilaku gadis cantiknya.

Intan berjalan cukup cepat, apakah yang di lihatnya itu benar atau hanya hallusinasinya saja
“imam!, imam!” sambil mendekat menuju tempat pria itu berdiri
Tiba-tiba saja pria itu berlari menjauh meninggalkan intan, intan mengejarnya
“imam, tungguin aku dong!”
Pria itu masuk ke sebuah hutan yang lebat dengan pohon besarnya, intan memasuki hutan dan akhirnya kehilangan sesosok pria itu.

“imam, imam, ini udah kelewatan tau gak!”
“kesini, kesini!” Tiba-tiba suara menggema menunjukan kepada susatu tempat membuat bulu kuduk intan berdiri, ia berjalan menuju sumber suara yang aneh itu.

Setelah berjalan cukup lama ia melihat gereja tua yang mungkin menjadi sumber suara itu. Ia merasa bingung apa yang sedang terjadi, ia membuka pintu tua yang sudah kropos di makan rayap. Terlihat bagian gereja itu sepi, sunyi tiada seorang pun, ini mulai janggal, intan mulai menelusuri tiap-tiap tempat di gereja itu, cukup lama ia melihat-lihat bangunan yang berdebu itu ia melihat cahaya di samping patung bunda maria dan di situ pemuda yang tadi ia lihat dari kejauhan intan menunjukan rasa kesal.
“eh kamu itu siapa sih!”
Pria itu tetap terdiam
“kalau nggak jawab juga aku timpuk pakai kayu ni!”
“sttt, aku imam!”
Betapa kagetnya intan pemuda itu melesat dengan cepat menuju belakang tubuhnya, perlahan intan membalikan tubuhnya dan ia melihat imam, pacarnya berwajah cerah bersinar dan tampan layaknya malaikat.
“ii, imam?” tanyanya bingung
“ia sayang aku imam pacar kamu!” meyakinkan
“tapi gimana bisa terjadi?”
Imam menceritakan apa yang telah terjadi minggu-minggu ini,
“aku sebenarnya telah mati tapi ruh kudus menghidupkanku kembali dengan seijin tuhan!”
“tapi kenapa bisa?”
“karena aku mati dengan mulia di hadapanya menolong anak kecil yang terjebak dalam kebakaran di gereja ini, tapi aku hidup tidak akan lama, kudus hanya mengijinkan ku hidup selama seminggu untuk memmbertahukan ini kepadamu, dan sekarang tugas ku telah selesai. aku harus pulang”
Perlahan imam melayang di hisap cahaya
“see you intan” imam akhirnya telah menghilang di telan cahaya

Intan hanya menangis sepanjang malam hingga ia tertidur di gereja itu, hingga sinar matahari menusuk kelopak matanya pertanda pagi.

Sejak saat itu intan sangat menyukai anak kecil mengingat kekasihnya yang berhati mulia itu.

Cerpen Karangan: Imam Nur Hidayat
Blog: Imamnurhidayat2.Blogspot.Com
ane gak punya bakat apa-apa selain nulis dan mempunyai 1 misi yaitu just seek’s allah pleasure dan membahagiakan ortu
hehehehehe

Cerpen Ketika Pacarku Seorang Malaikat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Sesaat

Oleh:
Namaku Silvi Sebastian, atau biasa teman-temanku memanggilku dengan sapaan Silvi. Aku sekolah di SMA Tunas Bangsa kelas 11 jurusan IPA, di sekolah ini aku mempunyai dua orang yang sudah

Pertemuan Singkat

Oleh:
Namaku Danisa Putri, panggil saja namaku ica. Kini, aku sekolah kelas 2 SMA di salah satu SMA di Kota Bandung. Aku tinggal di keluarga yang sederhana. Aku anak kedua

Sick

Oleh:
Semua mata tertuju padanya, karena ekspresinya berbeda dari yang lain. Saat semuanya sangat gembira dia hanya terdiam tak percaya, merasakan hal ini sama saja dengan bunuh diri menurutnya. Dia

Janji Dua Merpati

Oleh:
Pagi itu tak jauh berbeda dari hari-hari sebelumnya. Deret gedung pencakar langit yang tidak bergeser sedikitpun, orang-orang sibuk berlalu lalang mencari tujuan, juga suara klakson barisan kendaraan yang terdengar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *