Ku Kan Mencintaimu Sampai Akhir Hayatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 4 July 2014

Suatu hari hujan turun dengan derasnya. aku duduk di kelas 7 SMP. aku bersekolah di salah satu sekolah favorit. Suatu hari tanpa terasa aku sudah lama menjadi anak kelas 7 SMP. namaku meldha. aku adalah salah satu murid yang bisa dibilang cukup berprestasi di sekolah.

Saat aku sedang asyik duduk sambil membaca novel kesukaanku, tiba tiba ada seorang laki laki menghampiriku. dia bilang,
“hi, boleh kenalan nggak namaku nicho?”
“namaku…”
“aku tau kok. meldha kan?”
tersenyum”kok kamu bisa tau
“emmm. mel aku mau ngomong sesuatu sama kamu.”
“ngomong aja. kok kyaknya serius banget.”
“aku suka sama kamu saat pertama kali kita ketemu. kamu mau nggak jadi pacar aku?”
“hah? kita kan baru kenal. memang kenapa kamu bisa cinta sama aku?”
“aku nggak punya alasan untuk cinta sama kamu. karena aku mencintai kamu karena perasaan aku.”
“emmm. sebenarnya selama ini aku juga suka sama kamu. aku mau jadi pacar kamu cho”
“beneran?”
“heeh” sambil mengaguk
“ya udah yuk ke kelas. bel udah bunyi tu.”
“ayo”

Setelah itu, hubungan mereka pun bahagia. mereka sangat senang. tapi kesenangan itu tidak berlangsung lama. saat nicho mengetahui bahwa meldha menderita penyakit kanker darah. saat itu juga nicho berlari menemui meldha. memeluk erat meldha sambil berkata:
“mel, aku akan selalu ada di samping kamu mel. aku gak akan ninggalin kamu mel. kamu sangat berarti buat hidup aku. aku gak mau kehilangan kamu.”
Saat itu juga meldha mimisan dan langsung pingsan. nicho segera membawanya ke rumah sakit. lalu segera menghubungi keluarga meldha.

Setelah meldha sadar
“nicho, aku tau umurku gak akan lama lagi. aku juga tau aku gak bisa sama sama kamu lebih lama lagi. aku ingin menghabiskan sisa umur aku sama kamu.”
Setelah meldha berkata itu semua. keadaan meldha sudah normal kembali dan meldha sudah diperbolehkan untuk pulang. Semenjak itu nicho selalu membawa meldha ke tempat yang selama ini khusus dibuat nicho untuk meldha. Ada satu tempat favorit meldha yaitu taman dekat danau yang indah. di situ ada sebuah rumah pohon
“mel di rumah pohon ini banyak kenangan tentang kita semua. dan yang di atas itu burung kertas yang berisi harapan aku dan kamu. aku akan mengukir nama kita berdua di pohon ini.”
“iya. aku ingat. waktu itu hujan deras dan kamu ngajak aku naik ke rumah pohon ini kan?”
“iya. eh lihat deh di sampan itu. ada dua kura kura. aku mau kita kayak kura kura itu yang nggak akan terpisahkan. kamu janji ya?”
“iya. aku akan selalu sama sama kamu kayak kura kura itu.”
“aku punya sesuatu untuk kamu nicho.”
“apa?”
“ini gelang. di gelang ini ada liontin merpati. disitu ada dua buah merpati. itu melambangkan kita berdua nicho.”
“iya meldha. aku akan menjaga baik baik barang barang pemberian kamu.”
“makasih nicho.”
Dan saat itu jntung meldha berhenti dengan diiringi tetesan air mata meldha yang jatuh di tangan nicho. Tangisan itu adalah tangisan terakhir meldha. dan juga saat itu hujan turun. sama saat nicho dan meldha bertemu.

Keesokan harinya setelah meldha dimakamkan. mama meldha memberi sesuatu kepada nicho.
“nak nicho ini kado terakhir meldha untuk nak nicho.”
“makasih tante.”

Nicho segera pergi ke danau. saat itu juga hujan. nicho membuka kado pemberian meldha yang berisi boneka kesayangan meldha, pesawat ketas dan bunga mawar putih. di dalamnya terdapat surat.

Dear nicho.
Maafkan aku nicho. aku telah pergi meninggalkanmu. aku sangat mencintaimu. jangan kamu menangis lagi karena aku. walaupun aku telah tiada, kamu harus tetap tersenyum. kamu harus membuat aku melihatmu bahagia. jangan pernah melupakan aku nicho. maaf karena aku hanya bisa membuatmu menangis. i love you soo much nicho, aku hanya manusia yang hanya bisa mencintaimu sampai ajal menjemputku.

Saat itu. nicho menangis di tengah hujan sambil berteriak “MELDHA AKU SANGAT MENCINTAIMU”

Cerpen Karangan: I Meldha Azzmy C.T
Facebook: Meldha Azzmy

Cerpen Ku Kan Mencintaimu Sampai Akhir Hayatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Tak Pernah Salah

Oleh:
Jika Tuhan menakdirkan… Tinta pena menyatu dengan kertas.. Jika Tuhan menjodohkan.. Gula dengan air… Mungkinkah Tuhan akan mengizinkanku bersama dia? “Tttttrrrrrr” “Astagfirullah Al’azim” ucapnya dan segera membereskan puing-puing pecahan

Tabir Cinta

Oleh:
Senja merah di langit kini sudah menghilang, bergantikan bulan dan bintang sebagai penghias malam, kuasa Allah menciptakan itu semua, Kuasa Allah juga yang mempergilirkan malam dan siang tanpa pernah

Ketika Cinta Dipertanyakan

Oleh:
Keisha, Rasya dan Sandra sudah berteman sejak mereka kecil. “Bagaimana kalo ntar malem kita pergi jalan?! Mau nggak?!” Rupanya Sandra tengah menggoda Rasya dengan mengajaknya pergi jalan. Ia bahkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Ku Kan Mencintaimu Sampai Akhir Hayatku”

  1. Sulussiyah anif w. says:

    hy,semoga cerpen.ini bisa memotivasi kalian ea….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *