Ku Punya Dua Cinta Yang Selalu Membuatku Menangis

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 24 May 2015

Pada umurku baru beranjak 12 tahun, pada saat itu ku menemukan cinta pertamaku Karina.. Waktu itu, ku hanya menganggap cinta hanyalah main-main saja. Pada saat ku lagi bercanda tawa dengannya, tapi dia terlalu keras denganku, dia selalu memukulku, selalu mencubit pipiku, dan selalu menjewer telingaku seolah dia adalah ibuku. Aku pun memukulnya dengan keras hingga akhirnya ia menangis dan tak mau berkata, lalu dia sms diriku Katanya “Kita akhiri saja hubungan ini” Mendengar ucapannya itu ku tak sanggup berkata apa-apa dan tak sanggup membalas smsnya. Aku pun menangis sepanjang malam tak ada hentinya, karena aku menyesal telah menyakitinya. Hubungan kami pun berakhir dengan kemarahan antara kami berdua, sampai saat ini pun kami tak pernah berkomunikasi satu sama lain.

Ketika umurku naik satu tahun dari sebelumnya, yaitu 13 Tahun, ku sudah mulai cukup dewasa dari pengalamanku untuk menjalin cinta. Pacarku yang kedua namanya Oreza Sativa/Reza. Kisah ku yang kedua sangat menyentuh hati, kami sangat merasa bahagia satu sama lain, tapi ada 1 masalah yang benar-benar membuatku tak berhenti meneteskan air mata bersamanya. Ketika aku mendapat kabar dari temanku sendiri Bobi, dia berkata “Sob ku bukan bermaksud untuk melukai hatimu, tapi tadi ku melihat bahwa Reza pacarmu dipeluk oleh Kakakmu Jeky”
Setelah mendengar itu pun ku langsung pergi menemuinya dan berkata “Apa benar kau dipeluk Kakakku sendiri?” sambil ku menangis
Dia menjawab dengan sedikit gugup “Be… benar darimana kau tahu?”
Aku menjawab “Aku tahu dari temanku dia bilang padaku..”
“Kenapa kau tak menjaga dirimu, Kenapa kau membiarkan itu, Kenapa kau rela dipeluk kakakku sendiri.. kenapa?”
Dia pun kembali menjawab.. “Maafkan aku, aku terlalu lemah untuk menjaga diri.. aku tak bisa melawannya” dia juga berkata sambil menangis lemah
Aku berkata “Lalu kenapa dia memelukmu?”
Dia menjawab “Dia bilang dia suka padaku, tapi aku menolaknya karena aku mencintaimu dan dia langsung memeluk diriku dan memaksaku tapi aku terus menolaknya karena yang ada di hatiku hanya ada dirimu..”
Aku pun langsung memeluk dirinya dan berkata “jangan pernah tinggalkan aku..”
Dia pun masih menangis tersedu-sedu dan tak mampu menjawab perkataanku. Aku terus memeluknya dengan erat dan airmata masih terus mengalir di pipiku.

Beberapa bulan kemudian dia mengucapkan kata putus sambil menangis kepada katanya “Maafkan aku, kita harus putus”
“Kenapa?”
“Aku tak bisa memberitahumu..”
Aku menangis dan ingin bicara padanya, dia langsung pergi dari hadapanku..
Ternyata dia pergi meninggalkan aku entah kemana. Sampai saat ini ku tak mendengar kabarnya. Airmata terus belinang mengiringi Perpisahan kami. Hubungan kami pun berkahir dengan banyaknya jatuh air mata. Aku pun menulis surat untuknya Yang berisi “Selamat tinggal kasihku, ku kan selalu mengenangmu, jangan pernah lupakan diriku yang pernah mengisi hatimu walaupun hanya sementara kuingin kau tahu bahwa engaku takkan pernah tergantikan dalam hatiku, Kusayang padamu”
Lalu aku membakar suratku dan membuat permohonan “Tolong sampaikan Pesanku jika engaku sudah menjadi abu..!!”

Dan aku pun tak mau lagi menjalani sebuah hubungan sampai aku menemukan orang yang paling tepat untukku.. Sampai saat ini ku masih sendiri dan berharap supaya jantung hatiku datang kepadaku sendiri. Berakhirlah kisah cintaku dengan penuh air mata yang tak pernah bahagia dan terlalu banyak luka yang menggores hatiku. sampai saat ini ku masih menunggu bidadari hati yang bisa membuatku bahagia.

Karena ku tahu kepergian mereka telah membuka Pintu bagi seseorang yang lebih baik untuk mengobati rasa sakit ini.
dengan Penuh canda tawa bersama dia nanti.

Cerpen Karangan: Deva Candra Wira Nata
Facebook: Deva Candra Wira Nata

Cerpen Ku Punya Dua Cinta Yang Selalu Membuatku Menangis merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta dalam Sahabat

Oleh:
Hai, gua Rama, gua adalah salah seorang murid yang baru saja memasuki tahun ajaran baru di sekolah. Gua itu orangnya culun, gak pekaan dan lain lain. Bisa dibilang sih,

Senandung Kata Hatimu

Oleh:
Ketika fajar mulai menepi. Saat mentari ingin berbagi kehangatan pada setiap insan di muka bumi, aku telah memijakkan kedua kaki di bawah indahnya naungan cakrawala. Masa putih abu-abu yang

Tersenyumlah

Oleh:
Ana tidak dapat berbuat apa-apa selain hanya berserah diri pada yang kuasa dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri. Seperti layaknya istri pada umumnya, setiap pagi ia menyiapkan keperluan suaminya.

Antara Dia Dengan Dia

Oleh:
Pagi yang cerah, matahari masih bersembunyi di balik dedaunan. Kicau burung bersahutan menambah suasana indah di pagi itu. Ini adalah hari pertama Naura sekolah. Ya, seperti hari-hari sebelumnya, Naura

Sebuah Kisah Klasik

Oleh:
Kuraih sebuah buku hitam berlapis debu, Tertera sebuah tulisan di sampul buku yang sudah sangat kumuh termakan oleh waktu. Kubersihkan beberapa debu yang menutupi tulisan tersebut. “Perpisahan”, Buku tersebut

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Ku Punya Dua Cinta Yang Selalu Membuatku Menangis”

  1. Sarina Ahad says:

    Mnyedihkan 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *