Kucing Tikus

Judul Cerpen Kucing Tikus
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 2 July 2013

“rereretak-retak” setiap pagi udah biasa Rere dikata-katain sama Deka begitu, “eh retak lu udah ngerjain tugas Fisika dari bu Tantri yang Killer itu?” (sambil berjalan mundur ala Michelle Jackson)
“mau tau banget!”
“ih ko jawabannya sewot gitu? nanti tambah retak aja!”
“Dekaaa…!!!” (sambil teriak rere ngejar-ngejar deka dan deka yang gak henti-hentinya bercandain rere”

Di jam pelajaran deka ditanyai oleh temannya “deka, lo suka ya sama rere anak basket yang imut itu?” “hah? gue? suka sama retak-retak?” mulai dari situ deka malah nanya-nanya di depan kaca kamar mandi sekolahnya bak orang gila “dek, deka yang keren! lo suka sama rere?” dan ngejawab sendiri yah mirip lah kaya orgil “iya deka.. lo suka sama rere”

jelas lah ya anak-anak yang lewat di koridor sekolah dekat kamar mandi sekolahnya itu pada ngetawain deka dan mulai menyebar luaskan kata-kata deka barusan. sampai kuping Rere dengar sendiri berita tersebut.

sepucuk surat yang ada di atas meja Rere yang tertuliskan nama pengirimnya yaitu deka.
“rereee…. gue malu mau ngomong langsung sama lo, type cowok yang lo suka itu kaya gimana sih? kaya gue mungkin gak? gue ni kan kece abis lo kaya ga tau aja. bisa ya jawab gimana typenya, dan gue cocok gak jadi type cowok lo?” (rere senyum-senyum sambil ketawa geli ngebaca suratnya)

Ada pertandingan Basket antara sekolah Rere dan sekolah lain, Rere kesiangan bangun padahal kan hari ini ada pertandingan penting, “tiiinn… tiinn, reree… berangkat yok” (suara klakson motor deka dan suara khasnyya). Rere bergegas langsung pamitan dan nyomot roti di meja makannya: “maaa rere berangkat pertandingann, doain menang maa..”

“re! lama amat lo dandan, mana rambut berantakan lagi” (omel deka ke rere) “ahh buruan.. gue kesiangan bangun nih” (rere ngomel-ngomel balik ke deka dengan suara super anehnya kalo lagi ngomel)

pertandingan rere disemangatin oleh deka, dan pertandingannya dimenangkan oleh sekolah rere dengar skor 21 yang banyak masukin bola ke ringnya ya siapa lagi kalo bukan RERE 15 masukan.. Rere seperti biasanya abis tanding mukanya tetep aja imut di mata deka meskipun rere selalu berantakan.

“rame-rame ada apa sih, orang yang menangin pertandingannya aja ada disini lagi ngos-ngosan” (celoteh rere ke temennya Dina)

rere menghampiri keramaian itu dan terpampang jelas poster lebar bertuliskan “RERE MAU YA JADI PACAR DEKA?” dan deka menghampiri rere dengan tampang polosnya (gak biasa-biasanya deka nampang blo’on begitu). tanpa sepatah kata pun rere bergegas pulang dan belum menjawab tembakan dari deka

besoknya.. “ciee ciee kucing sama tikus jadian” gerutu anak-anak di sekolah dihebohkan berita bahwa deka resmi jadian sama rere, rere pu kaget dan sedikit grogi.

6 bulan mereka pacaran dengan peristiwa-peristiwa lucu dan mengharukan ya gimana engga bayangin sendiri aja gimana kucing sama tikus pacaran?.

“deka aku sayang kamu” (teriak rere di boncengan motornya deka) “tumben re ngomong begitu?” “iya aku sadar selama ini aku udah suka sama kamu” jelas rere bilang begitu untuk yang pertama kalinya..

dan “—” detak jantung rere tak bisa diselamatkan dari peristiwa kecelakaan motor kemarin yang mengendarai deka sendiri.

deka membuka surat dari rere “sayang maafkan aku aku gak bisa ngasih apa-apa ke kamu, ini ada sapu tangan untukmu yang kubuat sendiri, mungkin terlalu cepet ngasihnya sebelum tanggal ultahmu, maaf jika aku tak bisa menemanimu di saat ultahmu.. kamu mesti kuat tanpa ataupun ada aku, kamu cinta terakhirku, usap airmatamu dengan sapu tangan ini. i always see you in the sky”. deka membaca surat itu tepat di hari ultahnya dan di makam rere.

Cerpen Karangan: Fern Reynada
Facebook: Fern Reynada
Twitter: @FernReynada

Cerita Kucing Tikus merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pantai Cinta

Oleh:
Dia termenung memandangi langit merekah. Dia sedang memikirkan seseorang yang dulu pernah meraja di hatinya. Seperti sedang mengimbas sesuatu yang menyenangkan hatinya, dia tersenyum. Dia membiarkan rambutnya dibelai angin

Carnation

Oleh:
Mentari pagi menyinari wajahku. Terasa hangat. Desiran ombak mengenai pergelangan kakiku yang telanjang. Air jernih itu terasa segar. Setiap tetesnya membawa kesejukan tersendiri. Angin perlahan meniup rambut ikalku. Aku

Cinta Dicky Buat Kamu

Oleh:
“Eh Cha, kabarnya ada anak baru loh” seru Fana. “Anak baru?” Chacha menoleh Fana. “Iya, cowok Cha” Chacha hanya menggeleng kepala. “Eh.. udah masuk Cha, yuk” ajak Fana. Mereka

Khusnul Khotimah

Oleh:
Namaku Azahrah, saat ini aku berumur 14 tahun. Nama panggilan ku Zahra. Aku mempunyai banyak sahabat maupun teman-teman terutama di sekolah, tapi aku juga mempunyai teman yang tidak suka

Berbalas (Part 2)

Oleh:
Hari sudah sore, ini adalah waktu pertemuan itu. Haris segera menghubungi Sintya dan menanyakan apakah dia mau diantar ke sekolah atau mau sendiri. Melalui facebook Haris memberi pesan pada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply