Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Linangan Air Mata

Tersenyumlah. Menangislah. Ketika tangan ini tak lagi bisa menggenggam tanganmu. Aku tahu kau marah, bingung, sedih. Tidak. Kau tak usah marah, bingung, sedih. Kau harusnya bahagia. Relakan aku pergi atas nama cinta. Aku...

Twinsamora (Part 1)

Diary, November 2009 Hmm, tadi waktu di halte, aku ketemu sama cowok. Dia tu cool banget..! Nggak tau kenapa aku seneng aja merhatiin dia. Tapi, kok aku nggak ada keberanian gitu ya buat sekedar nyamperin? Atau ngasih senyum?...

Biar Sementara Buatku Bahagia

Ini kisahku di saat aku masih duduk di bangku SMP. Dimana saat itu hati senin, aku sedang melaksanakan upacara bendera. Upara belum dimulai, seperti biasa aku dan sahabat ku zulfa sedang bercanda. Tidak disangka aku mengejek...

Penantian Yang Sia-Sia

Sudah sewajarnya kita para cewek sebagai seorang pacar yang setia, ingin sekali melihat kekasihnya ada di dekat kita. Tapi aku berbeda, sudah sebulan ini di tinggal kekasihku merantau untuk mendapatkan cita-citanya. Aku tak...

Secarik Kertas

Matanya memerah, kulihat begitu dalam kesedihan yang dia pancarkan. Aku takut aku akan merasa iba padanya, “kita putus” dan lagi aku tegaskan kata itu kepadanya. Seketika itu pun airmatanya mengalir deras, dan aku beranjak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply