Love In Class

Cerpen Karangan: ,
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 9 July 2014

Di pagi hari yang cerah tria berjalan bersama temannya yaitu Eva dan Nisa, mereka bersahabat dari kecil, mereka begitu dekat, ketika di perjalanan mereka bertemu dengan 2 orang cowok yang pertama namanya Firman dan cowok yang kedua bernama Ahmad.
“Assalamualaikum” kata Firman kepada 2 cewek itu
“Wa’laikumsalam” jawab tria
“mau berangkat sekolah ya?”
“iya, kamu gak masuk kelas?”
“sebentar lagi kok”
“ya udah kita bertiga duluan ya!” jawab Eva.

Bel pelajaran pun berbunyi “teeeet…” semua murid pun masuk kelas. Ketika di kelas tria duduk bersebelahan dengan Firman. Jam pelajaran pun berlangsung, pelajaran demi pelajaran telah dilalui oleh tria dan teman-temannya.

Waktu istirahat
“ke kantin bareng yuk” ajak Firman kepada tria
“ya terima kasih, aku mau ke kantin bareng Eva dan Nisa”
“oh ya duluan ya”
“iya” jawab tria.

Ketika sedang asyik-asyiknya bercanda dan bercengkrama tiba-tiba bel masuk berbunyi “teeet…” pelajaran demi pelajaran pun selesai, semua membludak berhamburan ke luar kelas dan langsung pulang dan tidak pergi kemana-mana lagi, mereka bertiga menunggu busway di halte, tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras dan akhirnya tria pun dijemput oleh supirnya, “neng tria, ayo cepet masuk neng” kata mang Dadang sopir tria
“iya mang bentar mang, oh ya eva, nisa mau ikut aku gak?” kata tria kepada kedua temannya
“oh ya boleh” kata eva

Perjalanan demi perjalanan telah terlewati oleh tria dan kedua temannya, sesampainya di rumah.
“ya allah, tria kamu hujan hujanan ya?”
“gak kok mah tadi kehujanan”
“ya udah sekarang mandi, ganti baju abis itu langsung shalat trus abis shalat langsung makan ya”
“iya mah”

Ketika di kamar ia bertanya kepada dirinya sendiri “kenapa ya firman perhatian banget sama aku, aneh banget, ah dari pada mikirin itu lebih baik aku belajar ah” gumam tria

Malam pun telah tiba, tria pun membaringkan tubuhnya di atas kasur yang empuk nan nyaman.
Pagi pun telah tiba, tria pun dijemput kedua temanya, “tria ayo cepat” kata Eva
“iya tunggu” jawab tria
“tria kamu gak sarapan”
“nanti aja di sekolah” jawab tria.
Mereka bertiga langsung pergi menuju sekolah menggunakan mobil tria.

Ketika sampai di depan kelas, tria menabrak firman, gubrak… “aw… aduh sakit” kata tria
“tria kamu tidak apa apa kan” tanya Firman kepada tria
“gak apa-apa kok, Cuma kakinya keseleo!”
“oh maaf ya tria aku gak sengaja” kata Firman
“oh gak papa kok, seharusnya aku yang minta maaf ke kamu, soalnya minuman kamu jatuh gara-gara kecerobohan aku” kata tria dengan nada bersalah
Mereka pun berpandangan
“kok aku jadi deg-degan sih” kata tria dalam hati
“aku bawa kamu ke kelas ya” kata Firman
“gak usah, aku bisa sendiri kok” balas tria
Tiba-tiba “aw, sakit”
“tuh kan apa kataku juga” tiba-tiba Eva datang dengan tampang muka marah dan berkata
“ikh, alay…”
“eva kakiku keseleo, sakit banget”
“oh keseleo ya udah aku bawa kamu ke kelas!”

Ketika di kelas Eva cerita kepada tria bahwa eva cemburu melihat tria dan Firman berduaan.

Setelah kejadian itu Firman pun langsung menembak Fitria, ternyata Fitria juga suka dengannya dari pertama bertemu, akhirnya mereka pun jadian. Melihat semua itu Eva pun semakin panas, ketika itu tiba-tiba Ahmad datang dan Ahmad pun langsung menembak Eva, akan tetapi Eva tidak suka terhadap Ahmad, Eva pun memikirkan jawaban buat ahmad yang sedang menunggu jawaban dari Eva.

Setelah seminggu Fitria dan Firman jadian mereka pun pergi ke taman, ketika di taman tiba-tiba Fitria terjatuh dan mengeluarkan darah dari hidungnya, Firman pun kaget dan langsung membawa Fitria ke rumah sakit.

Setelah di rumah sakit Firman langsung menghubungi keluarga Fitria, dan ternyata Fitria mengidap penyakit kanker darah. Dan pada saat itu Firman pun menagis dan berdoa tuk kesembuhannya.

Setelah beberapa hari lamanya di rumah sakit, Fitria sudah boleh pulang kata dokter, Akhirnya Firman pun bahagia karena kekasih hatinya telah sembuh dari sakit. Mereka kembali lagi ke kelas dan ternyata Eva dan Ahmad sudah jadian seminggu yang lalu, akhirnya mereka berempat bahagia karena sudah mempunyai pasangan masing-masing.

Di saat sedang berbahagia Fitria kembali lagi mimisan dan langsung dibawa ke rumah sakit, ternyata penyakit tria semakin hari semakin parah dan langsung dibawa ke rumah sakit dan dalam keadaan koma.

Dan tria pun sadar dari komanya dan Firman, Eva, Nisa dan Ahmad pun bahagia melihatnya tapi mungkin allah berkehendak lain, saat berpegangan tangan tiba-tiba tria berbicara “mamah, papah maafkan aku karena aku sudah menyusahkan kalian semua, dan buat kamu Eva aku tau kalau kamu suka sama Firman, Eva tolong jaga keluarga ku dan terutama tolong jaga Firman, aku sayang kamu Firman, i love you!”
Setelah tria berbicara seperti itu tria pun memejamkan mata dengan perlahan dan menghembuskan nafas terakhirnya dan akhirnya fitria pun telah tiada, dan Firman pun keluar dan berteriak “FITRIAAA… mengapa kau meninggalkan ku begitu cepat”

Setelah Fitria tidak ada kehidupan Firman pun berbeda sekali dengan firman yang dulu, Lalu ia melanjutkan sekolahnya ke Amerika dan Akhirnya Firman pun menemukan pengganti tria.

Cerpen Karangan: Awalinda dan Ain Nur Muthia
Facebook: Ain Muthia / Aziz Suhandi
Pengirim: Aziz Suhandi

Cerpen Love In Class merupakan cerita pendek karangan , , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Surat Tersimpan

Oleh:
“Entah karena terbiasa atau aku memang menyukainya, padahal dulu perasaan istimewa ini tak ada untuk dirinya” gumam dalam hati Aryan yang melamun di gerbang kampus. “Kamu melamun..?” Aryan hanya

Laki Laki di Tengah Hujan

Oleh:
Masih setengah perjalanan menuju rumah, rintik hujan mulai turun menerpa tubuhku. Hari semakin gelap dan jalanan begitu terasa sepi, mungkin orang-orang enggan untuk keluar dan lebih memilih bermalas-malasan di

Akhir Indah Sebuah Pengkhianatan

Oleh:
Ini adalah kisah 2 orang sahabat yang ada senang dan sedihnya. Mereka adalah mikha dan santi, mereka telah lama bersahabat dan selalu bersama apapun yang terjadi, sejak kecil mereka

Ketika Senja Tak Lagi Sama (Part 3)

Oleh:
Christy terdiam memandang langit senja sore itu. Di balkon kamarnya hanya seorang diri. Semilir angin yang berhembus, sesekali menghapus air matanya. Namun lagi-lagi cairan bening itu kembali mengalir dari

Kesetiaan Hujan (Part 1)

Oleh:
“Jika kau tahu. Menunggu adalah hal yang amat menyebalkan bagi pria. Tapi akan terasa indah jika kau menunggu cinta. Namun bagaimana jika nantinya penantianmu itu sia-sia? Apa yang kau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *