Maafkan Aku Egar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 11 August 2020

Tes…
Air mata itu jatuh kembali di pipi chubby seorang gadis. Ia terus memikirkan perasaan yang notabene adalah mantan pacarnya
‘Maafkan aku’

Gadis itu tengah menikmati angin di dekat rumahnya. Tiba-tiba sebuah tangan melingkar di pinggang sang gadis.
“Sejuk banget ya” Ucap lelaki itu.
Gadis itu tak menghiraukan ucapan sang kekasih. Dia terus menikmati angin itu. Sang kekasih lalu membalikan badan sang gadis supaya menghadap kearahnya.

“Hari ini aku akan bertemu dengan keluargamu” Ucap lelaki itu.
“Apakah kau serius?” Tanya sang gadis dengan antusias.
“Aku serius, Cessa Anggar” Ucap lelaki itu.
Dengan senangnya, Cessa memeluk sang kekasih.
“Terima kasih Egar”.

Egar telah berhadapan dengan Ayah Cessa.
“Maafkan aku nak Egar”.
DEG.
Hati Egar mulai khawatir dengan permintaan maaf dari sang Ayah Cessa.
“Maksud ayah?”. Cessa mula merasa cemas.
“Kami sudah mendapatkan calon suami untuk Cessa”.
JLEB.
Hati Egar bagai ditusuk oleh ribuan jarum, begitupun dengan Cessa.
“Ayah tapi Cessa pilih Egar”. Air mata Cessa sdah tak bisa dibendung lagi.

“Assalammualaikum”. Terdengar suara lelaki sambil mengucapkan salam.
“Waalaikumsalam”.
Terlihat seorang lelaki gagah yang mengenakan jaket kulit sambil membawa bunga.

“Cessa kenalkan ini Galih, calon suami kamu” Ucap Bunda Cessa.
Egar sudah putus asa, dia tak bisa mengganggu keputusan keluarga.
Egar keluar dari rumah Cessa.
“Egar!!” Panggil Cessa.
Cessa ingin mengejar Egar namun tangan dan tubuhnya ditahan oleh Galih dan Ayah Cessa.
“Ayah lepaass… Egarr.. hikss… hikss.. Egarr!!” Teriak Cessa ditengah isakan tangisnya. Namun semuanya sudah selesai. Galih yang akan menggantikan posisi Egar sebagai calon suami Cessa.

‘Maafin aku Egar’.

Cerpen Karangan: Melati Ratna Puri
Blog / Facebook: Nihon’noanime Jasumin

Cerpen Maafkan Aku Egar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Catatan Terakhir (Part 1)

Oleh:
“Allahu Akbar, Allahu Akbar,” kumandang adzan terdengar menggema di telinga Annisa, membangunkan dia dari mimpi indah semalam, keliling spanyol bertemu dengan pemain bola idolanya David Villa. Dengan mata sayu

Rintihan Di Balik Atap Kumal

Oleh:
Belasan itik bergerombol, berbaris rapi memasuki kandang kumuhnya. Bersuara seakan sedang menyerukan kesenangannya. Terlihat seorang wanita tua mendekati kandang itu dengan ember dedak di tangannya. Dia berbicara lembut kepada

Maafkan Aku

Oleh:
Ketika seminggu sebelum Hari Perayaan Natal tiba, aku duduk merenung di teras rumah milik kakakku. Namaku Victoria Ashley dan sering disapa dengan sebutan Vivi. Aku baru kelas II SMA,

Cinta Tak Harus Memiliki

Oleh:
“Empek-empek ageetttttt…” suara merdu itu yang kurindukan setelah 4 tahun lamanya aku tak mendengar suara itu. Selalu terlintas dalam pikiranku dan menemaniku sepanjang perjalanan pulangku. Bahkan sesekali aku menyanyikan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *