Menjer Love Story

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 14 June 2014

Siang itu aku main ke tempat kos pacarku.. Disana terlihat sepi dan ternyata “woey.. Siswa n siswi” ada suara cowok dari lantai 2. Sontak saja aku kaget dan mencari sumber suara itu.. “emm ternyata kamu toh hai cowok aliran hitam” balasku.

Hari berganti bulan dan tahun pun berganti aku sering ke kos cowokku dan pasti lah aku bertemu teman 1 kos dia yang ku sebut si nunug dia doyan minum, tiap dekat dia baunya beuhh alk*hol banget, tapi dia cowok yang bestfriend buatku apalagi ketika aku galau tak tau kenapa setelah aku mengambil kuliah profesi hidupku berubah setelah jalan 4 tahun aku putus dengan pacarku.

Seperti biasa aku curhat dengan nunug dan tanpa kusadari aku mulai jatuh cinta padanya “nug, aku suka sama kamu” itulah smsku ke dia, tiada balasan besoknya aku memberanikan lagi untuk sms “kenapa diam nug?” seperti biasa tak ada jawaban.. Aku pun bingung, tak kusangka malamnya dia balas besok aku ujian skripsi “semangat ya, maaf ganggu konsentrasimu.. I will wait u” jawab sms ku siangnya dia ke kosku,

Kami pun memutuskan untuk jalan ke boyolali, tepatnya di puncak pantauan gunung merapi. Aku memulai percakapan “gimana jawabanmu?” “jawaban yang mana?” dia pura-pura gak tau.. Aku pun cemberut.. Akhirnya dia berkata “kamu kan tau an, aku itu adalah teman 1 kos mantanmu, apa kata anak anak kampus ketika mereka tau kita dekat”. Aku masih diam, yupz benar kata dia ntar dikira teman teman dia menghianati mantanku. “kenapa harus bingung toh kita berhubungan setelah sama-sama putus” jawabku ketus.

Akhirnya kami diam “emang kamu serius dekat sama aku an?” tanya nug padaku.. Aku masih diam sambil mengamati keindahan puncak merapi.. Sampai akhirnya “emmuachh” aku kecup pipinya, dia kaget dan menatapku.. “aku 5 rius bahkan berius rius sama kamu nug” jawabku. Dia pun membalas mengecup pipiku. Sejak saat itu kami berpacaran yah sahabat jadi cinta..

Tahun berganti dan orang tua kami merestui sampai pada suatu ketika.. Bapak nug meninggal padahal beliau adalah orang yang paling mendukung hubungan kami lewat 1 tahun setelah bapaknya meninggal, aku menanyakan kejelasan hubungan kami.. Tanpa jawaban yang pasti dari nug, aku pun dimarahi orangtuaku karena temanku seangkatan sudah menikah dan punya anak..

1 bulan penuh nug tidak memberi kabar padaku sampai akhirnya ada cowok mendekatiku spontan saja aku yang sedang galau memberi dia sinyal. Tapi penantian kabar dari nug tetaplah ku tunggu, sampai akhirnya aku memutuskan mendatangi kotanya di dataran dieng kami bertemu di telaga menjer wonosobo.

Pagi itu udaranya sejuk ada kabut menyelimuti dieng. Kami berdua diam, dan aku menjelaskan semua. Dia tetap tidak merespon. Aku pun memutuskan pulang ke kotaku dengan hampa dan aku sebentar lagi akan menikah dengan orang lain. Setelah 2 tahun pun menjer tetaplah jadi saksi bisu akhir cintaku buatku cinta adalah persahabatan hidup sekali, mati sekali, menikah 1 kali dan mencintai sekali dalam kalimat sederhana aku merindukanmu nug dalam bahasa dunia, kaulah hidupku sampai kutuliskan cerita ini, nug sudah menikah dan sedang menunggu buah hatinya lahir ke dunia, dan aku juga sedang menunggu anak ke 2 ku lahir.

Cerpen Karangan: Ana Reeta
Facebook: Beeyunge Rainzu

Cerpen Menjer Love Story merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketika Cinta Itu Pergi

Oleh:
“kringgg…” bel sekolah berbunyi. itu tandanya sudah waktunya masuk kelas. “awww… sorry” ucapku ketika aku tak sengaja menabrak seseorang. kepalaku menunduk, aku takut dia marah padaku. “udah gak papa

Pertemuan Singkat

Oleh:
Bermula dari pertemuan yang singkat dengannya. Aku merasakan ada perubahan pada diriku. Dulu aku yang selalu murung dan tertutup. Tetapi setelah aku kenal dengan Dika semuanya berubah, aku jadi

Semata Kamu

Oleh:
Kamu tau kan kalau coklat itu rasanya manis, tapi sayangnya cuma sebentar. Lain halnya dengan perasaanku sekarang, untung saja hatiku bukan coklat atau kue yang nikmatnya sesaat karena aku

Surat Terakhir

Oleh:
Dan Seterusnya Rasa Ini Selelu Terjadi… Dan Tak Pernah Berkurang… Hatiku Hanya Untuk Dirimu… Aku Bahagia Hanya Bila Kamu Bahagia… Cinta Cinta Cinta… Aku Jatuh Cinta… Prok… prok… prok…

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *