Miss You Chomell

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penantian, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 15 March 2014

“Aduh kemana sih nih anak, dicariin dari tadi gak nemu-nemu” gerutu Avie dalam hati sambil terus mencari adiknya. Sampai di ujung jalan dia berhenti sejenak dan menoleh ke kiri dan kanan namun hasilnya masih nihil, lalu pandangannya terhenti pada sosok lelaki asing yang tengah duduk bersantai menyaksikan aksi para bocah cilik di lapangan. “Dia siapa yah?” tanyanya dalam hati namun langsung berpaling dan pulang ke rumahnya.

Di sekolah.
Treengg.. treengg.. treengg. Bel tanda masuk berbunyi, para murid pun segera masuk ke kelas masing-masing.
“Pagi anak-anak” sapa Bu Ramona wali kelas X A.
“Pagi Bu” balas para murid.
“Pagi ini kelas kita kedatangan murid baru”.
“Siapa yah” pikir Avie.
“Silahkan masuk nak”.

“Sekarang perkenalkan diri kamu”.
“Hy guys, kenalin nama gue Samuel Putra Vinnoscha, kalian bisa panggil gue Sam. Gue pindahan dari …. (salah satu SMA Negeri di Jakarta).
“Baik Sam, sekarang kamu duduk di kursi kosong belakang sana” kata Bu Ramona.

“Loh dia kan cowok yang kemarin sore, oh pindahan toh” gumam Avie dalam hati.

Di pagi hari.
Avie bermaksud keluar ingin membeli makanan untuk sarapan pagi. Di tengah jalan dia melihat Sam berdiri di ujung jalan memandangi lapangan kosong. “Loh itu kan Sam si anak baru itu, ngapain dia disitu, waduh udah rapi bener lagi nih kan baru jam stengah 7. Dasar anak baru” ucap Avie dalam hati.

Di kelas.
“Nah anak-anak, silahkan lanjutkan tugas yang Ibu suruh, Ibu mau ke ruang Kepala Sekolah dulu”.
“Iya Bu” serentak para murid.
“Ricky kamu awasi teman kamu ya” perintah Bu Ramona kepada Ricky, Ketua Kelas, sembari meninggalkan kelas.
“Siap Bu!” jawab Ricky.

Avie dan Shila pun melanjutkan tugas yang diberikan sambil berbincang-bincang. Namun, tanpa sadar sesekali mata Avie melirik ke arah Sam. “Hm kalau dilihat-lihat Sam ternyata cakep juga, manis lagi” bisiknya dalam hati sambil tersenyum.
“Hello, Vie lo gak dengerin gue ya?” tanya Shila sambil melambaikan tangannya di depan wajah Avie.
“Aa.. aah.. iya iya sorry lo tadi ngomong apa?”
“Hudew.. gak ada siaran ulang deh. Lo lagi ngelihatin siapa sih dari tadi?” tanya Shila penasaran.
Avie hanya diam menanggapinya dan kembali melirik ke arah Sam.
“Haa gue tau, lo ngelihatin Sam yaa?” serunya dengan nada agak tinggi.
“Iih hush gak usah kenceng-kenceng deh, ntar ada yang denger!” bentak Avie sembari menutup mulut Shila.
“Hm iya iya. Aaa lo naksir ya sama si Sam? Ngaku gak?”
Avie membalasnya dengan senyuman. “Hm abis dia kalau dilihat-lihat manis juga, keren lagi” jujurnya.
“Haha emang iya kali” balas Shila.

Hari berganti hari, Avie mulai dekat dengan Sam walaupun komunikasinya hanya sepatah dua kata. Tapi denger-dengar, Sam suka sama Avie. Avie yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum senang sambil berteriak dalam hati, “Aah gue juga suka sama lo Sam”.

Suatu waktu di kelas.
“Eeh Vie gue kemarin sempet denger dari temen-temen kalau Sam tuh naksir sama lo!” tegas Shila.
“Hm ya gue udah tau kali” ucap Avie dengan nada datar tapi dengan sedikit senyuman.
“Cieehh.. cieehh.. naksir-naksiran dong nih haha. Eeh tapi kalau yang ini lo pasti belum tau”
“Apaan?”
“Gue kemaren kan lagi jalan nih, terus gue lihat si Sam gak tau sama siapa. Awalnya gue mau nyapa dia, tapi gak jadi karena gue sempet denger nama lo disebut-sebut gitu. Yaa gue nguping aja. Dan dia bilang gini nih. -Avie orangnya cantik ya, manis, pinter lagi-.” Ceritanya panjang lebar.
“Serius lo Shil?!” seru Avie.
“Yaelah sejak kapan sih gue bohong”
“Aahahau iya iya gue percaya kok sahabatku yang paling manis” ucapnya sambil memeluk Shila.
“Huh tumben banget panggil manis, kucing kali manis” kata Shila sambil memanyunkan bibirnya.
“Haha serius kali Shil”

Tak terasa liburan semester hampir tiba, teman-teman Avie tengah sibuk berkicau kemana mereka akan berlibur. Avie hanya diam saja dan tak terlalu memikirkan hal tersebut. “Ehh Vie, libur nanti lo mau kemana?” tanya Shila. “Tau” singkat Avie. “Iih gak seru deh!” kesal Shila. Avie hanya diam menanggapinya.

Di rumah.
“Vie, mau ikut gue gak ke Bogor? Dah lama nih gak kesana” rayu Elsa sepupunya. “Hm cuman berdua?” tanya Avie. “Iya” jawab Elsa. “Hm ya udah deh gue mau, lagian gue juga dah kangen sama orang disana”. “Yes, oke lo beres-beres gih, lusa kita berangkat yah” ucap Elsa seraya meninggalkan Avie.

Selama di Bogor Avie menikmati liburannya. Dan tak terasa liburan pun hampir berakhir. Dia pun bersiap-siap untuk kembali ke rumahnya di Bandung. “Yah dah mau sekolah lagi nih, gak papa deh gue juga dah nggak sabar mau ketemu si Sam lagi” ucap Avie lalu menutup jendela kamarnya dan tidur karena dia harus berangkat pagi besok.

Setibanya di rumah, Avie pergi ke rumah Shila dan hendak menanyakan kabar Sam. Tapi yang dia dapat hanya kabar kepergian Sam.
“Vie, si Sam kemarin katanya pulang tuh ke tempat asalnya di Jakarta, dia nitip salam buat lo” terang Shila.
“Hah? Pulang? Gak bakal balik lagi dong?” tanya Avie dengan nada terkejut.
“Yee gak usah kaget gitu dong, budek nih gue!” tegas Shila.
“Ya maaf, emang dia perginya sampai kapan?”
“Yaa mana gue tau, emang gue nyokapnya”
“Iih Shila gitu deh” kesal Avie.
“Ya udah kali, yang penting kan dia nitip salam sama lo, daripada nggak sama sekali” ucap Shila.
“Iya sih” kata Avie. “Tapi kan gue pengen lihat dia buat yang terakhir kalinya, walaupun gue gak tau kapan dia balik. Sam lo kok jahat banget sih ninggalin gue, gue kan belum bilang kalau gue sayang sama lo” gumamnya dalam hati dengan wajah cemberut.

6 tahun kemudian
“Dah 6 tahun semenjak kepergian lo Sam, dan gue masih gak bisa lupain lo. Gue gak tau kenapa, setiap gue berusaha ngelupain lo eeh lo malah muncul dalam khayalan dan mimpi gue. Aneh! Padahal belum tentu lo mikirin gue. Huft.. gue harap sih lo tetep simpen perasaan lo yang dulu. Dan gue harap apa yang dulu lo rasain bukan sekedar “cinta monyet” atau “cinta sesaat”. Semoga penantian gue ini gak sia-sia dan jarak bisa mempertemukan kita seperti dulu lagi. Miss you My Chomell

Cerpen Karangan: Maria Rathinezpha Sahputry Pengembara
Facebook: Lavign’Mariirathy Sahputrysa Pengembara
Hy guys kenalin gue Rathi. Ini cerpen pertama gue. Maaf ya kalo kurang bagus. Happy reading 🙂

Cerpen Miss You Chomell merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tunggu Aku Pulang

Oleh:
Suara tangisan seorang bayi memecah keheningan malam, di sana di sebuah rumah tua bergaya dan berornamen jawa, Surti melahirkan seorang bayi laki-laki yang dibantu oleh bidan desa. Bayi laki-laki

Sahabat Jadi Cinta

Oleh:
Semuanya berawal dari persahabatanku dengan Sindy sejak kami SMP sampai sekarang kami berdua sudah masuk SMA. Walaupun kami berdua tidak satu kelas tetapi kami sering bertemu pada saat bel

Benang Merah Penghubung

Oleh:
Jam menunjukan pukul dua siang. Pukul dimana saat-saat yang bagus untuk menikmati tidur siang. Di sebuah kelas terlihat beberapa murid melakukan rutinitas mereka yaitu tidur siang. Termasuk siswi yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *