Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Hujan Musim Semi

Hujan masih mengucur deras. Baru beberapa menit aku duduk di kursi ini. Memandangi tetes-tetes hujan yang tak berhenti. Sekolah berakhir setengah jam yang lalu. Aku enggan beranjak dari ruang kelas ini karena hawa dingin...

Kesandiwaraan Semata

Malam itu, aku duduk termenung di sudut kamar. Pesan singkat dari Rossi sahabat Merry kekasihku, telah membuat ku termenung diam seribu bahasa. Tatapan mataku seakan tak kuat membendung air mata yang ingin menetes. Ku akui...

Waiting For The Time

Waktu berjalan begitu cepat. Dahulu Anggun begitu memuja-muja Reva meskipun mereka belum saling mengenal. Sejak pertama kali bertemu, Anggun sudah merasakan sesuatu yang beda. Akan tetapi Anggun selalu bersabar menunggu saat...

Kisah Yang Tak Akan Pernah Berakhir

Kini aku hanya duduk sendiri di atas rumah beratapkan langit beserta hiasannya yang indah yaitu bintang, namun malam ini bulan tak begitu terang karena terhalang langit petang. Melihat itu semua aku teringat akan kisahku...

Cinta Tak Semanis Lolipop

“Hei kenapa nangis?” Tanya seorang bocah laki-laki kelas 5 SD berkulit putih dan berparas ganteng. “Aku jatuh dari sepeda ini dan kayanya kaki aku terkilir, sakit banget. Hiks” Jawab anak perempuan berambut panjang...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Perpisahan Berakhir Dengan Air Mata

  1. faiqotul muniroh 1 September, 2013 at 5:03 am | | Reply

    terimaksih sudah mau memuat cerpen saya yang seharusnya belum layak ditampilakan.

  2. Entice Fakochiroki 27 April, 2014 at 2:07 pm | | Reply

    Nice……

Leave a Reply