Pertemuan Singkat Alia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 5 November 2016

Sesuatu yang tak pernah dibayangkan telah terjadi, dia seorang yang memberi apa yang didapatnya kepadaku ternyata memberi perhatian dan tatapan yang lebih, dia bahkan seorang yang telah kuanggap sahabat. Namun dari pandangan mata serta senyumannya telah memberi jawaban rasa yang telah kupendam sebelumnya.

Hingga suatu saat aku chat dengannya suatu malam pun kami berbalas-balasan inbox di facebook, terbawa suasana aku telah mengatakan bahwa aku sangat suka dekat dengannya karena dia telah memberiku kekuatan dikala aku kewalahan menghadapi masa-masa sulit di sekolah.

Sehingga aku berkata tidak mungkin aku mendapatkan hal lebih darimu karena aku hanyalah bulan yang jadi pengagum bintang dan tidak sanggup bersaing dengan yang lain. Tapi dia membalas apa salahnya jika mencoba dulu jangan menyerah, sehingga aku berani mengatakan aku sayang padanya.

Dan malam itu pun aku serasa mimpi ternyata dia juga menyatakan bahwa menyayangiku dan langsung mengatakan I love you. Tapi kebahagiaan itu hanya berlangsung 2 minggu waktu kebersamaan, aku pergi prakerin, dia tinggal di tempat kerjanya sehingga jarak mulai terasa. Aku berharap setelah pulang prakerin ketemu lagi tapi kenyataan pahit yang harus kuterima, dia pindah kerja di luar provinsi, betapa hancur hati ini sulit menerima kenyataan. Mataku perih tidak bisa berhenti meneteskan air mata. Aku belum bisa melepas kepergiannya.

Semenjak kepergiannya aku hanya bisa berpikir positif bahwa dia akan kembali meski terkadang takut dia akan berpaling, apalagi kadang-kadang ponselnya sibuk, membuat aku semakin takut untuk kehilangan dan kadang cara bicaranya yang pernah membuatku tersinggung, namun kuserahkan pada tuhan semoga kami bersatu.

Cerpen Karangan: Melia
Facebook: Melia Susanti

Cerpen Pertemuan Singkat Alia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kenangan di Sudut Taman

Oleh:
Pada akhirnya, aku harus pergi. Tinggalkan sudut taman yang penuh dengan kenangan ini, setelah sebelumnya aku menunggu dan menantikan kau kembali. Tak kulepas air mata ini, meski embun datang

Boi!

Oleh:
Sejak baru bisa berjalan, aku percaya seseorang akan mencintaiku apa adanya. Namanya Julia. Sejak kecil kami selalu bermain bersama, makan bersama, bahkan jalan-jalan bersama. Aku yakin, bahwa Julia disiapkan

Lady’s Diary

Oleh:
Diari ini masih tetap berdiri, bersandar pada dinding kamarku. Di cover depannya tertulis Lady’s Diary. Ibumulah yang menyerahkan buku itu malam tadi. Lembar demi lembar berisi tulisan tanganmu bergaya

Selamat Jalan Sahabat

Oleh:
Hari ini aku dan Claudia sahabatku pulang sekolah dengan menaiki angkot, tidak seperti biasanya. Biasanya kami pulang sekolah selalu dijemput oleh kakakku. Tetapi karena kakak sedang sibuk kuliah jadi

Satu Tahun Kepergianmu

Oleh:
Sudah satu tahun berlalu aku ditinggalkan cinta, kesedihan masih menyelimuti kepergiannya, masih tergambar jelas wajahnya, dan setiap malam aku selalu menangisinya. Setiap hari aku kunjungi pemakamannya lalu ku kecup

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *