Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Wedding Dress

Pagi itu mentari bersinar cerah, tak sedikitpun ia berhenti memancarkan cahaya. Aku duduk termenung sendiri pagi itu. Pandanganku memburu tajam pada sebuah cincin pernikahan yang kupegang. Tak berapa lama aku dikagetkan dengan...

Si Penulis Surat Misterius

“Fiuh, hampir saja kau telat Mel, Lihat tuh jam tangan lu! Pukul berapa sekarang hah?!” Kira menghampiriku. “Aku sih cuek!” Sergahku tanpa beban sambil berlalu menuju ke tempat dudukku di kursi nomor...

Penantian Yang Sia-Sia

Sudah sewajarnya kita para cewek sebagai seorang pacar yang setia, ingin sekali melihat kekasihnya ada di dekat kita. Tapi aku berbeda, sudah sebulan ini di tinggal kekasihku merantau untuk mendapatkan cita-citanya. Aku tak...

Diary Abangku

Ini aku tulis untuk menjadi kenangan bagi kalian yang membaca ini karena perjalananku tidak akan panjang lagi, garis akhirku terasa semakin dekat. Aku tidak tahu darimana semuanya ini berawal. Aku hanya ingat aku terjatuh...

Yang Tersisa Dalam Ingatanku

Angin musim gugur berhembus perlahan menerbangkan dedaunan. Menyibakkan rambut hitam legam yang terurai bebas. Maura, gadis yang tengah termenung di sebuah kursi kayu tua. Fokusnya hanya tertuju pada daun-daun yang menghampar...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply