Raka dan Rika

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 6 April 2015

Raka itulah yang aku kagumi, yang aku sayangi. Raka aku mencintaimu, menyayangimu. Aku hanya ingin kau tau tentang hati ini, Raka kapan kau mengetahui isi hatiku? kau lah cinta pertamaku.

Hari ini seperti biasanya, aku menginjak kakiku ke sekolah untuk melaksanakan tugasku sebagai seorang pelajar. Sambil menanti bus sekolah, aku teringat kau Raka. TET… bus sekolah sudah ada di depanku, lalu kunaikkan kakiku ke dalam bus sekolah. “Kok penuh sih” gerutuku dalam hati. “Duduk disini aja ka… mumpung masih ada satu dari pada berdiri” ajakmu padaku. Aku pun menuju kursi tawaranmu, wah aku beruntung bisa duduk di sampingmu.

Sesampai di sekolah kau mengulurkan tanganmu padaku, apa maksudnya Raka? “Rika aku mau mengobrol sesuatu padamu, bolehkah?” Tanyamu padaku. “Boleh… ngomonglah, aku akan mendengarkannya” “ka… aku sayang aku cinta padamu” Raka apa yang kau katakan padaku, apakah ini mimpi? atau kenyataan? “Aku juga” kataku padamu. “Jadi… kamu mau jadi pacarku?” Aku pun menganggukkan kepalaku. senyuman indah itu mengembang di bibirmu dan seraya menarik tanganku menuju ke kelas.

Baru 3 bulan aku berjalin kasih padamu, waktu memisahkan aku dan kamu. Aku sedih Raka, kesal Raka aku benci dengan perpisahan ini Raka. Aku menghampirimu “Raka aku ingin mengatakan padamu, tapi berat rasanya untuk mengatakan padamu” Kataku padamu sambil menitikkan air mataku karenamu. “Katakanlah aku pasti mendengarkannya” katamu seraya menghapus air mataku. “Aku akan pindah ke Surabaya ikut tugas ayahku” “hah… apa? ka aku akan mencintaimu walaupun di ujung dunia” lalu kau memelukku, memelukku disini untuk terakhir kalinya aku di jakarta. Raka… pintu hati ini hanya terbuka untukmu dan takkan kubuka pintu hati ini untuk orang lain selain dirimu.

Sudah 22 bulan aku dan dirimu berpisah, aku rindu kau Raka. Sudah beberapa hari ini kau tak menghubungi aku, apakah kau mempunyai penggantiku? tiba-tiba Hpku berdering menandakan sms masuk.

To: Rika
Rika kita putus

By: Raka
Raka teganya dikau memutuskan diriku, katamu kau akan setia… setia mencintaiku walaupun di ujung dunia. Raka aku akan melupakan dirimu… dirimu yang telah menyakiti hatiku menyakiti perasaan ini.

Walau kau telah memutuskan hubungan ini, takkan kubuat sedih hari perpisahan ini. Aku akan kembali ke Jakarta, akan kubuktikan diriku menjadi seorang yang terbaik

SELESAI

Cerpen Karangan: Tiara Rinanty
Facebook: Nisa Iin
“Hai… nama ku Tiara rinanty, aku lahir di Dumai, 22 november 2001. Sekarang aku bersekolah di MTsN pelintung, dan juga aku kelas 7A. Kalo kalian mau berteman denganku hubungi aja ya no 081312099195. Jika cerpenku jelek coment aja ya… ku tunggu”

Cerpen Raka dan Rika merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Terima Kasih Waktu

Oleh:
“Jujur. Terkadang melakukannya adalah sebuah keharusan. Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk aku melakukannya”. Itu adalah kata pembuka yang sangat tidak asik untuk didengarkan saat senja yang indah

Semuanya Berwujud Kamu

Oleh:
Hujan, Di bawah kanopi halte bus di pinggiran taman kota denggung yogyakarta.. Tak ada yang spesial sebenarnya, Jogja masih sama seperti beberapa bulan yang lalu, lampu warni-warni di pinggiran

Hafsah dan Replika Purnama

Oleh:
Seperti biasa, langit yang cerah tak memberikan isyarat apapun tentang sesuatu yang akan terjadi hari ini. Kepulan asap dari permukaan secangkir teh seakan menari mengiringi waktu santai di akhir

Heart

Oleh:
Aku melangkah menuju ruang tunggu di rumah sakit ini. Ibuku melarangku untuk menemaninya berkonsultasi dengan dokter yang menangani penyakitku. Dengan bosan, aku pun menuju ruang tunggu. Kulihat tidak terlalu

Love in Shoes (Cinta di dalam Sepatu)

Oleh:
Gerimis hujan terlihat dari luar rumahku, Semakin lama air itu semakin banyak mengeroyoki bumi, seharusnya ini menjadi hari minggu yang menyenangkan, Namun sepertinya ini akan menjadi hari libur yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *