Selamat Berpisah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 14 March 2014

Sore ini serasa angin mendesah mengeluh pada ku, membuat ku mau tak mau menceritakan kembali kisah antara kamu, dia dan aku.

Sore itu aku merasa hidup ku nyaris sempurna dengan kehadiranmu apa lagi di saat hubungan kita menginjak usia pertama rasanya aku satu-satunya wanita yang beruntung di dunia karena memilikimu, Daus.

“happy anniversary beb” ucapmu membawa sepotong kue kecil dengan angka satu di atasnya, aku kira hari itu aku sedang bermimpi indah, Ku merasakan hangatnya kecupan kecilmu di kening ku, yah ini nyata. detik-detik yang kita lalui seakan membuat ku merasa Dewi Fortuna berpihak pada ku, begitu indah hingga tak mampu ku rangkai dalam kata
“beb aku punya sesuatu buat kamu” ucapmu menutup mata ku dan perlahan engkau menyuruh ku membuka mata.
“terima kasih beb” ucap ku menangis bahagia melihat boneka bear berukuran besar di hadapan ku dari mu
“kalau kamu kangen sama aku, tinggal kamu peluk boneka ini” katamu mengelus kepala ku.

Satu minggu sudah aku tak mengetahui keberadaanmu, menghubungimu pun sangat sulit, mencarimu ke rumahmu tak pernah aku dapat kan sosokmu, hingga kejadian yang mengikis kepercayaan ku padamu ku saksikan dengan mata kepala ku. Ya, aku tak salah itu kamu, dengan penuh emosi ku hampiri dirimu yang sedang asik bersama wanita yang tak lain sahabat ku, Rina.
“tak ada yang perlu kamu jelasin” kata ku mengangkat kedua tangan dan berjalan mundur
“beb, aku dan rina itu tidak ada apa-apa” tuturmu membala dirimu
mencoba mengengam tanganku sekuat mungkin agar aku tak pergi sebelum mendengar penjelasanmu
“semua orang bisa mengatakan hal yang sama saat dia telah tertangkap mata selingkuh dan kamu Rina aku benci sifat mu yang ini” ucap ku lantang berurai air mata, aku tak perduli mereka yang menatap perselisihan antara kami sore itu di sebuah cafe.
“aku khwatir saat kamu tidak mengabari ku, aku gelisah ingin tahu keadaan mu. Namun, yang ada hari ini aku melihat kamu dan dia disini” tutur ku masih dengan berlinang air mata dan emosi yang tak mampu kendalikan dan aku pun memilih pergi meninggalkan kalian.

23:45 wita
37 panggilan tak terjawab 5 sms dan itu semua darimu Daus, aku tak mau tahu lagi apa alasanmu karena hati ku terlanjur sakit oleh pengkhianatanmu tadi. aku pun hanya membalas sms darimu dengan satu kalimat
“SELAMAT BERPISAH”

Cerpen Karangan: Chariskawulandari
Facebook: Chika Xendrhyidlhyu

Cerpen Selamat Berpisah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misteri Sebuah Perasaan

Oleh:
Matahari yang mulai tampak di belahan timur bumi, ditengah dingin yang menusuk kulit. Membuat hati tak bisa mengelak untuk menyapa dunia. Hari yang penuh dengan aktivitas, hari yang selalu

Perjalanan Seorang Santri

Oleh:
Gue gak pernah kefikiran untuk tinggal yang namanya di pesantren. Dan menjadi seorang santri (ngapain juga tinggal di pesantren, mana enak disuruh ngaji terus). Waktu itu adik gue baru

Pandangan Senja (Part 2)

Oleh:
Sesuatu terberat yang aku alami kali ini adalah berantem sama Dela. Bayangkan saja, aku sekelas bahkan sebangku dengan Dela. Tapi kami malah cuek–cuekan. Dan tidak berbicara sedikt pun. Jujur

Nyonya Rindy

Oleh:
Nyonya rindy adalah direktur perusahaan mobil ternama dunia, perusahaan ini adalah perusahaan peninggalan almarhum suaminya. Nyonya rindy memiliki seorang putra bernama tobias atau yang biasa disapa tobi. Namun sayang,

After Hello (Part 1)

Oleh:
Clara Smith merebahkan dirinya di atas ranjang dengan posisi telentang dan wajah frustasi. Seharian ini ia telah menahan semua bentuk luka batin yang akan membuahkan air mata sewaktu-waktu sementara

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *