Suka Duka Saat Hujan Turun

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 13 April 2018

“Kamu jahat Aldy, kamu kenapa selingkuh”
“tunggu aku bisa jelasin semua ini”
“gak ada yang perlu dijelasin, Kita putus”
Riska sangat sedih saat melihat kekasihnya, Aldy jalan dengan wanita lain mereka terlihat sangat mesra.

Hujan turun dengan sangat deras. Riska tidak langsung pulang dia memutuskan untuk meneduh dulu. Tiba-tiba datang seorang pria berparas tampan. Dia juga sedang berteduh.
“Hai, boleh kenalan? Namanku Rangga”
“Namaku Riska” jawabku

Hujan pun berhenti. Aku segera pulang ke rumah. Entah apa yang terjadi padaku aku tidak bisa berhenti memikirkan Rangga. Yah aku jatuh cinta pada pandangan pertama.

Seperti biasa aku berangkat sekolah. Dan sepulang sekolah hujan turun lagi. Aku berharap bertemu lagi dengannya.
“Hai ketemu lagi” Sapa Rangga. Aku hanya membalasnya dengan senyuman.
“Keliatannya kamu suka hujan ya?” tanya Rangga
“iya, kok tahu? kamu sendiri suka?”
“Aku suka hujan karena hujan selalu menahanmu di sini, di sampigku” jelas Rangga
“Maksudnya?” tanyaku heran. Dia mengabaikan pertanyaanku.
Mungkin kamu punya perasaan yang sama denganku? batinku dalam hati.
Tiba tiba dia menarik tanganku ke dalam derasnya air hujan. Kami menari-nari. Aku sangat senang.

“SESUNGGUHNYA TUHAN TIDAK AKAN MENGAMBIL ORANG YANG KITA SAYANG TANPA MENGGANTIKAN DENGAN YANG LEBIH BAIK”
Itulah yang terjadi padaku, saat Aldy mengkhianatiku Tuhan memberikan penggantinya yaitu Rangga.

Karena Rangga sangat senang dia tidak memperhatikan keadaan sekitar. Kecelakaan pun terjadi. Sebuah truk berkecepatan tinggi menabrak tubuh Rangga dan Rangga terpental. Darah berceceran di mana-mana. Dengan keadaan panik dan dipenuhi air mata aku menghampiri Rangga. Aku hendak membawanya ke rumah sakit, tapi Rangga mencegahku.
“Rangga kamu harus kuat, kamu gak boleh pergi”
“Makasih ya udah mau nemenin aku hujan-hujanan. Aku sayang kamu”
“iya aku juga sayang kamu”

Takdir berkata lain, Rangga menghembuskan nafas terakhirnya. Riska sangat terpukul.
Itulah yang dialami Riska, Suka duka saat hujan turun bersama Rangga.

THE END

Cerpen Karangan: Az zahra S F
Facebook: Az Zahra
Hai namaku Az Zahra. Hobi aku itu baca cerpen, karna keseringan baca cerpen aku jadi pengen nulis cerpen. Maaf ya kalo cerpennya jelek.
Mohon saran dan kritiknya.

Cerpen Suka Duka Saat Hujan Turun merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tak Terbunuh Olehnya

Oleh:
Seorang gadis sedang berada di sebuah ruangan Gelap, tak ada satu cahaya pun yang terlihat olehnya. Ruang sempit yang tadi siang dilihatnya kosong tak lagi terlihat karena tak adanya

Hidup Untukmu Mati Tanpamu

Oleh:
Entah sampai detik kapan aku mampu bertahan dengan bayang-bayang penantian yang selama ini aku jalani dalam hidupku, Berkali-kali aku merasa bodoh karena telah mencintaimu. Berulangkali aku mengurungkan niatku untuk

Bendera Kuning

Oleh:
Radit Arbani, adalah nama gue yang dikasih orangtua gue saat gue baru lahir, dan sekarang gue sudah berumur 17 tahun, gue tumbuh menjadi laki-laki pada umumnya dan gue juga

Penyambut Pagi Cerahku

Oleh:
Alma menutup kitab suci Al-Qur’an, pertanda ia sudah selesai membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang indah. Itu adalah kegiatan rutin pagi hari setelah Shalat Shubuh. Almarhum Abinya-lah yang telah mengajarkan kebiasaan

Langit Jingga (Siluet Kerinduan)

Oleh:
Ditemani debur ombak dan lembut belaian angin barat ia duduk di sana. Bersandar pada sebuah pohon nyiur yang melambai ia memendangi lepas pantai. Melihat keindahan bola jingga yang membias

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *