Tragedi Perpisahan Di Rel

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 8 November 2017

Namaku Lala, aku berkuliah di universitas negeri di kotaku aku sedang semester 2. Kegiatanku sangat sibuk. Aku punya pacar yang bernama Ivan. dia sangat tampan dan bertubuh atletis.

Suatu hari aku bertengkar dengan Ivan karena suatu hal. Ya namanya juga pacaran pasti ada kendala. Aku bertengkar karena dia selingkuh.

“Ivan, siapa dia? oh jadi begini di belakangku?” tanyaku sambil marah
“Eh Lala, eengga kok i-” belum sempat ivan berbicara hingga selesai langsung aku potong pembicaraannaya
“Ah, jangan bohong kamu” aku pergi meninggalkannya dengan menangis tapi dia berusaha menarik tanganku. Aku pun memberontak.

Aku pergi ke kamar mandi untuk menenangkan diri
“huffftt, cewek kurang ajar beraninya dia deketin cowok gue” gumamku dalam hati

Setelah mata kuliah selesai aku langsung pulang ke rumah. Sesampainya di rumah hpku berdering ternyata ivan yang menelepon “ah lagi males gue” gumamku dalam hati

Esok harinya ternyata ada 20 kali panggilan tak terjawab dari ivan. Saat berangkat ke kampus kulihat banyak orang di rel. Aku pun penasaran dan ternyata ada orang tertabrak kereta. Aku langsung memarkirkan motorku dan menghampirinya. Ooh ternyata Ivan pacarku.

Melihat aku di dekatnya Ivan langsung berbicara
“La, kemarin itu sepupu gue maaf membuatmu cemburu” nada Ivan dengan terbata bata. Setelah itu Ivan meninggal dunia

“Maafin gue van” Ucapku dengan menangis
“semoga kamu mendapat tempat yang terbaik di sana” itu kata kataku saat Ivan meninggalkanku
“Bye Ivan”

Cerpen Karangan: Muhammad Arrizal Ibnu Ramadhan
Facebook: Arrizal ibnu
Namaku Muhammad Arrizal Ibnu Ramadhan aku kelas 9 smp, aku tinggal di ungaran kab semarang

Cerpen Tragedi Perpisahan Di Rel merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pengorbanan Cinta

Oleh:
Di sebuah sekolah ada seorang murid baru bernama Tia. Waktu Tia mau ke kelas tanpa sengaja ia bertabrakan dengan seorang cowok bernama Gilang hingga ia jatuh dan memarahinya. “Kalau

Can You Hear Me?

Oleh:
Malam terasa sangat dingin, hujan telah turun dan membasahi bumi. Aku duduk di meja belajarku sembari mengingat kejadiaan yang tadi. Di mana di saat aku sedang menunggu jemputan di

Bagaimana Mencintai Tanpa Bertele Tele

Oleh:
Sebait kisah sedih yang aku yakin sekali bahkan tidak pernah ada yang tahu semenyakitkan apa rasanya ditinggalkan dengan cara yang tidak pernah kaubayangkan sebelumnya. Baru-baru ini, aku berkenalan dengan

Butiran Debu

Oleh:
Sore itu hujan turun lebat, aku yang sedang berteduh di halte, tiba tiba ku lihat dari kejauhan seseorang menghampiriku, ketika dia membuka helmnya, barulah ku tau, sosok wajah itu,

Cinta Yang Tak Bersatu

Oleh:
Tiba-tiba saja aku terbayang masa lalu ku tentang grup band kecil yang diketuai oleh Rafa sebagai drummer, Zilla sebagai vokalis, dan aku sebagai gitarisnya. Saat dimana kami masih memakai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *