Aku atau Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Pengorbanan
Lolos moderasi pada: 23 October 2018

Pagi hari yang cerah, burung berkicau pohon-pohon menari-nari, ada dua gadis remaja yang sangat cantik duduk di bawah pohon…
“Hai kenalin gue Reza” ucap laki-laki itu sambil mengulurkan tangannya,
“Aku Fani” Jawab Fani seraya membalas uluran tangan, “ini temen gue Echa” ucapnya lagi
“Ya udah gue balik dulu ya” ucap Reza

Setelah 6 bulan mereka kenal akhirnya Reza mengungkapkan perasaannya di antara 2 gadis itu.
“Gue suka lu cha” ucap Reza ketika mereka berada di taman…
“Apaan si za bercanda aja” ujar Echa
“Gue serius cha, lu mau gak jadi pacar gue cha?”
“Gue …”

“Lu jahat bangat cha, padahal lu tau gua suka sama Reza” ucap Fani yang mendengar pembicaraan mereka
“Fan gue bisa jelasin, ini itu salah paham” ucap echa
“Apaan gue gak butuh alasan lagi” ucap Fani marah dan langsung pergi
“Fani, tunggu gue” teriak Echa sambil mengejar Fani
“Fani awas” teriak Echa
Brukk tubuh Fani terlempar mobil yang menabraknya

Suasana mendadak hening, lalu suara teriakan Echa yang menghampiri Fani “fan, bangun fan” ucap echa menggoyangkan lengan Fani.. “Eza tolong gua, anterin Fani ke rumah sakit” ucapnya tersedu-sedu.. akhirnya Fani dibawa ke rumah sakit bersama si penabrak.

“Sus tolong, teman saya sus” teriak Echa
Sesampainya di UGD
“Maaf saudara tunggu di sini dulu” ucap susternya

Tak lama kemudian dokter keluar
“Saudara korban” ucap dokter
“Saya dok” ucap Eza dan Echa berbarengan
“Mari ikut saya” ucap dokter
“Saudara korban, mengalami luka di bagian kepala sebaiknya jangan memikirkan masalah-masalah dulu takut mengganggu kesembuhan korban” ucap dokter “saya permisi dulu” pamit dokter

“Aku pengen ngomong za” ucap Echa
“Iya ngomong aja cha”
“Aku pengen kamu jadian sama Fani” ucap echa
“Apaan si kamu cha, aku gak mau” ucap Reza
“Plisss.. za kalo kami mencintai aku, aku pengen kamu jadi pacar Fani, demi kesembuhan Fani” Ucap Echa memohon
“Oke, kalo ini mau kamu cha, akan aku penuhi” bales Reza, “cha gue boleh peluk lu gak, sekali aja” ucap Reza penuh harap, Echa hanya mengangguk.
“Gua sayang lu cha” ucap Eza disela pelukan mereka …

Mereka pun menjenguk fani
“Hai fan gue minta maaf soal kemarin” ucap Echa,
“Iya gua maafin kok” ucap fani
“Oh iya ini ada yang mau ketemu sama lo fan” ucap echa menunjuk ke arah pintu “gue pergi dulu ya fan, Semoga cepat sembuh”

“Hai, udah makan belum” ucap Eza
Fani hanya menggeleng
“Gue suapin ya” ucap Reza
“makan yang banyak biar cepet sembuh”

Dua minggu akhirnya Fani dibolehin keluar dari rumah sakit, “Fani gua pengen Elu jadi pacar gue” tembak Reza, “Iya gua mau kok” ucap fani bahagia
“Reza kita nonton yuk” ucap Fani
“Boleh, tapi Ajak Echa yah” ucap Reza

Merekapun bertiga pergi ke bioskop, Reza duduknya di tengah-tengah antara mereka, film pun sudah mulai Fani bersandar pada bahu Reza, Rezapun menggenggam tangan Echa sampai acara film selesai… Fani menggelayut manja tangan kanan Reza sedangkan tangan kiri Reza menggenggam tangan Echa.

Sampai pada suatu hari
“Kayaknya hubungan kita sampai di sini aja, Makasih ya ya kamu udah baik sama aku” ucap fani
“Kenapa Pan” ucap Eza bingung
“Gua tahu lu suka sama Eca, setiap kali lu deket Echa pasti lu bahagia” ucap fani
“Fani lu apa-apaan sih” ucap Echa
“Makasih ya ca, lu udah berkorban buat gue dan merelakan kebahagiaan elu” ucap fani
“Iya fan” ucap Echa memeluk Fani

Pesan: terkadang kita harus merelakan seseorang yang kita sayang walaupun itu pahit dan Cinta itu harus ada pengorbanan dan itu yang dinamakan cinta sejati, sahabat dan pacar adalah orang-orang yang kita sayangi dan kita tidak bisa memilih diantara mereka berdua

Sekian dari saya Terimakasih maaf kalau acak-acakan

Cerpen Karangan: Ta Bane
Blog / Facebook: Ita El Hibban

Cerpen Aku atau Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Love Sayaka

Oleh:
Aku adalah seorang penulis novel pemula, suatu hari aku sedang menulis sebuah Novel di tepi sungai yang indah. Lalu tiba tiba ada seorang gadis duduk di sampingku, gadis itu

Tentang Hujan

Oleh:
Gelap, hanya sedikit cahaya yang aku biarkan memancar. Sunyi, hanya suara hujan yang aku biarkan membisik. Dan sendiri, hanya kenangan dan buku ini yang aku biarkan menemani. Mungkin sebagian

Penantian Yang Sia Sia

Oleh:
Di sebuah taman, duduklah dua orang sahabat yang sangat akrab. Mereka duduk di bangku dekat pohon yang cukup besar. Dari awal mereka duduk sampai sekarang, mereka masih saja membisu.

Seandainya Kau Mencintai Ku (Part 2)

Oleh:
“Masih mikirin cowok itu?” Tanya Rinda sembari menyodorkan es teh yang tadi mereka pesan. “Jangan-jangan kamu beneran suka lagi sama dia.” “Uhuukk,” Dinara hampir saja tersedak. “Mungkin karena dia

Sebuah Pengorbanan

Oleh:
Arti sahabat: Saat dia termenung dalam kesedihan, aku ada dan ikut dalam kesedihannya. Saat dia gembira, aku tertawa bersamanya. Saat dia bingung, aku selalu membantunya. Tapi apa yang dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *