Antara Cinta Dan Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 14 March 2016

Hari-hari telah ku lalui bersamanya aku pun mulai merasa nyaman dengannya dan hatiku merasakan adanya getaran cinta yang datang begitu aja, aku mengenal dia dari facebook setelah beberapa minggu aku (Diana) dan dia (Andi) kontekan di facebook setelah aku merasa yakin kalau dia orangnya baik, aku pun ingin mengenalnya lebih jauh lagi. Malam pun telah tiba aku pun berbaring di tempat tidur dan aku pun buka facebook dengan senangnya hatiku saat aku baca inbox dari dia yang isinya, “Aku boleh minta nomor handphone kamu gak?” dan aku pun hanya membalas dengan emot smile.

3 menit pun berlalu dan dia pun membalas inbox dariku. “Boleh gak, kok malah senyum sih?” dan akupun membaca pesan darinya dan aku pun hanya senyum-senyum sendiri baca pesan dari dia dan aku pun luluh karena aku sudah merasa yakin dan nyaman sama dia akhirnya kami pun tukeran nomor handphone. Bulan pun telah berganti tak terasa aku kenalan sama dia cuma hanya lewat sms dan telepon.

Sampai akhirnya aku bisa ketemu dengan dia waktu pertama aku ketemu dengan dia. Aku merasa malu dan beda banget sama karakterku kalau lagi smsan dan teleponan aku pun grogi banget tapi karena dia orangnya banyak bicara rasa malu dan grogi pun hilang waktu pun berlalu. Setelah aku pulang dan sampai di rumah dia pun sms aku yang isi pesannya. “Makasih kamu udah ngeluangin waktunya buat ketemu sama aku. Oh ia kamu cantik juga yah haha.” aku pun langsung membalasnya. “Oh iyah sama sama, ih gombal haha.” dia pun membalas sms dariku.
“Haha iyah serius tahu dih, malah dibilang gombal.”

Setelah beberapa minggu kemudian aku pun resmi menjadi pacarnya tepatnya pada tanggal 7 Mei. Hari-hariku selalu ceria penuh canda dan tawa aku bahagia bersama dia dan dia orangnya humoris tapi sayang kurang romantis. Tapi yang paling penting dia bisa bikin aku bahagia dan merasa nyaman dekatnya. Tak terasa hubunganku sudah 1 tahun lebih 1 minggu aku pun merasakan adanya perbedaan dari dirinya. Dia sekarang cenderung cuek dan jarang ngegombalin aku lagi dan di situ pun aku merasa gak nyaman. Hari-hariku tak seindah dan tak senyaman saat pertama aku kenal dengannya. Dia sekarang sibuk kerja yah aku tahu mungkin karena dia pindah tempat kerja yang tadinya nyantai dan banyak ngeluangin waktu buat aku tapi sekarang sudah tak seperti itu lagi. Aku pun pergi ke taman hanya untuk mencari kesenangan dan untuk menghapus segala kesedihan yang menghampiriku.

Tiba-tiba ada sms masuk yang aku pikir dari dia tapi ternyata bukan. Dan inih nomor baru akupun langsung membuka sms itu. “Hai kamu Diana yah temennya Indri?” aku pun langsung membalasnya. “Iyah, maaf emang ini siapa ya?”
“Oh salam kenal yah ini aku Ciko temennya Indri,” aku pun hanya membalas sms itu dengan kata “Oh” beberapa menit pun berlalu sampai aku masuk ke rumah Ciko gak bales sms dari aku lagi dan aku pun juga gak peduli sama Ciko lagian juga aku gak kenal.

Malam telah tiba Handphone-ku berbunyi dan aku langsung melihat siapa yang meneleponku yang ternyata dia pacarku. 2 jam lebih berlalu aku teleponan dengan dia aku senang malam ini dia bisa ngeluangin waktunya buat aku. Sekarang jam menunjukkan pukul 21:03 aku pun mulai memejamkan mata tapi entah kenapa aku malah gelisah gak bisa tidur tiba-tiba ada bunyi sms dari Ciko. “Hai selamat malam kamu udah tidur belum?” aku pun heran kenapa dia sms sama aku karena aku gak bisa tidur dan kebetulan gak ada yang nemenin akhirnya aku pun membalas sms dari Ciko. d

Dan tak terasa sekarang udah jam 23:00 keesokan harinya aku kalau pagi-pagi biasanya langsung beresin kamar aku dan kebetulan aku hari ini masih libur kerja. Setelah aku selesai beres-beres dan sarapan aku duduk di halaman belakang sambil menikmati indahnya mentari pagi ini, dan ada sms dari Ciko. Hari telah berganti aku diam-diam smsan sama Ciko tanpa sepengetahuan pacarku karena aku tahu kalau aku bilang sama pacarku dia pasti marah dan gak setuju kalau aku punya temen laki-laki.

Aku pun menikmati hari-hariku yah yang lumayan menyenangkan dan asyik. Aku sudah menganggap Ciko seperti kakakku sendiri dan aku juga tahu lama kelamaan pasti dia (Andi) bakal tahu kalau aku sering smsan sama Ciko. Lamunanku membuyar karena mendengar suara bel pintu. “Ting tong ting tong.” Dan akhirnya ku bukalah pintu rumahku dan ternyata itu sahabatku yang datang kami bertiga pun langsung bilang “hello” sambil pelukan.

Setelah sahabatku aku persilahkan masuk dan duduk kami bertiga bergantian ngobrol ini itu dan beberapa menit kemudian aku tanya Indri. “Ndri emang kamu ngasih nomor handphone aku ke Ciko yah?”
Indri pun menjawab sambil nunduk dan gugup. “Sebelumnya aku minta maaf yah Diana iyah aku ngasih nomor handphonemu ke Ciko, soalnya dia maksa aku minta nomor kamu.” Aku hanya tersenyum mendengar jawaban Indri lalu aku berkata, “Hahaha iyah nyantai aja kali aku cuma mau mastiin bener gak kalau dia punya nomor aku dari kamu.”
Ane pun bertanya dengan muka heran, “Kalian ini lagi ngomongin Ciko mana sih, bukannya Andi itu pacar kamu yah Diana?”

Cerpen Karangan: Diana Pungki
Facebook: Dhiiana
Hai nama aku Diana Pungki umurku baru 18 tahun aku tinggal di kab.Cirebon kec.Sedong dan desaku namanya desa Windujaya. Aku gak bisa nulis cerpen ini lagi soalnya gak cukup aku nulis ini di Handphone aku.

Cerpen Antara Cinta Dan Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Antara Cinta dan Persahabatan

Oleh:
Cinta itu bisa datang kapan saja, terkadang hati ini bingung untuk memilih cinta ataupun persahabatan. Banyak orang lebih memilih orang yang dicintainya dibandingkan memilih sahabat. Cinta juga bisa membutakan

Demi Sahabat

Oleh:
Kenalin gue nayla, sekarang gue duduk di kelas XI SMA, gue sekolah di SMA PERTIWI, eiitsss… tunggu dulu gue juga punya sahabat yang paling baik di abernama Nila, gue

Memang Untukku

Oleh:
Terkadang hidup memang harus mengalah. Mengalah akan hal kehidupan juga termasuk hal percintaan. Kali ini aku harus super mengalah untuk Kiya adik kandungku. Dari kecil Kiya memang anak yang

Aku Atau Sahabaku

Oleh:
Kadang kita sering terbengkalai atau termenung mendengar kata CINTA, Apa itu Cinta?, mungkin semua orang mengetahui apa arti Cinta. Cinta memang harus dimiliki oleh semua makhluk tuhan di dunia,

Berikan Daun Itu Pada Angin

Oleh:
Ketika angin berhembus kencang, pasti akan terasa melelahkan bagi dedaunan yang melekat pada cabang pohon rapuh. Lantas kenapa kau bersikap seolah semua baik-baik saja? Memangnya siapa yang peduli jika

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Antara Cinta Dan Sahabat”

  1. ali says:

    aduh sayang sekali dhiana aku ingin baca lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *