Antara Dia Dan Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 19 March 2016

Hidup tidak lepas dari namanya cinta. Cinta selalu hadir tanpa diharapnkan. Cinta yang menyatukan perbedaan setiap insan. Tak ada insan yang lahir tanpa cinta yang tulus. Oleh karena itu cinta mengajarkan apa tangisan, apa kebahagiaan, apa sakit hati, apa perpisahan dan apa pengkhianatan serta apa kesetiaan di setiap pengorbanan. Ketika cinta hadir dalam harimu, engkau ingin memiliki dan selalu bersamanya. Namun, saat itu cinta dipisahkan oleh situasi dan waktu yang cukup lama. Dan di saat kamu mulai mampu bangkit untuk melangkah menatap ke depan dengan mimpi yang luar biasa. Tanpa dibayangkan dan diharapkan. kenyataan yang membuat diri ini bertemu kembali pada orang yang pernah mencintai dan menjagamu di setiap langkahnya.

Tiga tahun adalah waktu yang cukup lama untuk suatu hubungan tanpa adanya komunikasi. Tiada tangisan yang dirasakan, namun ada kerinduan ingin bertemu denganmu di lain waktu. Jika waktu mengizinkan kita bertemu dan berbagi cerita baru di masa depan. Betapa bahagianya diri ini telah menjadi sahabat baikmu dengan kedewasaan. Cerita demi cerita dalam tinta biru telah berlalu dan telah berada dalam cerita baru. Namun, kenangan indah yang tiada pilu menerpa hati. Kini hadir dalam bayangan dan pikiran. Padahal, ku tahu bahwa kisah itu hilang ditelan bumi. Tanpa sepercik kaca yang tersisa.

Mengapa ini terjadi? Terjadi di saat hati ini mulai mencinta. Meskipun hatiku telah mengagumi dan mulai menyayangi sosok pria tersebut. Di lubuk hatiku masih ada rasa sayang yang tersimpan di dalam hatiku buat diri indahmu kekasihku. Kekasih yang hanya dapat ku doakan agar engkau menerima segala sesuatu dengan baik dalam lindungannya. Di satu sisi yang tak dapat ku bohongi, aku membawa sosok pria itu dalam doa-doaku supaya ada petunjuk yang aku dapatkan dari sang pencipta. Bahwa dalam situasi ini ada perbedaan yang menentang untuk aku melanjutkan perasaan ini pada dirinya.

Mungkin, setiap insan tahu dengan kata-kata ini. “Tiada cinta tanpa perjuangan.” That’s Right? OMG.. Don’t Worry.. Semua akan indah pada waktunya. Terasa pilu harus melaluinya. Namun, apa yang saat ini terjadi pada diri wanita yang hanya menyimpan perasaan sayangnya demi kebaikan dan pertimbangan yang ia pikirkan. Ia tak ingin ada yang kecewa dan tersakiti oleh rasa itu.

Inikah cinta yang ia rasakan pada Dia dan Dia? Sosok dua pria yang memiliki karakter berbeda dan orang yang berbeda. Dua sosok yang memiliki keunikan masing-masing, Namun mereka sosok pria setia yang menghargai setiap wanita. Senyuman yang selalu hadir di raut wajahnya. Di sikap cueknya yang terkadang membuat kesal, namun ada kepenasarannya di balik kejutekan dan sikap cuek yang mereka miliki. Apa iya aku hanya bisa jatuh hati pada pria-pria yang memiliki karakter dan sikap yang dingin?

Apakah aku begitu jahat? Seakan aku tidak menghargai setiap pria yang benar-benar menyayangiku? Ingin rasanya aku membalas dan mampu belajar untuk menyayangi mereka seperti yang mereka rasakan pada diri ini. Tapi, sejujurnya bukannya diri ini tak menghargai dan bersyukur dengan apa yang orang rasakan pada diriku. Namun, aku bukanlah orang yang mampu belajar untuk menyayangi orang lain setelah menjalani suatu hubungan. Terlihat egois, namun itulah yang tak pernah diketahui mereka mengapa diri ini begitu susah untuk membiarkan sosok pria masuk dalam hari-hariku.

Tetapi, aku selalu bersyukur pada sosok pria yang mampu membuat hatiku memberikan kasih sayang pada pria tersebut, walaupun pria tersebut tak pernah tahu bahwa aku menyayanginya dan mencintainya dengan tulus dari kejauhan. Semua itu adalah keindahahan yang tak dapat dirasakan oleh wanita lain. Mungkin menyedihkan hanya dapat menyayangi dari jauh, tapi semua itu kebahagiaan bagi diriku. Walau terkadang orang yang disayang tak menjadi milik kita. Tapi, waktu dan do akan memberikan jalan yang indah dari suatu rasa sayang yang tulus untuk orang yang kita sayangi.

Tetaplah menjadi sosok pria yang luar biasa dalam diriku dan hari-hariku. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik buat mereka yang menyayangiku dengan tulus, namun ku tak mampu membalas sayang mereka. Dan aku akan mendoakan sosok pria yang telah pernah ada dalam hari-hariku dan pria yang kini membuat hatiku merindukannya selalu dalam diam ini. Mereka adalah anugerah yang indah bagaikan keluarga kecil yang aku miliki seperti seminari kecilku.

Cerpen Karangan: Era Elfriana Sitanggang
Facebook: Eraelfriana Sitanggang

Cerpen Antara Dia Dan Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tembok Kilometer

Oleh:
Orang bilang, cinta adalah anugrah terindah bagi manusia. Dengan bertemunya sepasang manusia yang tidak saling kenal awalnya, menciptakan pertemanan, menjalin kasih, lalu berpisah. Orang bilang, cinta adalah hal terkuat

Seperti Waktu

Oleh:
Aku pikir kita akan terus bersama, tawamu, canda yang setiap hari kau buat, hadirmu di setiap hariku, aku pikir itu akan selamanya, dan jujur saja aku sudah berharap. Waktu

Inikah Takdir, Tuhan

Oleh:
“Hei, kemarilah. Cepat lihat, siapa yang sedang berlatih basket di lapangan itu!” Aku berjalan pelan menuju jendela di ruang kelasku. Sekedar mengintip seorang pria yang sudah dua tahun ini

Sepenggal Nama Mengubah Kisah

Oleh:
Mentari sedang kokohnya menyemburatkan teriknya, terlihat dua sahabat menyusuri jalan pulang dari kampus menuju pondok pesantren yang mereka tinggali. Mereka ini sama-sama semester akhir. Mereka terlahir dari rahim yang

Kisah Antara Aku, Kamu Dan Dia

Oleh:
Namaku Mega Juwita, panggil Saja Mega. Sekarang ini usiaku menginjak 17 tahun. Berbeda dengan para gadis seumuranku yang lain, aku tergolong gadis yang tidak terlalu menyukai keramaian. Dan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *