Cinta dan Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 7 June 2016

Ayam berkokok membangunkanku di pagi ini. Aku berjalan menuju pintu kamar mandi dan siap-siap pergi ke sekolah. Ternyata ke empat temanku sudah menungguku di depan kelas. Sebelum masuk ke kelas aku dan temanku berbincang-bincang, entah apa yang di bahas karena aku tak begitu memperhatikan. Aku masuk ke kelas karena, pelajaran sebentar lagi di mulai. “Teetttt” bel istirahat berbunyi, Aku dan temanku Lilin sedang asik berfoto selfi. Setelah itu kami melihat hasil dari jepretan kita, setelah dilihat alangkah mengejutkan ternyata selama kami berfoto selfi, ada sosok laki-laki yang juga ikutan selfi. Dia bukan hantu ternyata dia teman kita berdua, namanya Fikri.

Ternyata selama itu Lilin sudah tau kalau Fikri juga ikutan foto. Setelah itu kami bertiga berbincang-bincang. Namun selama berbincang-bincang aku merasa ada tatapan aneh di bola mata Lilin, tatapan yang seakan mengandung arti. Aku pun melanjutkan berselfi sendiri, dan membiarkan mereka berdua.

Beberapa waktu kemudian sekolah mengadakan study pariwisata ke yogyakarta. Waktu di penginapan kebetulan aku sekamar dengan Lilin. Tiba-tiba sms masuk dari handphone yang Aku genggam, ternyata sms tadi dari Fikri. Dan Aku mulai berfikir untuk mencomblangkan Fikri dengan Lilin, yah karena Aku merasa bahwa Lilin suka dengan Fikri. Selama mencomblangkan mereka berdua, selama itu pula Aku dekat dengan Fikri.

Tiba-tiba rasa itu muncul, Aku mulai menjauh dari Fikri agar rasa itu hilang. Namun tetap enggak bisa, Aku takut kalau Lilin marah sama Aku. Hingga pada suatu hari Fikri menyatakan perasaannya. Aku sempat bingung, bagaimana semua ini harus terjadi, yang niatnya mau mencomblangkan malah suka sendiri. Aku bingung, dan saat itu Lilin tau dan dia pun marah. Dia menyuruhku untuk memilih salah satu dari mereka, apakah Aku harus memilih Fikri dalam arti Aku bukan teman Lilin lagi, atau memilih Lilin yang dalam arti juga Aku harus menjauhi Fikri. Aku bingung, oh Tuhan bagaimana ini?

Setelah berfiki panjang, maka tepat di hari senin 24 oktober 2015. Aku akan membagi waktuku untuk mereka berdua, namun lama kelamaan aku merasa ada yang aneh dengan Lilin. Aku merasa bahwa Lilin masih suka dengan Fikri. Dan ternyata memang benar. Dan akhirnya aku memutuskan untuk menjauhi Fikri, namun sikapku yang ingin menjauhi Fikri ternyata telah diketahuinya. “Udah kamu tenang aja, memang iya Lilin suka sama aku. Tapi aku sukanya sama kamu.” itu pesan teks yang dikirim Fikri kepadaku. 2 sampai 3 bulan akhirnya Lilin sadar bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Malam hari tepat malam minggu aku sms Lilin, menanyakan apa dia marah denganku. Dan dia pun menjawab “Tidak” berulang kali aku menanyakan itu kepadanya. Namun jawabannya tetap sama. Aku berfikir tidak mungkin hati seorang wanita yang tersakiti, dan disaat ditanya oleh orang lain “Apakah kau sakit hati”, dia menjawab “Tidak”. Aku menyesali perbuatanku kenapa yang awalnya aku ingin mencomblangkan Lilin dan Fikri, malah aku yang suka sendiri dengan Fikri.

Lama-kelamaan aku tidak bisa bersama lagi dengan Fikri, akhirnya kita memutuskan untuk berteman, dan memperbaiki hubungan dengan Lilin. Ya akhirnya kita bertiga jadi sahabat dan saling menjaga satu sama lain.

THE END
pasti kita pernah mengalami seperti ini. Suka dengan orang yang kebetulan teman Kita juga suka. Memilih teman atau sahabat. Dan memutuskan suatu masalah. So nggak ada salahnya ketika kalian menghadapi masalah seperti ini, kalian harus berfikir 2 kali, agar kedepannya nggak ada rasa penyesalan.

So thanks for reading

Cerpen Karangan: Annisa Nur Aqilla
Facebook: Annisa Nuraqilla

Nama : annisa nur aqilla
TTL : boyolali 28 september 2000
sekolah : SMA N 7 Semarang
kelas : X ips 2
Alamat rumah : Jl borobudur utara 17 rt 5 rw 4 manyaran, semarang barat

Cerpen Cinta dan Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tak Seperti Dulu

Oleh:
Namaku Erik. Dulu waktu masih kecil aku dan teman-temanku selalu bermain bersama. Kami bermain dengan alam tak sama dengan anak-anak sekarang yang sibuk dengan ‘gadget’ dan mudah terjerumus ke

Satu Bulan Dalam kenangan

Oleh:
Masih sangat pagi. Dinginnya juga seperti tak aku kenali. Seolah kota ini membawaku pada ruang berdinding balok-balok es, mungkin karena aku yang tak terbiasa. Hari ini adalah hari pertamaku

Love’s Coming (Part 1)

Oleh:
Malam ini dingin sekali. Jo memilih duduk di balkon apartemen sambil melihat pemandangan sekeliling kota Perth. Padahal di dalam udara terasa lebih hangat. Namun karena masih merasa sedikit Jetlag,

Perjalanan Cinta Pertamaku

Oleh:
“Chi, bangun!” teriak mama dari luar kamar. “Sebentar ma, sekarang masih pukul 6.10 am pun!” kataku yang masih memeluk bantal, seketika pula aku langsung beranjak dari tempat tidur dan

Love of The Past and Current (Part 1)

Oleh:
Aku menatapnya, yaa menatap dengan penuh rasa kagum dirinya yang sedang tertawa lepas dengan beberapa teman-temannya di sudut ruangan sana. Tidak lama kemudian wanita itu lalu mengarahkan pandangannya kearahku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *