Cinta Dizel (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 19 December 2016

19 Agustus 2016
Di suatu SMA Internasional hiduplah seorang gadis bernama Dizel. Dia adalah siswi kelas 3 yang masih polos, pendiam dan tidak mau bergaul dengan teman-temannya. Karena tidak mau bergaul, Dizel pun dipanggil wali kelasnya. Dizel ditanya mengapa tidak mau bergaul dengan teman-temannya. Dizel tidak mau menjawab. Tapi akhirnya karena dibujuk dia pun mau menjawab. Sebenarnya dia di Jakarta tidak tinggal dengan orangtuanya. Dia hanya tinggal bersama nenek dan kakeknya. Orangtuanya sibuk bekerja di Solo. Dia sangat rindu dengan orangtuanya. Jadi dengan menjadi pendiam di kelas, orangtuanya mengerti bahwa Dizel tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Setelah itu pasti Dizel akan dipindahkan oleh orangtuanya sekolah di Solo. Karena Dizel lebih nyaman tinggal bersama orangtuanya dari pada yang lain. Mendengar penjelasan Dizel, wali kelas segera membicarakannya dengan murid-muridnya yang sekelas dengan Dizel tanpa pengetahuan Dizel. Wali kelas mengajak agar para murid mendekati Dizel sampai dia mau bergaul akrab dengan kalian. Murid-murid pun menyanggupinya, terutama Deva.

Deva adalah seorang gadis yang cantik, alim, baik hati dan ramah. Pantas saja dia sangat mudah bergaul dengan teman temannya. Keesokan harinya Deva mulai mendekati Dizel. Deva ingin akrab dengan Dizel. Setelah beberapa minggu Dizel pun sudah mulai bergaul dengan teman-temannya semua ini karena Deva yang ramah dan mudah bergaul. Karena itu Deva memiliki banyak teman. Teman-temannya dikenalkan dengan Dizel agar Dizel lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Hari ini Dizel dikenalkan dengan Firza, dia sudah berteman dengan Deva sejak kecil. Lalu ada juga Rose dan Adel. Mereka bisa dibilang kembar. Mereka itu paling alay, lucu dan kebocahan di sekolah. Kemudian ada Windy. Dia adalah gadis yang lemah lembut dan mudah diajak bicara.

Suatu hari, Dizel belum juga dijemput oleh sopirnya. Untuk menghilangkan kebosanan dia pergi membaca komik di lapangan basket. Saat berjalan di pinggir lapangan, kepalanya tersundul bola basket. Lalu ada seorang laki-laki datang menghampirinya lalu berkata “Kamu tidak apa apa?”. “Ya aku baik baik saja” jawab Dizel dengan sedikit lesu. “Eh tunggu, kamu Dizel kan? Murid yang pendiam itu?”. “Kok kamu bisa tau? Aku saja tidak mengenalimu”. “Kenalkan aku Frosh. Kita sekelas. Mungkin kamu jarang bergaul jadi tidak pernah melihatku. Tapi aku tidak yakin kau baik-baik saja. mari aku antar ke UKS” tawar Frosh. “Tidak usah aku baik baik saja” jawab Dizel. Tak sengaja Deva lewat ke lapangan basket. Dia melihat Frosh dan Dizel, mereka bertatap muka dengan dekat. Deva yang melihatnya langsung menghampiri mereka demi menghentikan tatapan mereka. Dalam arti lain Deva cemburu. Perasaannya kepada Frosh belum bisa ia ungkapkan karena Frosh adalah sahabatnya sejak kecil. Dari sahabat mana bisa menjadi pacar, pikir Deva.

“Frosh ada apa ini?” tanya Deva
“Oh! Kau mengagetkanku Deva. Ini lho tadi aku tak sengaja bolaku mengenai kepada Dizel. Aku bertanya kepadanya apakah dia baik baik saja” jawab Frosh
“Maaf aku sudah dijemput. Duluan semua” pamit Dizel
“Iya hati-hati Dizel” kata Frosh
“Tumben kau ramah kepada perempuan? Biasanya tak begitu. Kau menyukainya?” tanya Deva
“Kalau iya?” kata Frans
“Oh!” kaget Deva. Karena selama ini cowok yang ia sukai telah menyukai yang lain. Hal ini sangat menyakiti hati Deva.
Malam harinya, Dizel merenungkan kejadian tadi. Dizel membayangkan wajah Frosh yang begitu tampan. Apalagi dia anak basket. dalam pikirannya apakah Dizel menyukai Frosh? Kalau iya? Tak lama, Dizel dan Frosh pun pacaran. Mereka adalah pasangan yang serasi. Mendengar bahwa Dizel dan Frosh pacaran, Deva semakin tersakiti. Namun siapa teman yang bisa diajaknya bercurhat. Karena perasaannya selama ini belum pernah diceritakannya kepada siapapun selain dirinya sendiri. Melihat Deva yang terlihat sedih, Firza langsung mengahampirinya.

“Hai Dev! Kok kamu sedih begitu?” tanya Firza
“Oh! Firza! Kirain siapa”
“Kamu mikirin apasih? Kok melamun gitu?”
“Oh gak kok. Aku tadi melamun gara- gara … mmm… gara–gara…” gugup Deva sambil mikir alasnnya
“Gara-gara Frosh?”
“Hah? Kok kamu bisa tau?”
“Kita kan sudah bersahabat lama. Mana mungkin aku nggak kenal sosok dirimu”
“Kupikir kamu deh Fir yang cocok untuk jadi teman curhatku sekarang”
“Ya mau curhat apaan?”
“Sebenarnya aku sudah lama menyukai Frosh. Tapi aku tak tau cara mengungkapkannya gimana. Soalnya kamu tau sendirikan kalau kami sejak kecil bersahabat. Mana mungkin bisa jadi pacar?” curhat Deva
“Lalu si Dizel datang tiba-tiba dan langsung pacaran sama Frosh. Pasti hatimu sakit” kata Firza

Setelah lama pacaran, masalah mereka pun muncul. Dengan tiba-tiba Michael si kakak kelas mulai mendekati Dizel. Awalnya mereka hanya teman biasa. Namun lama-lama sikapnya dengan Dizel mulai dicurigai. Pada malam hari yang diterangi bulan, Frosh makan malam bersama keluarganya di sebuah restoran. Saat ia baru kembali dari toilet, dia melihat Dizel dan Michael seperti dinner bareng. Mungkin saat itu Frosh lagi salah lihat. Namun setelah lebih dekat ternyata benar itu Dizel dan Michael. Mereka terlihat romantis. Michael menatap mata Dizel dengan dekat. Namun Dizel berusaha menjauh tapi tak bisa. Frosh pun tak terima. Tapi jika dia bikin kekacauan pasti akan bikin malu. Maka dari itu Frosh memotret mereka dan besok akan membicarakannya dengan Dizel.

Keesokan harinya di sekolah, Frosh mengajak Dizel ketemuan di kafe setelah pulang sekolah. Michael menanyakan foto yang dipotretnya itu kepada Dizel.
“Ketahuilah Frosh, itu hanya salah paham” kata Dizel
“Maksudnya salah paham. Kalau kau bilang ini salah paham, lalu maksud yang sebenarnya apa?” tanya Frosh dengan sedikit meninggikan nadanya
“Kemarin malam, entah mengapa kak Michael mengajakku ke luar sebentar. Lalu aku disuruh memaikai baju yang bagus. Aku pikir dia bakal ngajak nongkrong bareng atau apa gituh? Ternyata tidak. Dia ngajak aku dinner dan aku langsung kaget. Waktu itu aku ingin pulang tapi tak bisa karena tanganku digenggam erat olehnya. Dan aku ..”
“Cukup, nggak usah dijelasin lagi, aku dah tau semuanya. Kau ditembak Michael kan?”
“Iya, tapi aku menolaknya. Karena aku masih ada kamu Frosh. Aku hanya mencintaimu”
“Gitu yang namanya cinta. Malam-malam pergi dengan cowok lain tanpa seizin cowoknya dulu”
“Aku juga nggak tau kalau waktu itu aku bakal ditembak”
“Cukup! Mulai sekarang KITA PUTUS!”
“Tapi Frosh..”
“Maafkan aku Dizel. Sebenarnya aku juga masih mencintaimu tapi aku tak bisa bersama dengan orang yang sepenuhnya tidak mencintaiku”
Lalu Frosh pun pergi meninggalkan Dizel.

Keesokan harinya saat jam istirahat, biasanya Frosh dan Dizel makan ke kantin bareng. Tapi saat ini sudah tidak. Sungguh hari yang menyedihkan bagi Dizel. Kesedihan Dizel tiba-tiba hilang karena dihibur oleh sahabatnya, Windy dan Adel. Windy bertanya mengapa Dizel sedih. Awalnya Dizel tak mau menjawab tapi dia pun mau juga menjawab. Dizel menceritakan semua kejadian yang teradi pada Windy dan Adel di taman yang sepi jadi tak ada yang tau. Setelah menceritakan semua, Windy curiga mengapa kak Michael datang tiba-tiba dan langsung menembak Dizel. Padahal kak Michael sudah punya pacar. Namanya Maria. Tapi mengapa Maria tidak cemburu. Apa mungkin Maria belum mendengar kabar kalau Michael sudah berpaling darinya.

Keesokan harinya, Windy dan Adel menemui Maria.
“Hai Maria!” sapa Adel dan Windy
“Hai juga. Ada apa? Kok kalian bisa kenal aku sih?”
“M… karena kau kan famous”
“Oh gitu ya. Ya ya ya kuharap kalian tidak iri padaku. Ada apa kalian di sini?” jawab Maria dengan sombongnya itu
“Aku ingin tanya. Kamu sudah dengar kabar belum kalau sekarang Michael mendekati Dizel. Masa’ sih kamu nggak cemburu Mar?” tanya Adel dengan kepolosannya dan sedikit alay
“Oh soal itu. Kalau soal itu sih rahasia. Jadi untuk apa ku cerita pada kalian?”
“Kalau ini?” Sogok Windy dengan uang Rp 500.000 demi mendapat jawaban dari Maria
“Ok, aku terima. Tapi kalian jangan membocorkannya kepada siapa siapa ya!” perintah Maria
“Ya, kami janji”
“Jadi gini ya ceritanya, sebenarnya Michael itu nggak pernah suka sama Dizel. Dia hanya pura pura suka, untuk menghancurkan hubungan Dizel dengan Forsh, demi menyenangkan hati adiknya” Jelas Maria
“Adiknya? Siapa adiknya Michael?”
“Firza”
“Firza? Kok bisa?”
“Jadi, Firza itu punya sahabat, namanya Deva. Deva itu sebenarnya dari dulu suka sama Forsh tapi malahan Dizel yang dapat. Maka dari itu Deva sedih dan cerita ke Firza. Menurut Firza, kalau sahabatnya sedih pasti dirinya juga ikut sedih”
“O jadi gitu ceritanya” ucap mereka berdua (Adel dan Windy) bersamaan.
“Ya udah makasih Mar atas infonya. Dah! Sampai jumpa” pisah Windy dan Adel

Setelah mendapat informasi yang lengkap dari Maria, Windy dan Adel segera memberi tahu Dizel diam-diam di kantin. Ternyata, saat menanyakan kebenaran ke Maria, Adel dan Windy diam-diam merekam suara kejadian itu. Saat Dizel mengetahui kebenarannya, dia harus segera memberi tahu Forsh. Dan ini adalah kesempatan bagi Dizel untuk memperbaiki hubungannya. Saat Dizel menemui Forsh, Dizel melihat kepala Deva bersandar di kepala Forsh. Tapi Dizel tidak berpikir buruk, mana mungkin kalau sahabatnya itu pacaran dengan orang yang ia sukai. Mungkin itu hanya rasa sayangnya Forsh kepada Deva sebagai sahabatnya.

“Forsh …” sapa Dizel
Deva yang melihat Dizel ada di hadapannya pun segera mengangkat kepalanya dari punda Forsh.
“Ada apa Dizel, mengapa kau tiba-tiba menemuiku”
“Ada hal penting yang harus aku sampaikan, menyangkut kebenaran aku dan Michael. Aku ingin kita membicarakannya hanya 4 mata saja”
Karena sahabatnya hanya ingin bicara 4 mata saja, maka Deva pun meninggalkan mereka.
“Ada apa Dizel? Kau ingin aku menengarkan perkataanmu yang penuh kedustaan itu. Mulutmu itu tak ada yang bisa dipercaya. Jadi aku tidak butuh penjelasan apapun”
“Tapi aku bawa buktinya. Ini adalah rekaman dari Maria, sang kekasih Michael yang mengetahui semua kebenaran”
Setelah mendengarkan rekaman itu, Forsh malahan tertawa.
“Ceh! Sia-sia saja kau membawa rekaman ini. Karena sebenarnya aku sudah pacaran dengan Deva. Dialah cewek yang selama ini mencintaiku dengan tulus, berbeda dengan kau! Sudah kukatakan, aku tak bisa mencintai orang yang tak mencintaiku”
“Tapi aku benar-benar tulus mencintaimu Forsh. Rekaman ini sudah menjadi buktinya”
“Tapi kalau dibandingkan cintanya Deva dengan kau masih besaran cintanya Deva. Jadi hatiku sudah terpaut ke Deva. Aku akan mempertahankan cintaku kepada Deva. Sebesar apapun usahamu mendapatkanku, hanyalah sia-sia saja”
Forsh pun meninggalkan Dizel dan pergi mencari Deva.

Cerpen Karangan: Dinda Mutiara Az Zahra
Facebook: endang setyowati

Cerpen Cinta Dizel (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Akhir Cerita Cinta Kita

Oleh:
Namaku Kezia Martha, kalian bisa memanggilku Key atau Martha. – Kezia POV “Pagi Key.” sapa Aldo kekasihku. “Pagi juga Al.” Kataku. “Emm Key janji kita dibatalin ya?” kata Aldo.

Kenapa Harus Gue?

Oleh:
Lamunan Rahma buyar ketika terdengar derit pintu kamarnya terbuka. Di lihatnya sahabatnya telah berdiri di depan pintu. “Ngelamunin apa sih non?” “Menurut lo?” “Oh ya gue tau si cowok

Karena Dia Melanggar Prinsipku

Oleh:
Sulit rasanya jika harus pura-pura tidak mencintai. Aku menyukainya dari pertama aku melihatnya. Tapi rasa cinta itu hanya aku yang tahu karena prisipku dan janjiku kepada diri sendiri bertolak

Aku Cemburu

Oleh:
Dan selama kamu tidak yakin dengan jalan yang kamu tempuh, kamu masih punya kesempatan untuk merubahnya, dari sekarang. Mantan, iya mantan kan? Trus kenapa masih dipedulikan? Kenapa masih juga

When I Love Someone

Oleh:
Mengungkapkan perasaan ke orang yang disukai itu bukan semudah membalikkan telapak tangan. Mulut terkunci, langkah terhenti, dan tubuh membeku. Itulah yang kualami sekarang ini, untuk mengatakan tiga kata “I

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *