Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Ketika Cinta Harus Berbeda

Mentari bersinar terang, aku pun bergegas mandi dan langsung melaksanakan shalat subuh. Yaa, itu kebiasaan aku setiap pagi, lalu aku bersarapan bersama ayah dan bunda ku lalu, setelah itu, aku pun berangkat sekolah. Di sekolah...

Senja Dipadang Ilalang

Senja hari ini begitu indah, semilir angin begitu merdu diikuti tarian lembut sang ilalang. Suasana ini mengingatkanku pada kejadian dua tahun yang lalu sebelum aku di rawat di rumah sakit karena koma. Entah mengapa hidupku...

Rembulan Bukan Matahariku

Desir angin tak membuatnya bergeming, sesekali ditatapnya rembulan yang redup berselimut mendung tak ada kerlip bintang disana, buram… sunyi malam itu, nyanyian jangkrik di pematang sawah seberang rumahnya menjadi teman...

Kenapa Dia Bukan Milikku?

Jangan sampai galau berlebihan cuma karena cinta, tidak baik buat diri kita juga. Pagi ini awal aku Ujian Tengah Semester di sekolah SMAN 2. Aku baru saja lulus dari SMP dan melanjutkan ke SMAN 2 ini. Hari ini aku bingung...

Satu Rasa

Aku menarik tubuhku lebih dekat lagi ke dalam dekapannya yang hangat. Semua ini cukup membuatku bahagia. Bisa merasakan tubuh Nathan yang hangat saat ia memelukku erat. Semuanya sempurna malam ini sampai akhirnya Dave kembali...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply