Di Antara Kita

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Patah Hati, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 28 July 2013

“Akhirnya, berhenti juga hujannya” ucap Veny. Tiba-tiba handphone birunya berdering, ternyata itu sms dari sahabatnya Rino. “ven, lagi apa? jalan yuk. Gue bete di rumah” kata Rino. Veny pun membalas “ayo. Tapi jemput gue ya di rumah sepertia biasa. “oke bos” kata Rino.

1 jam kemudian, Rino datang dengan motor sportnya. “lama banget. Untung aja gak ketiduran” ucap Veny dengan muka cemberutnya. “sorry deh. Sekarang aja yuk” ajak Roni.

Akhirnya mereka sampai di pertandingan bela diri kesukaanya Veny. “wah parah ya kau, ada pertandingan begini gak bilang-bilang” kata Veny dengan muka juteknya. “sorry. Ini kan surprise buat lo Ven” kata Rino sambil merayu. Tiba-tiba, datang seorang laki-laki tinggi, tegap dan bersenyum manis menghampiri Veny dan Rino. “kamu veny, anak taekwondo Sma melati itu bukan?” kata laki-laki itu. “iya. Saya Veny. Kamu siapa ya?” kata Veny dengan suara datar. “aku fred. aku yang datang ke sekolah kamu untuk berlatih itu loh, masih inget gak?” ucap Fred. “oh itu yaya.. aku inget. Kok kamu ada disini? Oh iya by the way, Fred kenalin ini sahabat aku Rino” ucap Veny dengan muka manisnya. “hallo rino, saya Fred. salam kenal”. Di saat itulah Rino tampak kesal dengan kehadiranya Fred yang berada di antara mereka. Sebenarnya Rino sudah menyukai Veny sejak mereka kelas 9 SMP, tetapi Rino tidak berani mengungkapkannya karena Rino tahu kalau Veny sudah menyukai seseorang. Akhirnya Rino menyimpan perasaan itu dalam-dalam.

“Ven, pulang yuk. Sudah malem” ajak Rino dengan muka cemberutnya. “ayo” balas Veny. Tiba-tiba Fred datang, “Ven bareng gak? Rumah kita deket loh”. “oh ya sudah deh aku bareng kamu aja Fred. Maaf ya Rino, aku pulang sama Fred aja. Aku kasian sama kamu pulang kemalaman. Goodnight Rin” kata Veny. Akhirnya, Rino hanya melihat Veny pulang bersama Fred dan tinggalah Rino sendirian.

Sepulang sekolah, Rino mengajak jalan Veny “ven jalan yuk”. Veny pun membalas “maaf, aku sudah ada janji sama fred, buat latihan taekwondo entar sore. Maaf ya”. Setelah mendengar ucap Veny, Rino pun pergi meninggalkan Veny di kelas.
Malam harinya ketika turun hujan lebat, Rino pun memaksakan dirinya untuk ke rumah Veny untuk mengungkapkan perasaannya. “Ven, aku sudah ada di luar rumah kamu. Keluar cepet” ucap rino di telephone. “ngapain kamu? Ya sudah tunggu” jawab Veny.

Veny pun keluar dengan payung mungil birunya, “ngapain kamu disini, hujan-hujanan pula?”. “aku suka sama kamu Ven, sejak kita kelas 9 SMP. Mau kah kamu jadi pacarku?” ucap Rino dengan lantangnya. “RIn, maafin aku. Aku gak tau kamu suka aku. Dulu aku pun suka sama kamu. Tapi aku cape nungguin kamu untuk nyatakan perasaan itu. Dan sekarang kamu telat Rin, aku sudah punya pacar sekarang. Maafin aku Rin”. Ucap Veny sambil menangis. “apa itu Fred?” ucap Rino. “iya.” Kata Veny sambil berlari ke dalam rumahnya. Rino hanya diam dan menyesali itu.

2 hari kemudian, Veny tidak mendengar kabar dari sahabatnya itu. Ketika Veny memutuskan untuk ke rumah Rino. Dan hasilnya Rino telah pergi ke Amerika untuk meneruskan sekolahnya dan Rino menitipkan suratnya ke pembantunya untuk memberikannya ke Veny.

“Dear Venny.
Maafin aku ya. Aku harus pergi ke Amerika untuk meneruskan sekolah ku. Maafin aku sudah terlalu lama mengucapkan itu. Aku akan selalu jadi sahabat mu. Semoga kamu selalu bahagia bersama fred
Dari sahabatmu
RINO”

Veny hanya menangis dan menyesal. Seharusnya dia menerima perasaannya Rino itu, dan Veny akan kehilangan sahabatnya itu untuk selamanya.

Cerpen Karangan: Tertieny
Facebook: ulry tertieny

Cerpen Di Antara Kita merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Andro

Oleh:
Namaku Andro, usiaku kini 18 tahun. Keluargaku orang berkecukupan. Semua yang aku inginkan selalu dipenuhi orangtuaku. Hal inilah yang membuatku menjadi anak yang tak tau aturan. Semua hal yang

Demi Sahabat

Oleh:
Kenalin gue nayla, sekarang gue duduk di kelas XI SMA, gue sekolah di SMA PERTIWI, eiitsss… tunggu dulu gue juga punya sahabat yang paling baik di abernama Nila, gue

Tak Seindah Yang Nampak

Oleh:
Di dalam sebuah foto yang bergantung di dinding, aku melihat wajah Doni. Tampan dan misterius. Di dalam foto berbingkai cokelat itu, aku tak melihat ada senyum di wajah Doni.

Ku Yang Tersakiti

Oleh:
Alfi dan Agas adalah seorang sahabat mulai dari kecil. Mereka selalu bersama dalam suka maupun duka. Namun perasaan persahabatan berubah menjadi rasa cinta ketika Alfi mencintai atau memiliki perasaan

Pedihnya Cinta (Part 1)

Oleh:
“Bukan pertemuan yang aku sesali” Aku rasa itu kalimat yang cocok buat menggambarkan diriku. Aku nggak tahu entah dia menyukaiku atau tidak, sama sekali aku nggak tahu! Tapi yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *