Kakak, Aku dan Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 22 January 2015

2 tahun lalu aku duduk di kelas 7 smp. di sekolah itu aku mempunyai kakak kelas yang bernama kak rahma, kak rahma sudah aku anggap seperti kakak kandungku sendiri. Ya kami sangat dekat sampai sampai kita sering dipangil kakak beradik.

Suatu hari, ada kakak kelasku yang bernama kak bima. Dia adalah angggota pramuka di sekolahku. Dia terbilang aktif di sekolah. Dan dia juga dekat dengan ku karena kita satu eksul (ekstrakulikurer).
“kak, kok kak bima keliatannya beda sih hari ini?” tanyaku ke kak rahma sambil berbisik.
“ciee, makin aja nih kamu suka ke dia de.” Jawabannya yang mengejekku.
“ahh, aku kesemsem nih sama dia kak. Kakak gimana sama kak rey nya?” tanyaku balik.
“hahaha, gak tau tuh de, rey nya bentar lagi ulang tahun nih de.” bilangnya.
“iya tah kak? Cieee mau ngado apa kak?” tanyaku.
“gak tau nih de.” Jawab kak rahma.

2 tahun pun berlalu dengan biasa sampai akhirnya perpisahan pun tiba. Hari ini mungkin jadi hari terakhirku bersama kak rahma. Karena kak rahma akan mondok. dan mungkin juga ini terakhir kalinya aku melihat kak bima.
“kakak jadi mondok?” tanyaku dengan raut sedih.
“iya de, kakak mau mondok. De maafin kakak ya kalo kakak punya salah sama kamu.” Jawabnya dengan mata yang berkaca kaca.
“iya kak. Ade juga minta maaf ya kalo ade punya salah sama kakak. kak kalo disana jangan lupain ade yaa?” Balasku dengan memeluk kak rahma.
“iya de, kakak maafin kok. Iyalah de kakak gak bakal ngelupain kamu.” (Pelukku makin erat)
“udah ah kak jangan nangis mending kita seneng seneng.” Hiburku.
Dan betul itu hari terakhir ku bertemu kak rahma. Sampai suatu sms yang mengejutkanku.
“ade?” sms dari kak rahma.
“kaka? Kok bisa sms ade sih? Ade kangen kakak.” Balasku
“iya de, kakak bawa hp kesini. De gimana kamu sekarang sama bimanya?” Tanya kak rahma kepadaku.
“sekarang aku sama kak bima cuman kakak dan ade doang kak.” Balasku.
“oh gitu, ciee. De? Kakak boleh jujur gak?” tanyanya lagi.
“iya kak, boleh atuh kakak sayang.” jawabku.
“de, sebenernya kakak baru sadar kalo sayang kakak bukan buat rey. Tapi buat bima. Kakak baru nyadar sekarang de.” Ceritanya.
Ya allah hal ini bembuatku sangat terkejut karena, sesunguhnya aku masih mengharapkan kak bima. Tapi apa aku harus menyakiti hati kakaku dengan perasaan ku?
“iya kak? Seriusan? Kakak sayangnya sama kak bima bukan kak rey?” jawabku yang sebenarnya sangat menyiksa.
“iya de. Seriusan kakak baru sadar kalo kakak sayangnya sama bima bukan rey.” Balasnya.
Ya alah, apa yang harus aku perbuat? Aku masih mengharapkannya? Tapi bagaimana dengan kak rahma? Kak bima dulu pernah suka ke kak rahma. Mungkin aku hanya hambatan di tengah hubungan mereka. Aku pasti bisa menyatukan mereka lagi. Karena aku lah yang bertanggung jawab hancurnya hubungan mereka. Walau itu membuatku terluka dan sakit hati. Bagaimana pun kak rahma sudah aku angap sebagai kakakku sendiri jadi, kalau dia bahagia aku pun bahagia.

Selesai

Cerpen Karangan: Cynthia Febrianti
Facebook: www.facebook.com/cynthiafebrianti

Cerpen Kakak, Aku dan Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Insiden Di Bioskop

Oleh:
Siang hari itu, aku ke luar dari gerbang sekolah bersama dua temanku yang bernama Aulia dan Nana. Kita punya rencana akan nonton film di bioskop. Hari ini adalah hari

Tinggal Kenangan

Oleh:
Malam Minggu kali ini terasa sangat menyebalkan bagiku, betapa tidak? Aku yang sudah menunggu berhari-hari ingin sekali melepaskan rindu olehnya, kini telah sirna. Tadinya, Aku sempat gembira, karena selama

Hujan Disaat Valentine

Oleh:
Biasanya di bawah tangisan langit aku dan dia bermain air disini. Tapi sekarang entah kenapa aku benci dengan tangisan itu. Melihatnya saja aku tak mau apalagi menyentuhnya. Sekarang terasa

Cinta Lama Datang Kembali (Part 2)

Oleh:
Langit senja mulai menorehkan guratan jingga bercampur tinta emas yang diselimuti udara yang hangat. Kemacetan sore hari seakan semakin membuktikan bahwa Jakarta memang kota yang sibuk. Bahkan sampai malam-pun

Hadir Mu, Sang Penolong (Part 2)

Oleh:
MASIH KALIAN BERDUA Setelah menjadikan Rita sebagai kekasihnya malam itu, lantas tak membuat Randy memberikan perlakuan yang berbeda dari sebelumnya. Mereka memang sudah mesra sejak awal. Ditambah selain mereka,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *