Kau Mencintaiku, Ku Mencintainya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 15 July 2015

Kenalin, nama ku Efrita Ajeng Edya Arandita biasa dipanggil ajeng. Aku punya cerita yang sedikit agak menjengkelkan.

Tanggal 22 januari 2014 ada seorang cowok yang deketin aku dia temenku SMP dulu sih panggil saja dia Dito. Dito itu punya sifat yang ngegemesin banget, dia lucu, baik, asyik lah pokoknya. Sejak kita deket dia sering BBM aku terus, sampai makin lama aku jadi suka sama dia.

Tanggal 25 januari dia menyatakan cinta kepada ku, betapa bahagianya saat itu. Tapi baru seminggu aku jalani sama dia, dia mulai muncul sikap keegoisannya yang buat aku lama-lama bosan, marah, sampai sampai aku ingin memutuskannya karena sifat keegoisannya itu dan dia berjanji dia takkan mengulanginya lagi.

Seminggu kemudian di sekolah kembali membuatku menangis karena sikapnya yang cuek kepada ku. Sahabat-sahabatku Ayu, Yeni, Lulu, Niken mencoba menenangkanku yang sedang menangis tak jelas di pelukan Ayu dan menanyakan apa yang sedang terjadi. Dito memutuskanku tanpa sebab kenapa, padahal aku dan dia sedang tidak berantem. Niken mencoba menghubungi Dito yang sedang marah besar terhadapku. Tiba-tiba guru mata pelajaran terakhirku masuk dan bertanya kenapa aku menangis. Tapi aku tak berani menjawab karena aku yakin kalau itu sebab karena seorang laki-laki aku pasti akan disuruh maju ke depan kelas untuk mengerjakan tugas kemarin. Huhh… jelas ku tak mau

Sepulang sekolah aku masuk kamar dengan mata sembab, lelah, lapar, pokoknya campur aduk deh… Lalu aku cek BB aku ternyata Dito BBM aku, minta maaf dan berjanji tak kan mengulangi kejadian itu lagi. Aku mau memberinya kesempatan untuk membuktikan semua janji-janjinya itu.

Beberapa hari kemudian aku bisa merasakan perubahan sikapnya yang sudah bisa seperti pertama aku kenal. Ternyata kebahagiaan ku tak berlangsung lama, malam minggu dia jalan dengan mantan pacar sahabatnya yang sudah meninggal dengan alasan mengantarkan wanita itu ke tempat pesta ulangtahun temannya. Betapa sakitnya hatiku saat itu, aku hanya diam dan aku akan tetap melanjutkan permainan yang dia buat. Aku hanya bisa menangis, pasrah dan tetap sabar menghadapi sikapnya.

Esok laginya dia menjelaskan kalau semalam dia hanya menggodaku, membuat aku cemburu. Tapi aku berusaha tak pedulikan omongan dia yang sudah sangat membuatku sakit hati, seperti tak ada nilainya aku di mata dia. Bahkan aku tak tau apa status hubunganku dengannya. Lagi-lagi dia berjanji takkan mengulangi itu lagi, aku hanya meng-Iya-kan.

Sejak kejadian itu, dia berubah menjadi lebih baik lagi. Menjadi seorang pacar yang lucu, romantis, sangat sangat perhatian. Di dalam benakku berkata “semoga ini bukan sandiwara cintamu lagi”.

25 Februari 2014, sebulan ku bersamanya. Dia tak mengucapkan “Happy Anniversary sayang”, selalu aku yang memulai.

Seminggu kemudian, ada seorang sahabatku SMP panggil saja Reno. Dia selalu mengomentari status status di akun jejaring sosialku Facebook. Dito mulai cemburu dan ingin memberi pelajaran kepada Reno, tapi aku mencoba melarangnya. Karena aku yakin Reno hanya menganggapku sebagai teman tak lebih. Tapi ternyata Reno menyukaiku sejak dulu, tapi aku menolaknya secara pelan. Karena cinta tak bisa dipaksakan aku hanya mencintai Dito walaupun dia selalu menyakitiku.

Hal yang aku takutkan pun muncul, Dito memutuskan ku secara sepihak karena dia berpikir aku ada apa-apa dengan Reno. Perdebatan pun tak bisa ku hindari. Aku berusaha menjelaskan secara baik-baik tapi dia tak mendengarkan penjelasanku dan lebih memilih untuk berpisah. Aku mencegahnya untuk pergi dan mengingatkan padanya dengan janji-janjinya yang pernah dia ucapkan. Akhirnya, dia luluh dengan perkataanku dan mendegarkan penjelasanku. Sejak kejadian itu, aku berpikir dua kali untuk mengupdate status di Facebook. Dan aku berjanji pada diriku sendiri, aku akan menyayangi dan mencintainya dengan tulus.

Love you Dito

Cerpen Karangan: Efrita Ajeng Edya Arandita

Cerpen Kau Mencintaiku, Ku Mencintainya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kecewamu Menjadi Kecewaku Juga

Oleh:
Aku menangis dengan diamku, tertawa di balik kesedihanku, aku tegar di pandangan tetapi aku rapuh di baliknya. Aku membutuhkan genggaman tetapi mereka yang ku harapkan seolah tak mengerti kesedihanku.

Selamat Tinggal

Oleh:
Aku masih belum bisa memahami apa yang sebenarnya orang-orang pikirkan ketika akan menyatakan cinta kepada orang yang mereka kasihi, bagaimana mereka menekan rasa malu mereka dalam menyatakan hal seperti

Game of Love (Part 1)

Oleh:
“benarkah cinta hanya sebuah permainan untukmu, aku merupakan salah satu permainan yang kau mainkan” aku bertanya pada Kiran gadis yang berada tepat di depanku. Dia tersenyum “sebuah luka yang

Cinta Tak Terucap

Oleh:
Aku tidak pernah punya kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat, seseorang yang sampai sekarang menjadi inspirasi di hidupku. Rama, sebuah nama yang tidak pernah bisa aku sebutkan, entah kenapa aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *