Kisah Cinta Remaja

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Penyesalan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 1 December 2014

Pada suatu hari seorang pria bernama Tio sedang berjalan di halaman sekolahnya, saat itu ia melihat sesosok cewek yang menurutnya cantik sebut saja namanya sinta. Tio terpana melihat kecantikan Sinta, singkat cerita Tio pun jatuh cinta pada Sinta.

Hari-hari di sekolah menjadi terasa berarti bagi Tio karena saat di sekolah lah dia dapat bertemu dengan Sinta. Setelah cukup lama, Tio pun memberanikan diri untuk berkenalan dan mendekati Sinta. Tio senang sekali karena Sinta bersedia menjadi teman dekat Tio sekaligus menjadi tempat curhat.

Tio sering curhat tentang cewek yang dia dambakan kepada Sinta dan tanpa sepengetahuan Sinta, ternyata cewek yang dimaksud Tio adalah dirinya sendiri. Lama-kelamaan Tio bosan jika Sinta hanya menjadi teman curhatnya saja, dia mencoba untuk lebih dekat dengan Sinta. Awalnya dia ragu untuk menyatakan perasaanya kepada Sinta, namun dia justru bertanya kepada Sinta “bagaimana bagusnya jika kita mencintai seorang wanita? Apakah kita langsung menyatakan perasaan kita padanya atau menyembunyikan perasaan kita darinya?” Lalu sinta pun menjawab, “Tembak aja langsung! Ngapain nunggu lama-lama entar ceweknya di ambil orang loh! Atas saran inilah akhirnya Tio menyatakan perasaanya kepada Sinta, Sinta awalnya terkejut karena ternyata cewek yang mereka bicarakan selama ini adalah dirinya. Namun, Sinta tak dapat membohongi perasaanya bahwa dia juga sebenarnya jatuh cinta pada Tio. Singkat cerita, akhirnya mereka jadian.

Hari demi hari, bulan demi bulan mereka lewati bersama dengan penuh kasih sayang hingga pada akhirnya datang seorang pria bernama fino yang menggoyahkan hati Sinta. Sinta sebenarnya tidak terlalu tertarik pada Fino, namun karna Fino sering memberinya hadiah, Sinta menjadi sangat dekat dengan Fino.

Melihat kedekatan Sinta dan Fino, Tio merasa cemburu dan sering marah kepada Sinta serta meminta Sinta untuk menjauhi Fino. Namun, Sinta tetap tidak mau menjauhi Fino karena menurutnya Fino adalah orang yang baik. Sinta sering menceritakan Fino di hadapan Tio, tentu Tio sangat marah mendengar hal itu dan tidak jarang Tio meninggalkan Sinta sendirian.

Karena terlalu akrab dengan Fino, akhirnya Sinta berniat untuk putus dengan Tio. Tio pun kaget dan kecewa karena Sinta begitu tega membuang dirinya demi pria yang bernama Fino. Setelah cukup lama Sinta menjalani hubungan dengan Fino, Sinta menyadari bahwa Fino tak sebaik yang dia pikirkan dan dia menyesal telah meninggalkan Tio.

Sinta mencoba untuk meminta maaf kepada Tio dan berusaha untuk mengajak Tio CLBK, namun sia-sia saja karena Tio telah terlanjur sakit hati dengan perbuatan Sinta. Sinta menyadari bahwa dirinya memang benar-benar keterlaluan karena telah meninggalkan Tio. Tapi Sinta tidak menyerah, dia terus mendekati Tio dan berusaha meyakinkan dirinya bahwa dia tidak akan megulangi perbuatanya lagi. Tio tetap tidak peduli dengan permintaan maaf Sinta, bahkan dia sengaja jadian dengan cewek lain untuk membuktikan bahwa dirinya tidak membutuhkan Sinta lagi. Sinta sangat sedih karena telah salah menilai Tio dan meninggalkannya begitu saja demi pria lain. Sinta tetap tidak menyerah meski Tio telah jadian dengan cewek lain, bahkan dia berkata pada Tio bahwa dia akan selalu mencintai Tio meskipun Tio tidak lagi mencintai dirinya.

Pesan dari cerita tersebut, janganlah sia-siakan orang yang mencintaimu karena merekalah yang akan menjagamu disaat kamu membutuhkan seseorang yang setia menemanimu.

Cerpen Karangan: M Nurwachid
Facebook: M Nurwachid wahid

Cerpen Kisah Cinta Remaja merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lembayung Senja (Part 2)

Oleh:
“Nah udah gitu aja. Ngerti, kan?” katanya sambil meregangkan badan. Aku mengangguk sambil merapikan kembali partitur. Lalu menatap Khalil sambil bertopang dagu. “Doain ya, Lil, semoga besok lancar dan

Cinta Diam Diam

Oleh:
Awalnya jantung ini masih berdetak normal seperti biasanya saat pertama kali melihatmu. Namun tiba-tiba saja saat pertama kalinya kamu berbicara padaku, rasanya jantung ini siap-siap lepas dari tempatnya. Aku

Sumur di Halaman

Oleh:
Dulu, saat aku masih kecil, seorang anak perempuan memberitahuku bahwa di bawah sumurnya terdapat istana. Dia memberitahuku dengan wajah yang berseri-seri, senyum yang sangat cerah, di bawah kelabunya langit

Hai

Oleh:
“Tutup matamu dan berharap yang baik, maka kau akan dapatkan yang terbaik ketika kamu membuka mata,” Begitulah kalimat dari ibuku ketika aku ingin tidur. Kalimat itulah yang akan selalu

Sampai Kapan pun

Oleh:
Sepinya hari yang ku lewati. Tanpa ada dirimu menemani. Sunyi ku rasa dalam hidupku. Tak mampu ku tuk melangkah. Masih ku ingat indah senyummu. Yang selalu membuatku mengenangmu. Rangga

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

5 responses to “Kisah Cinta Remaja”

  1. Wovgo says:

    janganlah sia-siakan orang yang mencintaimu karena merekalah yang akan menjagamu disaat kamu membutuhkan seseorang yang setia menemanimu.

    Quotenya dalem banget bro…baper bacanya :3

  2. fritika ayu says:

    Wow…cerpennya bagus sekali baper deh bacanya

  3. nur dwi apriliani safitri says:

    Kerennnnnn

    # baper

  4. RISA says:

    woy keren cerpen nya #baper

  5. Devi Aja says:

    Pada baper…padahal saya sedih loh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *