Love In London

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 5 April 2016

Namaku Clara atau biasa dipanggil Cara (Kara). Sekarang, aku sudah menjadi penulis terkenal di London. Aku sudah lama tinggal di London.

“Hai, My Darling,” sapa Rey, pacarku.
“Hai, kamu apa kabar?” tanyaku.
“I’m fine,” jawab Rey.
Sudah satu tahun aku pacaran dengan Rey. Dia baru saja pulang dari New York. Aku dan dia saling cinta. Selama Rey di New York, aku sering video call, telepon, chat dengannya.

“Oh ya, kenalin ini teman aku selama di New York,” sambung Rey.
“Halo, Leo,” ucap laki-laki itu singkat.
“Cara.” balasku sangat singkat.
Keesokan harinya, aku mengajak Rey dan Leo pergi ke sebuah kafe. Tapi, sayangnya Rey tidak bisa karena harus mengantar mamanya ke Bandara. Jadi, aku mengajak Leo.

“Hai, Leo.” sapaku sambil melambaikan tangan.
“Hai..” balasnya.
“Mau pesan apa?” tanyaku.
“Kopi hitam saja,” jawab Leo.
“Oke!” balasku.

Kami pun berbincang seru selama di kafe. Bercanda dan tawa gembira saat aku bersamanya. Sampai, kami lupa jam.
“Sudah jam 3 sore, aku harus pergi,” kata Leo.
“Baiklah,” jawabku. Leo pun pergi. Aku hanya meminum segelas teh hangat yang tadi ku pesan. Saat, Leo pergi aku tersenyum. Karena, jarang sekali aku menemukan teman sebaik dia. Malam pun tiba. Aku pergi lagi dengan Rey.

“Happy Anniversary, My Darling,” ucap Rey.
“Thank you very much, much, much, Dear..” jawabku.
“Ada yang spesial buat kamu,” kata Rey sambil memberiku gift yaitu tas kecil yang sangat mahal.
Aku hanya tersenyum gembira melihat Rey.

Pagi yang cerah. Aku membuka jendela kamarku sambil merentangkan tangan. Rencananya aku ingin lari pagi dengan Leo.

“Hai,” sapaku.
“Hai,” balasnya.
Aku pun berlari pagi dengannya. Setelah berhari-hari, aku menjadi semakin dekat dengan Leo. Aku rasa aku jatuh cinta dengannya. Dia selalu buat aku gembira sampai akhirnya jatuh cinta. Saat ini, kami sedang berada di danau yang sangat indah. Dan aku berencana aku akan bilang dengannya kalau aku jatuh cinta.

“Leo, setelah berhari-hari, aku merasakan yang berbeda, sebenarnya aku jatuh cinta dengan kamu,” jelasku.
“What do you say? You falling in Love with me?!” tanya Leo dengan wajah terkejut.
“Yes, it’s true, aku sudah menggangapmu lebih dari seorang sahabat,” kataku.
Leo pun pergi dari hadapanku mungkin aku salah bicara.
“Leo!” panggilku.
Tapi, dia tidak mempedulikanku.

“Hey, Kila,” sapaku.
“Hai..” balas Kila, sahabatku.
“Gimana kabar Leo sekarang?” tanya Kila.
“Leo?!” Aku jadi teringat lagi dengan momentku bersamanya.
“Cara?!” panggil Kila.
“Iya, ada apa?” tanyaku.
“Lo kenapa ngelamun? Lo sakit?” tanya Kila khawatir.
“Nggak, gue cuma ingat dia, Kil,” jawabku jujur.
“Lo tenang aja ya, Car, semua orang pasti merasakannya, gue yakin cara yang sekarang pasti hebat.” hibur Kila.
“Thanks ya, Kil.”

“Jadi, kamu beneran jatuh cinta dengan Leo?” tanya Rey.
“Iya, maafin aku ya,” jawabku dengan wajah bersalah.
“Nggak apa-apa, aku akan merelakan kamu untuk Leo,” ucap Rey.
Aku terkejut.

“Serius Rey?!” tanyaku tidak percaya.
Rey hanya mengganguk. Tiba-tiba Leo beserta teman-temanku datang. Leo langsung berlutut.
“Will you marry me?” tanya Leo.
Aku hanya mengangguk. Leo pun memasang cincinnya untukku.

“Selamat ya, Cara!” sorak teman-temanku.
Aku langsung berpelukan dengan Leo. Dan Rey bangga dengan hubunganku dan Leo.
Akhirnya aku dan Leo hidup bahagia.

The End

Cerpen Karangan: Luvena Adelya Khairunissa

Cerpen Love In London merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My First Love is Erica (Part 1)

Oleh:
Pagi datang, lonceng gereja di samping rumah Adrian berdentang begitu keras dan membangunkannya tepat jam 6 pagi, tidak bisa dipungkiri kalau dia terganggu dengan lonceng itu, namun hal itu

Engkau Kekasih Sahabatku

Oleh:
Malam ini aku hanya duduk terdiam dan terpaku menatap layar handphoneku. Aku sangat gundah dan benar-benar gelisah. Ada sesuatu yang terus menerus melintas dipikiranku. Aku masih memikirkan kejadian tadi

Penyesalan

Oleh:
Kereta api ekonomi jurusan Bogor – Jakarta – Yoyakarta. Mereka berempat duduk berhadap-hadapan. Ahz duduk di sebelah Vhanz, dan Natsu duduk di sebelah Juno. Kembali pulang ke Jogja untuk

Selembar Ladang Manis (Part 2)

Oleh:
Hari itu aku benar-benar bisa mengerti arti seorang sahabat, seorang sahabat yang selalu ada, yang selalu ada ketika aku dalam masalah, dalam suka dalam duka, iya Kasih adalah sahabat

Antara Cinta dan Sahabat

Oleh:
“Bagaimana bisa aku menjalani cinta ini dengan kedua sahabatku itu?” batainku dalam hati. Sejak perkenalan pertama dengan Ari dan Jibril yang kusebut mereka adalah kedua sayapku itu. Aku merasakan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *