Mak Comblang Terjebak Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 13 July 2014

Kenalin nama gue Masha, Sejak SMA gue sering banget comblangin orang hingga kuliah pun begitu hingga akhirnya gue terjebak dengan perasaan gue sendiri. Berawal sejak masuk kuliah gue berkenalan dengan seorang teman yang hingga kini menjadi temanku. Dia tahu segalanya tentangku, selalu ada di setiap sedih maupun duka, pokoknya dia segalanya buat gue.

Suatu hari tanpa sengaja aku berkenalan dengan seorang pria yang tak lain teman seangkatanku sendiri. Berteman dengannya membuatku nyaman. Sampai sahabatku tahu, ia penaasaran dengannya. Tanpa ku tahu perasaan ini akan muncul aku memperkenalkan mereka berdua, menjajikan mereka agar segera jadian.

Hari-hari berlalu, aku dia dan dirinya tetap seperti itu. Sering mengejek sahabatku membuatku merasa ada yang janggal, ada rasa sakit di dadaku tiap melihat mereka berdua ataupun saling menyebutkan nama sampai aku sadar bahwa aku mencintainya. Aku tahu ini salah, ini tidak mungkin terjadi, aku tidak mungkin mencintainya, Mereka berdua temanku, jika memang itu terjadi berarti aku akan menyakiti sahabatku sendiri.

Mengetahui ada yang salah sahabatku bertanya, “ada apa denganmu Masha? mengapa akhir-akhir ini kamu agak aneh?” tanya nya “Tidak, aku tidak apa-apa” singkatku “Beritahu aku, apa kau menyukai Syahrul? apa kau suka padanya?”, aku agak terkejut sebenarnya mendengar pertanyaan sahabatku itu tapi aku jawab dengan lantang “ya, saya suka padanya Dewi tapi saya ingat kamu, tidak mungkin juga saya sama dia, saya sadar akan kehadiranmu” “Masha”, aku hanya tersenyum.

Tapi ternyata setelah ku jalani aku benar-benar mencintainya, lebih dekat dengannya membuatku bahagia. Kedekatanku dengan Syahrul malah membuat sahabatku terluka. Saya sadar dia bukan cewek lemah, Syahrul juga bukan milik siapa-siapa hingga aku dan sahabatku sering berkelahi gara-gara dia. Yah, aku tahu ini salah tapi kejadian itu membuatku menjadi serasa aku yang bersalah. Semua sahabatku merasa seakan-akan aku yang salah, aku lalu memutuskan tuk mengalah. Aku memang mencintai Syahrul tapi aku juga tak ingin menyakiti sahabatku, biar aku disini menjadi orang yang bersalah atas semua ini.

Cerpen Karangan: Suci Lely Prihartini
Facebook: Sucy Uchy

Cerpen Mak Comblang Terjebak Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Yang Terbawa Mati

Oleh:
“Dert, Dert, Dert…” Ya Desi nama yang dituliskan di layar ponsel itu. “halo sayang?” “Iya sayang,” menjawab dengan nada bicara yang masih seperti orang mengantuk. “Selamat pagi sayang, selamat

Two Hearts In One Love

Oleh:
Di sebuah SMA yang sama terdapat dua orang saudara kembar yang sangat identik bahkan hampir tidak bisa dibedakan mereka adalah Ariana dan Ariani. Ariana mempunyai seorang teman bernama Zayn

Terluka Karena Mu

Oleh:
“Ya Tuhan, berikan aku kekuatan dan kesabaran, kalau dia memang kau berikan untukku, maka kuatkanlah aku untuk menghadapinya.” rintihku menahan air mata yang sudah membendung di antara keduanya. Pesan

Kerinduan Seorang Sahabat

Oleh:
Namaku Shelin. Aku mahasiswi di Universitas Pelangi Nusantara. Sepertinya sebutan mahasiswi untukku tidak patut, karena aku seorang anak tomboi. Walau aku anak tomboi, tetapi aku selalu menjaga perilakuku agar

Mawar Hitam Desember

Oleh:
Cewek itu berceloteh riang. Selalu! Ia tak pernah kehilangan kata-kata apalagi mengganti lengkungan senyumnya yang langka itu. Senyum ketulusan. Seolah hidupnya mulus-mulus saja tanpa beban. Setiap kali Ikal bersama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Mak Comblang Terjebak Cinta”

  1. RaSs says:

    kritik nih, kalo pake kata ‘aku’ lebih baik ‘aku seterusnya, jangan campur ama ‘gue’ atau ‘saya’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *