Pacar dan Teman Berkhianat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 August 2014

Aku terlahir sebagai gadis yang bernama devi. Aku sekarang bersekolah di Smp negeri 7. Aku mempunyai 8 sahabat yang sayang banget sama aku.

Jam menunjukan pukul 05.00 “devi bangun waktunya sholat subuh sayang”, teriakan seorang perempuan siapa lagi kalau bukan mama aku. “iya ma bentar lagi aku masih ngantuk..!” “Cepat sayang waktu sholat itu nggak boleh ditunda-tunda nggak baik”. Terpaksa aku pun bangun dan pergi sholat subuh. Dalam hati ku berkata. Huff mama masih ngantuk udah bangunin.

Selesai sholat aku pun mandi untuk siap berangkat ke sekolah. Tapi sebelum ke sekolah aku pun sarapan dulu biar nanti aku nggak pingsan pas upacara.

Di sekolah.
“Hay teman-teman pada ngapain ni?”. “Hay vi kapan datangnya kok aku nggak tau si?” Kata temanku yang bernama yuli. “aku barusan datang ne. Ow ya uda pada selesai belum pr matematika kalian?” Tanyaku. “Udah..” jawab mereka kompak. “Aku boleh minjem pr kalian ya soalnya aku nggak sempat ngerjain tugasnya soalnya aku banyak kerjaan di rumah”. “Iya” jawab sahabat ku

“trinkk.. Trinkk..” Bel masuk pun berbunyii.. Aku dan sahabat-sahabat ku pun bergegas untuk masuk kelas dan mengikuti jam pelajaran.

“Trinkk.. Trinkk.. Trinkk..” Bell pulang pun berbunyi. Aku pun bergegas pulang dan aku udah dijemput sama pacar ku. “Sayang nunggu lama ya?” Kataku. “Nggak ko yang”. Jawab pacarku sambil tersenyum. “Ya udah ayo pulang”. Kataku sambil masuk ke mobil pacarku.

Malam hari, handphone ku berbunyi. Aku bergegas untuk melihatnya ternyata temanku yang nelfon. “Halo kenapa yulh?” Tanyaku. “Vi aku lihat pacar kamu lo lagi jalan sama andini” jawab temanku yuli, “Ahhh. Kamu yang bener aja yul?” Tanyaku menyakinkan apa bener yang dibilang yuli, “Aku serius aku nggak bohong vi..” “Terus kamu lihat mereka dimana?” tanyaku. “Di cafe tempat kita sering ngumpul!” Jawab yuli. “Okey kamu tunggu aku disana ya!” “okey aku tunggu” jawab yuli.

Di cafe
hatiku hancur ketika melihat andini sahabtku mesra-mesraan sama pacar aku sendiri. Orang yang ku sayang tega mengkhianatiku. Aku coba menghampiri mereka dan memberi selamat kepada mereka. “Hay” sapaku.. “Devi kamu ada di sini?” Tanya andini! “Kamu nggak usah kaget kaya gitu, biasa keles!” Mencoba tersenyum. “Devi kamu jangan salah faham dulu ya ini nggak seperti apa yang kamu lihat ko”!” Jawab ical pacarku. “Udah lah gue ikhlasin lo kok sama andini sahabat gue ettzz bukan sahabat tapi penghianat!” sambil meninggalkann mereka.

Meskipun sakit aku harus ikhlas melepaskan ical bersama andini.

THE END

Cerpen Karangan: Yulia Sahbi
Facebook: Yulhi

Cerpen Pacar dan Teman Berkhianat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Santri (Sabar Antri)

Oleh:
Di Ngujur, terdapat sebuah pondok yang bernama Tarbiyatul Mutathowi’in. Pondok itu bukan pondok modern melainkan pondok salaf. Di sana terdapat 120 santri. Di sana terdapat salah satu santri baru

Dia Memilihnya

Oleh:
Di suatu SMP kelas 2E, hiduplah seorang siswi bernama Berlin. Dia adalah gadis yang cantik dan baik hati. Dia mempunyai banyak teman karena dia ramah kepada siapapun. salah satu

Kelopak Mawar (Part 1)

Oleh:
Mencintai tidak harus memiliki, Ini adalah kata yang sangat dibenci oleh Yuni. Mengapa ada pujangga bodoh yang mengucapkan kalimat ini. Mencintai artinya ingin bersama, dan artinya ingin memilikinya. Itulah

Just Trust Me

Oleh:
Hai, nama gue Adrenalin Push Gerald. Kalian bisa panggil gue Rald. Tau gak kenapa gue disebut ‘Crazy Boy’ di sekolah ini? Ya karena gue orangnya petakilan. Hahahahahaha. “Adrenalin Push

Semoga Engkau Bukan Hantu

Oleh:
Banyak orang bilang kalau cowok gendut itu identik dengan kesan lucu, dan inilah yang terjadi padaku. Namaku Enggar Tri Widagdo, 2 IPA 1 adalah kelasku. Dalam suatu kelas percaya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *