Tak Ku Sangka

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 20 February 2016

Ini kisah hidupku. Yang akan ku ceritakan pada dunia. Ini kisah cintaku yang ku tuliskan buat dia. Dia sahabatku. Semua dimulai semenjak masuk kelas 3 SMA. Saat aku dan sahabatku menjadi panitia MOS.

“Fir. Kamu tahu gak. Itu ada cowok di kelompok peserta MOS aku yang disukain sama Nur.”
“Hah. Yang bener? Yang mana orangnya?” Tanya Firda kepadaku.
“Itu loh yang pake topi hijau.” jawabku.
“Manis juga.” Sambil menganggukkan kepala.
“Kamu tahu gak. Jujur ya, aku sama dia itu udah dekat sebelum dia masuk SMA sini. Tapi berhubung aku tahu kalau Nur suka sama dia. Aku berusaha menjauh sama dia. Kamu jangan bilang sama Nur ya masalah ini.” Pintaku.
“Oke tenang aja.”

Beberapa hari kemudian. Di dalam kelas.
“Ra, aku udah punya nomor anak kelas satu itu. Nama dia Yadi kan. Aku baru tahu kalau dia itu pas MOS ada di kelompokmu ya.” Tanya Nur.
“Hehehe, iya Nur. Sorry ya gak bilang.” Sembari tersenyum.
“Iya gak apa-apa. Yang penting aku sekarang udah smsan dan mulai dekat sama dia.” Katanya bahagia.
“Wow. Bagus dong. Semoga cepat jadian ya.” Seru ku.
“Amin. Makasih Ra.”

Tibanya di rumahku. “Ya Allah. Sebenarnya aku sakit hati sama Nur. Kan yang kenal duluan sama Yadi aku. Tapi kenapa dia harus suka sama Yadi. Kan jadinya mau gak mau aku harus ikhlasin Yadi demi dia sahabatku. Tapi gak apa-apa deh yang penting Nur bisa bahagia aku udah senang.” Sambungku.

Drtrr. 1 pesan diterima
From: Nur
“Ra. Aku diajakin mantan aku balikan nih. Terus aku terima deh. Soalnya dia datangin aku ke rumah sambil ngasih aku kejutan.”

Senang sih waktu baca sms itu. Tapi mau gimana. Aku udah terlanjur membuang Yadi dari pikiranku. Besoknya aku masih seperti biasa menjalani aktivitas di sekolah. Namun saat pelajaran Matematika dimulai. Pandanganku mulai tertuju pada sesosok pria yang berjalan di koridor sekolah. Memang sih, cara jalan dia sudah tak asing lagi. Aku pun bisa menebak bahwa dia itu adik kelas aku yang satu kampung sama mama aku. Tepatnya dia itu adik dari mantan pacar sahabat aku yang bernama Firda. Seketika rasa di hati ini mulai berbeda. Ada getaran yang mungkin bisa diartikan sebagai kata cinta.

Ketika istirahat aku pun segera menghampiri meja sahabat aku Firda. “Fir, kamu tahu kan adik mantan kamu yang namanya Hendri?” tanyaku.
“Iya tahu. Kenapa Ra?” Balik bertanya. “Tadi aku gak sengaja ngelihat dia. Dan kayaknya aku suka deh sama dia.” Ucapku kegirangan.
“Hah. Yang benar aja kamu Ra. Kamu gak tahu ya. Kalau dia itu pacarnya Lestari anak sebelah kelas kita.” Ucapnya.
“Ya ampun. Yang benar kamu. Masa mereka udah pacaran. Kapan coba?” Tanyaku tak percaya.
“Kamu ingat waktu 17 agustus. Aku lihat mereka jalan berdua, foto bareng, pegangan tangan.” Tegas Firda.
“Yah. Lagi-lagi aku gagal dapetin cowok yang aku taksir.” Ucapku lesu.
“Ya udah sabar aja. Entar aku bantu cari deh.”
“OKE.”

Di dalam kamar. Drrtt.. 1 pesan diterima
From: Firda
“Ra. Cepat aktifkan Bbm kamu. Aku mau kasih lihat foto teman pacar aku. Ganteng lo, cocok buat kamu.”
Balas. To: Firda
“OKE.”

BBM terhubung, ting. 1 gambar diterima
“wow. Ini cowok ganteng banget. Wah. Baik bnget nih si Firda.”
Drrtt. 1 pesan diterima
From: Firda
“Ra. Maaf ya. Kata pacar aku teman dia itu gak suka ngejalanin hubungan yang LDR. Jadi kayaknya gak mungkin deh sama kamu.”
Bukkk. Hati aku hancurrr lagi bray. Untuk kesekian kalinya aku jatuh dalam kisah yang menyedihkan.

Hari ini adalah hari yang membuat aku terkajut. Dimana aku tahu bahwa ternyata Firda sahabat aku sendiri berbohong denganku. Dia bilang teman pacarnya tidak mau LDR. Tapi kenapa dia mulai dekat sama sahabat aku sendiri. Mereka udah punya nama panggilan kesayangan masing-masing. Kecewa udah pasti. Namun ku maafkan. Kini aku mengambil hikmahnya. Aku gak mau cari cowok adek kelas. Gak mau juga yang jaraknya jauh sama aku. Dan aku putuskan bahwa aku mulai menyukai teman sekelasku sendiri. Nama dia Zeen. Dia duduk paling pojok belakang sehingga sangat mudah bagiku memperhatikannya.

Ada beberapa hal yang aku suka dari dia. Pertama, dia baik. Kedua, pintar. Ketiga, sederhana. Keempat, multitalent dan lainnya. Aku suka cara dia belajar. Aku suka cara dia mengajarkan ke teman-teman yang lain kalau mereka gak tahu. Emang sih, dia bukan juara kelas. Karena yang juara kelas itu Firda. Mungkin emang aku gak bisa sembunyi dengan rasa ini, aku gak mampu memendam sendiri. Sehingga lagi-lagi aku cerita sama Firda. Dan Firda sangat setuju. Dan pernah aku bertanya sma mantan Zeen yang duduk di belakang aku. Gimana sifat Zeen. Dan ternyata mantan Zeen setuju kalau aku jadian sama Zeen. Namun apa boleh buat, karena aku gak percaya diri nembak Zeen duluan. Jadi kami hanya bisa saling diam. Waktu terus berputar. Aku dan Zeen masih biasa-biasa saja. Hingga akhirnya aku mengetahui kebenarannya.

“Ra, aku mau kasih tahu kamu sesuatu. Tapi jagan marah ya?” Tanya Firda.
“Iya Fir, ada apa?” Tanyaku.
“Aku suka sama seseorang, dan orang itu Zeen. Dan Zeen juga udah jujur sma aku kalau dia sayang sama aku.” Jelasnya.
“Terus kalian jadian ” dengan nada terpukul.
“Belum sih. Soalnya dia balikkan sama mantannya.”

Di meja makan. Drrtt. 1 pesan diterima
From: Firda
“Ra. Aku jadian sama adik mantan aku. Yang Hendri itu. Kamu ingat kan.”

Ya Tuhan. Ini sahabat apa bukan. Dia tahu aku suka sama Zeen tapi dia ambil. Terus apa dia gak ingat kalau aku pernah suka sama Hendri. Masa iya dia embat juga. Kecewa. Kali ini aku agak tenang mau bercerita sama Firda. Karena aku tahu, pacar dia ada di sekolah ini. Jadi kalau aku bilang aku suka sama seseorang gak mungkin dia ambil lagi. Seperti biasa. Aku menceritakan kepada Firda tentang cowok yang aku suka. Namanya Alex. Dia beda daerah sama aku. Dan kali ini aku percaya aku bisa dapetin dia. Karena tidak ada penghalang lagi. Ternyata takdir berkata lain lagi. Entah dari mana mereka bisa kenal. Lagi-lagi Alex kenal sama sahabat aku Firda. Dan yang lebih parah. Alex mau jadi selingkuhan Firda walaupun dia tahu Firda punya cowok. Dan yang kali ini aku emang benar-benar kecewa sama Firda. Aku gak bakal mau cerita tentang siapa cowok yang aku suka.

The End

Cerpen Karangan: Ira Rianti
Facebook: Ira Irci Part II

Cerpen Tak Ku Sangka merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketika Hujan Turun

Oleh:
Kenangan bersama orang yang pernah kita sayang tidak akan pernah terlupa begitu saja. Kadang kala kita mengingatnya di waktu-waktu tertentu. Namun, jangan terus terpaku pada kenangan itu karena semua

Jerrot Makin Melorot (Part 1)

Oleh:
GAGAL MOVE ON Awan hitam yang mulai perlahan menutupi awan putih, aku dan Widya yang sedang duduk berdua di puncak tetapi bukan sedang romantis-romantisan melainkan mengatakan putus seperti film

I Am Okay

Oleh:
“Kamu lagi, Ando! Sudah berapa kali kamu telat bulan ini?” Teriak Bu Rahma, suaranya menggema di ruangan kelas itu. Orang yang diajak bicara hanya menyengir, tanpa merasa bersalah. “Mungkin

Buku Diary Pengantar Cinta

Oleh:
Namaku Sela. Aku menyukai sahabatku sediri yang bernama Dion. Aku sayang dia sangat sayang tapi dari raut wajahnya Dion tidak menyukaiku, dia hanya menganggapku sebagai sahabat saja. Aku tak

Sama Sama Suka

Oleh:
Nama ku erika cerita itu diawali saat aku naik ke kelas 3 smp waktu aku pertama masuk ke kelas baruku. Aku duduk bersama sahabat dekat ku sebut saja dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *