Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Adakah Bahagia Untukku? (Part 2)

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Dicka. Dia berusaha menahan sakit yang menjalar, juga air matanya yang mati-matian ditahan agar tidak mengalir turun. Ayah tidak suka dengan anak yang cengeng. Lagipula, laki-laki tidak...

Setelah Kau Tiada

Kenyataan menyakitkan itu sudah berlalu cukup lama, namun sampai saat ini Cares tetap hidup dalam kehampaan. Ia memang dapat hidup lebih lama dan dapat kembali melihat dunia, namun apalah arti semua itu bila tak ada orang...

Tidak Mudah Untuk Mengerti

“Kadang semua itu bukan untuk didengar, bukan untuk dijawab, tapi untuk dimengerti oleh pihak yang bersangkutan”. Aku ingat sekali kata-kata itu. Bahkan kata-kata itu selalu menjadi penguat ku, ketika aku sedang...

Sebuah Tanda Cinta Yang Tergeletak di Lantai

Seorang pria muda tampak berdiri termanggu di hadapan cermin yang menempel di dinding tembok kamar. Triad, demikan nama pemuda itu. Dia tampak rapih sekali dengan celana jeans kecoklatan dan setelan jas abu-abu melapisi kaos...

Senyap Untukmu

Kriiinggg… Kriiinggg… Gubrak! Aku melempar jam berisik itu sekuat tenagaku. Sungguh aku masih ingin terlelap, menghabiskan sisa mimpi semalam. Tapi belum saja genap lima menit aku tenggelam lagi, suara lembut...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Teman Makan Teman (TMT)

  1. Heriyanto 21 March, 2014 at 10:17 am | | Reply

    aku sangat terharu sekali ,stelah mndengar cerita yg berjudul TMT (teman makan teman) aku suka sekaly.

  2. azhaparani 15 July, 2014 at 1:03 pm | | Reply

    Keren bgt cerpennya ,aq jga pernah ngalamin hal yg sama ..
    Pacarku selingkuh sama sahabatku sendiri,,
    Ehh..maaf Jdi curhat dech

Leave a Reply