Baca Juga Cerpen Lain’nya:

A Thausand Promise (Part 2)

Kali ini Tia menitikan air matanya. Kedua bola matanya tak sanggup lagi membendung air yang akan turun. Dia tahu sekali apa yang telah di alami Nia kini. Setelah membacanya semua isi buku harian Nia. Tia pun kembali lagi...

Maaf Karena Aku Terlalu Berharap

Hembusan angin dari jendela membangun kan ciara dari tidur nya. Ara melihat jam di meja belajar, “astagfirullah!!! Sudah jam 6 fix aku kesiangan!!!” Ujar ciara atau biasa dipanggil ara. Bergegas aku mengambil...

Sepenggal Kisah Dalam Rinai Hujan

Saat kereta api meninggalkan dengungannya, saat asap kendaraan menyatu dengan udara malam, saat rembulan mengalami hal sama yang dialami dua insan yang tengah berlalu di sepanjang jalan ini. Sepanjang jalan meninggalkan jejak...

Tentang Kamu

Kamu yang selalu buat hatiku nggak tenang dan pikiranku jadi nggak menentu. Kamu dengan berjuta hal yang selalu buat aku kangen. Kamu dan aku, ya kita. Terlalu banyak yang berbeda di antara kita. Kamu dengan keegoisanmu,...

Kau, Aku dan Dia

Adakah yang percaya bahwa sepasang sahabat pria dan wanita bisa menyayangi dengan tulus dan tidak berharap saling memiliki? Aku percaya. Dan itulah kami berdua. “Kalau aku suka sama kamu gimana, Nay?” Sahabatku yang mengatakannya....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Teman Makan Teman (TMT)

  1. Heriyanto 21 March, 2014 at 10:17 am | | Reply

    aku sangat terharu sekali ,stelah mndengar cerita yg berjudul TMT (teman makan teman) aku suka sekaly.

Leave a Reply