Triangle Love

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga
Lolos moderasi pada: 6 March 2017

Rintik-rintik hujan mulai turun dengan derasnya, di dalam studio band ada 4 orang cowok dan satu orang cewek yang terbentuk dalam suatu band. Wajah mereka menjadi bingung dan pasrah. Mereka berlatih untuk mengisi acara pensi di sekolahnya, dan ya setiap pulang sekolah mereka langsung ke studio mereka atau lebih tepatnya markas. Reza, Napal, Franz dan Arya mereka hanya diam dalam permainannya aplagi kalau bukan COC, gadis cantik yang duduk di sofa depan jendela hanya duduk termenung sambil memandangi hujan, kirana.

“kapan hujannya berhenti ya?” gumam kirana yang terdengar oleh teman-temannya “bilang aja kalo mau main hujan ya kan?” ledek Rheza “tau, ngeles aja minta hujannya berhenti padahal dalam hatinya pengen main hujan-hujanan kan?” ledek juga si Arya. Kirana hanya melihat mereka dengan tatapan sebal “dasar playboy kurang kerjaan” dengus Kirana sebal “apa tadi lo bilang Kir? apa” tanya Franz “emang gue ngomong apaan?” tanya Kirana kesal “gue denger loh” ucap Franz “ya kalo denger baguslah biar sadar diri” ucap Kirana santai. Franz yang tidak terima digituin berdiri namun ditahan sama napal dan menyuruhnya duduk dan dengan tatapan menjelaskan, dia lagi kesel.

Karena kelamaan di dalam Kirana pun ke luar dan mendatangi hujan deras yang menunggunya sejak tadi, keempat temannya hanya mendengus sebal. Kirana bermain di bawah hujan, menari-nari, tertawa-tawa, seakan-akan kesedihannya dan kekesalannya lumpuh sudah. Tanpa disadari sebuah payung menutupi kepalanya, Kirana yang kesal karena permainannya terganggu balik badan dan marah-marah “lo gak ada kerjaan apa? gangguin orang lagi seneng aja” omel Kirana kepada Napal “ntar lo sakit” ucapnya santai “suka-suka gue, gue yang sakit kenapa lu yang repot” ucap Kirana dingin. Napal yang udah biasa dengan sikapnya Kirana langsung menariknya masuk ke studio, jelas saja karena ditarik-tarik Kirana meronta tapi apalah daya Napal akan tetap menariknya hingga kencang. saat masuk ke studio dia mendapati tatapan ketiga temannya yang tajam, dia tau teman-temannya marah.

“haachiiichh.. hachhiiichh” “aduh Kir ngapain sih make segala main hujan basah kan ah” omel Laras sambil memberiku tissu “padahal gue lagi seneng-senengnya diganggu ama groups PB(PlayBoy)” ucap kirana sambil membersihkan pileknya “makannya lain kali nurut, lagian lu juga besok mau pensi make segala sakit, untung ditarik ama pangeran gue coba kalo gak jadi es batu lu di tengah jalan” ucap Laras “apa? gue gak salah denger? Napal cowok lo? ahahahhaha” ledek Kirana “dalam mimpi sih” ucap Laras pelan, seketika tawa Kirana langsung membahana saat itu juga. TEN TON(line) “eh ada notif masuk nih dari line” ucap Laras sambil melihat hp Kirana, dia pun membuka notifnya “dari Napal” ucap Kirana “ya udah bales aja kali aja penting” saran Laras. Kirana pun membalas line dari Napal, Sebenarnya 2 gadis itu mempunyai rasa yang sama terhadap Napal. Melihat Napal line Kirana, hati Laras pun sakit tapi dia mencoba untuk tegar, sebaliknya Kirana bahagia bukan kepalang meskipun masih sebal karena kemarin setidaknya dia menanyakan kabarnya.

“buang semua puisi antara kita berdua kau bunuh dia sesuatu yang kusebut itu cinta” suara Kirana yang khas itu menggema di studio dengan diringi bandnya studio menjadi getar seakan-akan ikut bernyanyi. “kita stop sampai disini kita berdoa aja semoga besok lancar dan sempurna” ucap Napal dan di-amin-kan semuanya “buat Kirana lo pulang bareng gue karena gue juga harus mastiin keadaan lo, yang lainnya silahkan pulang dan siap-siap buat besok” perintah Napal “apa? gue ama lo? boleh deh” teriak Kirana tapi akhirnya datar, yang membuat lainnya tertawa mendengaranya.

Di dalam mobil mereka bercanda dan tertawa. Kirana bahagia sekali saat dia diantar pulang oleh Napal.

kirana pun turun di depan rumah. “kir, gue boleh ngomong sesuatu ga?” ucap Napal “boleh” “lo tau semenjak lo masuk ke dalam band gue, gue jadi makin suka sama lo, gue juga suka khawatir kalo lo main hujan, gue sangat-sangat suka banget sama lo, lo mau kan jadi pacar gue?” tembak Napal. Kirana yang kaget karena dia tiba-tiba ditembak sama pujaan hatinya hanya diam “gue…” “ohh jadi ini kelakuan lo berdua di belakang gue ya?” ucap Laras sambil tepuk tangan dengan sinis “lucu ya.. gue kira lo suka sama gue pal, dan lo gue kira lo gak ada rasa yang sama kir” lanjut Laras sinis.

Kirana dan Napal pun kaget “lar gue.. gue bisa jelasin semuanya dan lo.. ini gak seperti yang lo kira” ucap kirana “cukup akting lo Kirana” ucap Laras. “kenapa lo ngelakuin ini? jadi selama ini kita jalan hanya sebatas teman? jadi lu ga ada perasaan sama gue? tapi lo kenapa ngasih harapan dan nge-php-in gue? ” teriak Laras kesal ” lar.. ” ” berenti disitu kir.. gue gak butuh penjelasan dari sahabat munafik kayak lo” ucap Laras pedas “dan lo jawab pertanyaan gue pal? kenapa?” tanya Laras sambil menahan air matanya “karena gue suka sama Kirana bukan sama cewek matre kayak LO” PLAKKK… satu tamparan dari laras “gue awalnya ngedeketin lo karena gue pengen tau Kirana lebih deket” “lo manfaatin gue?” ya “lo manfaatin gue?” “ya, gue manfaatin cewek matre kayak lo” teriak Napal sambil mengepal tangannya. Laras menampar lagi kali ini Kirana yang kena tamparannya. “kirr.. kirr” ucap Napal sambil menahan tubuh KIrana yang ambruk “sekarang lo pergi dari sini dan jangan pernah dateng lagi ke sini, cewek kayak lo pantes dimusnahin” usir Napal. Laras pun pergi dengan air mata kesal, dan emosi.

Besoknya adalah hari pensi band kirana pun maju dan mendapatkan applause dari semuanya. Saat di belakang panggung dia melihat Laras dengan tetapan yang.. sedih “Lar..” panggil Kirana, Laras langsung memeluk Kirana dan menangis dalam pelukannya “maafin gue ya, gue kemarin cuma kebawa emosi aja lo tau gue ga tau kalo lo suka sama dia” jelas Laras sambil menangis “gak gak papa kok.. lagian gue sama Napal sekarang udah sahabatan” ucap Kirana sambil menenangkan Laras “lo nolak dia?” “demi lo Lar”. Laras tidak menyangkan sahabatnya ini rela kehilangan orang kesayangannya demi sahabatnya. “jadi ini yang dinamakan cinta segitiga” ucap Napal, Laras, dan Kirana dalam hati.

Cerpen Karangan: Viranty Yulia Putri
Blog / Facebook: Virantyputri.blogspot.com / Viranty Putri
dan ketika mimpimu sebentar lagi akan tercapai, maka jangan sia-sia kesempatan itu karna kesempatan tidka akan datang 2 kali.

Cerpen Triangle Love merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepertinya Orang Itu Bukan Dia

Oleh:
(Buat Apa Dia Kembali? Buat Apa Muncul Sejenak Lalu Menghilang Lagi Nanti) Karena Hati Tidak Perlu Memilih, Ia Selalu Tau Kemana Harus Berlabuh Di sebuah Sekolah Menengah Atas semester

Cemburu Tanda (Terlalu) Cinta?

Oleh:
Keadaan ruangan itu gelap dan remang-remang, saat sepasang muda-mudi mencari suatu barang. Ialah Fay, lelaki bertubuh atletis itu, masuk menemani Yuna kekasihnya, gadis penakut yang bawel. Mereka berdua berniat

Dia dan Kamu

Oleh:
Drrt… drrt.. Hape di saku celana Nina bergetar, dia yang sedang siap-siap ingin menemui Andre, kekasihnya, mengambil hapenya dan membaca tulisan di layar hapenya. Ternyata ada sms dari Anug.

Gadis Penghuni Bangku Sebelah

Oleh:
Aku masih tidak mengerti mengapa aku bisa tertarik pada gadis itu. Gadis yang duduk di bangku sebelahku. Ia tidak istimewa, ia tidak memiliki wajah seperti malaikat, ia tidak berpakaian

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *